Narasi2010

Penulis : Arsad Rahim Ali

Agak sedikit berbeda dengan NARASI2008 dan NARASI2009 dimana abstraknya memperlihat keberhasilan dan kegagalan. Pada narasi2010, saya hanya memberikan nilai dari keberhasilan dan kegagalam kegiatan-kegiatan atau tulisan-tulisan saya selama tahun 2010. Nilai-nilai tersebut adalah

  1. Kita harus mulai bekerja dengan UU Kesehatan terbaru
  2. Kita harus bekerja sesuai dengan kerangka logis
  3. Musrembang terlalu dipaksakan padahal dibidang kesehatan sudah ada saluran perencanaan SKPDnya
  4. Dengan data —minimal tiga tahunan— kita dapat memprediksi kejadian ditahun berikutnya.
  5. Dengan menulis setiap kegiatan, sangat membatu untuk berpikir  sistematik
  6. UPT Penunjang Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar baru setahun difungsikan sudah dibubarkan oleh Pemda Polewali Mandar.
  7. My Blog @arali2008 sumber inspirasi sebagian pengunjung (visitor)
  8. Terlalu banyak intervensi dalam pengelolaan pelelangan pengadaan Alat kesehatan medik dan penunjangnya
  9. Penyakit kusta masih merupakan masalah besar di Sulawesi Barat
  10. Dengan penyelidikan berhasil menemukan penyebab demam yang dicurigawai sebagai Chikungunya.
  11. Ternyata Sistem Pencatatan pelaporan ANC di Polewali Mandar telah salah dan tak terkendali
  12. Membuat review dan rekomendasi  hasil program survailans epidemiologi
  13. TOT fasilitasi Desa siaga tingkat Propinsi dilakukan asal-asalan.
  14. Orang Propinsi tetapi berjiwa Kabupaten
  15. Pengelolaan kenaikan pangkat PNS di Dinas Kesehatan Polewali Mandar melalui jalur fungsional Kacau balau.
  16. Para pejabat kabupaten dan propinsi di Sulawesi Barat asal bicara tentang besar-kecilnya kematian ibu.
  17. Saya yang menulis mereka yang presentase.
  18. ASIA-HAM harus diterapkan di semua kabupaten.

Kita yang berkerja di pemerintahan khususnya kesehatan, kalau mau berhasil, harus bekerja serius,——mereka bekerja serius tetapi tampa tujuan dalam pembangunan kesehatan——— semua kegiatan disusun step by step, kalau nantinya berubah itu adalah strategi  yang masih berada dalam kerangka logis dalam pencapaian tujuan mewujudkan keadaan sehat fisik, mental dan spritual serta sosial yang memungkinkan setiap dapat hidup secara produktif secara sosial dan ekonomis

opini dari fakta empiris

Januari 2010. Hanya satu tulisan tetapi terpopuler ditahun 2010

Membaca UU Kesehatan No 36 Tahun 2009 adalah tulisan terpopuler pada weblog : arali2008.com. Dikatakan terpopuler karena sepanjang tahun 2010 sejak di terbitkan di bulan Januari 2010 selalu berada  pada urutan pertama (teratas)  dari semua tulisan yang ada pada blog arali2008. Jumlah pengunjung yang mengakses tulisan ini   sampai dengan berakhir tahun 2010  sebanyak 29.012 pengakses.

Tulisan ini berisi rasa penasaran saya terhadap pengganti UU Kesehatan  tahun 1992, yang kemudian saya mencoba Membaca Undang-Undang RI No. 36 th 2009 tentang Kesehatan ini.  Sebagai pengganti UU Kesehatan  lama, ada beberapa kekurangan dan perlu dijabarkan kembali dalam bentuk aturan menteri kesehatan. Salah satu kekurangannya adalah kurang jelasnya definisi masyarakat agar nanti dapat menjalankan hak dan kewajibannya dalam proses pembangunan kesehatan. Karena ketiadaan definisi masyarakat inilah, sehingga pengertian dari kesehatan masyarakat menjadi kabur. Padahal diketahui bahwa UU Kesehatan terbaru ini telah memuat semangat melaksanakan paradigma sehat dimana pendekatannya adalah kesehatan masyarakat. Jadi sangat ironi dalam UU Kesehatan terbaru ini tidak memuat pengertian yang jelas tentang kesehatan masyarakat.

Februari 2010. Musrembang dan observasi Pelatihan APN

Dibulan Februari 2010 ada tiga artikel yang berhasil saya diposting, ketiga tulisan tersebut berhubungan dengan aktifitas  saya.   yaitu

  1. Mengikuti Musrenbang Kecamatan Kab. Polewali Mandar Th. 2010, saya salah satu anggota tim fasilitasi khususnya kegiatan-kegiatan  yang berhubungan program pembangunan kesehatan di tingkat desa dan kecamatan. Catatan penting dari kegiatan musrembang ini adalah semua kegiatan yang ditawarkan, dibutuhkan pengaturan, koordinasi dan  musyawarah mufakat, yang pada`dasarnya dapat ditindak lanjuti atau dapat diselesaikan/direalisasikan pada tingkat kecamatan, dapat juga ditindak lanjuti ditingkat SKPD Kabupaten,—— tampa harus melalui musrenbang——–tetapi mengapa hal ini tidak terjadi?. Karena tidak lanjut kegiatan atau melalui jalur perencanaan  SKPD, telah memiliki aturan tertentu yang kadang dalam pelaksanaannya mempunyai tujuan sama, hanya karena ketidak mampuan petugas dalam melibatkan masyarakat,  pengaturan koordinasi dan musyawarah mufakat, sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik.
  2. Mengucapkan selamat kepada pejabat baru. Pejabat Struktural Pemerintah Setingkat Kabupaten. Tulisan yang dilatar-belakangi pelantikan beberapa pejabat eselon empat dan tiga pada lingkup SKPD Dinas Kesehatan dan RSUD Polewali Mandar. Sebenarnya hanya merupakan apresiasi untuk teman-teman yang baru terangkat menjadi pejabat. Suatu keputusan atau Kebijakan, secara praktis mempunyai 3(tiga) komponen yang saling terkait dan yang harus diperhatikan oleh para pejabat setingkat Kabupaten (eselon II, III dan IV) yang baru dilantik diharuskan mempunyai kemampuan : penguasaan peraturan perundangan, menguasai masalah, mampu membuat pernyataan-pernyataan tujuan yang jelas, spesifik dan terukur, mampu membuat petunjuk-petunjuk tehnis operasional, dan dijabarkan dalam bentuk Tugas dan Fungsi (Tupoksi) Jabatannya.
  3. Menyelenggarakan Pelatihan Asuhan Persalinan Normal ke 2 P2KP Polewali Mandar, dan kemudian melalui blog ini terurai deskripsi singkat tentang Pelatihan Asuhan Persalinan Normal II, P2KP Polewali Mandar, Saya yang juga sebagai anggota Pengelola P2KP Polewali Mandar bertugas sebagai documenter dan observatory dalam pelatihan APN yang telah dilaksanakan kedua kali di P2KP Polewali Mandar.

Maret 2010. Mengumpulkan data dan mengintepretasikannya

  1. Memprediksi Kematian Ibu dan Bayi di Polewali Mandar.  Merupakan tinjauan penulis tentang data-data kematian ibu dan bayi selama 3 tahun  yaitu dari tahun 2006-2009 dan memcoba memprediksi jumlah kematian ibu dan bayi di Polewali Mandar Tahun 2010. Prediksi penulis terhadap jumlah kematian ibu dan bayi di tahun 2010 kabupaten Polewali Mandar, sebagai upaya melihat gambaran hasil akhir Indonesia Sehat 2010 sebagai target Kabupaten untuk mencapainya adalah Kematian ibu maternal fluktuatif, namun cenderung menurun, tetapi kematian bayi selama tiga tahun terakhir cenderung naik dan akan naik lagi ditahun 2010.
  2. Proyeksi dan Prediksi Kebijakan Kesehatan Polewali Mandar. Penulis buat untuk melihat hasil  Pembangunan Kesehatan di Polewali Mandar, pada tatanan pengambilan kebijakan sebenarnya telah berhasil, namun dalam tatanan operasional masih perlu perbaikan-perbaikan, artinya kebijakan harus dibuat seoperasional mungkin, sehingga upaya perbaikan dapat segera dilakukan, agar perkiraan  dampak kebijakan yang kurang menguntungkan  dapat dihindari, tentunya dengan memaksimal semua Stakeholder kesehatan. Namun apakah semua itu bisa dilakukan, semua terletak pada kemauan untuk segera bertindak konkrit, Kebijakan dibuat seoperasional mungkin yang bisa dapat difahami oleh mereka yang bekerja sebagai health provider (pemberi/pelayan kesehatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat yang membutuhkan  pelayanan kesehatan).
  3. Faktor Resiko dan Epidemiologi Penyakit Tidak Menular. Penulis mencoba memberikan dasar teori tentang factor resiko dan epidemiologi penyakit menular dan penyakit tidak menular sebagai uraian dari Pola 10 besar penyakit yang terdapat di Polewali Mandar  tahun 2009, dimana penyakit hipertensi yang tahun-tahun sebelum berada di urutan  9-10 ditahun 2009 telah berada pada urutan ke6.

April 2010 Jangan sampai tidak terlaporkan

Beberapa peristiwa ditahun 2009 baru terposting di tahun 2010. Ada lima tulisan yang saya posting di Bulan April 2010. Kelima tulisan itu adalah

  1. Pusat Kesehatan Masyarakat Tutallu Polewali Mandar. Adalah gambaran keberadaan puskesmas Tutalu, wilayahnya, pengembangan wilayahnya kerjanya, penduduknya, tenaga kesehatannya, sarana kesehatan, status kesehatan  dan status pelayanan kesehatannya, yang berada di Kecamatan Allu Kabupaten Polewali Mandar.
  2. Sistem informasi Kesehatan Dinas Kesehatan Polewali Mandar. Adalah konsep Sistem Informasi Kesehatan  yang akan di kembangkan UPT Data dan SIK Penunjang Dinas Kesehatan  yang dibentuk Pemda Polewali Mandar  sebagai penjabaran dari  Petunjuk Pelaksanaan Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan Daerah Kabupaten/Kota, Keputusan Menteri Kesehatan R.I Nomor 932 tahun 2002, cetakan kedua  Depkes RI. 2007 Jakarta. Namun keberadaan yang belum di anggap penting, usia yang baru setahun akhirnya di bekukan oleh Pemda Polewali Mandar.
  3. Surat Dari Habib Imran Untuk Bupati Polewali Mandar. adalah surat dari Bpk Habib Imran, ditujuhkan kepada Bapak Bupati Polewali Mandar, perihal sulitnya masyarakat Desa Lenggo Kecamatan Bulo —Pemekaran dari Kecamatan Mapilli—– untuk mendapatkan akses layanan di ibu kota Kecamatan Bulo, karena melewati tiga Kecamatan, menghabiskan biaya, dan menguras tenaga karena ketiadaan jalan dari Desa Lenggo ke Ibu Kota  Kecamatan Bulo. “Desa Lenggo tidak menprioritaskan pelayanan kesehatan karena ada yang lebih prioritas yaitu pembangunan infrastruktur jalan menuju ibu kota kecamatan” Ungkapnya.  Bapak Habib Imran Juga memberikan seuntai Puisi  atau tepatnya menggugah kepedulian, doa dan harapan untuk anak cucunya, yang ditujuhkan untuk para pemangku kebijakan (stakeholder).
  4. Ketika saya ditugaskan membawakan materi pengelolaan program gizi pada pelatihan pengelolaan program gizi se Kabupaten Polewali Mandar. Penulis mencoba menjabarkan pedoman Pengelolaan Program Gizi Kabupaten, menjadi Pedoman Pengelolaan Program Gizi Puskesmas, Ada lima langkah yang harus di perhatikan dalam pengelolaan program perbaikan gizi pada tingkat puskesmas yaitu Identifikasi Masalah, Analisis masalah, Menentukan kegiatan perbaikan gizi, melaksanakan program perbaikan gizi, dan pemantauan-evaluasi.
  5. Ns. Budiyanto : Program Study Ilmu Keperawatan FK-UNHAS. Artikel ini adalah Informasi tentang Program Study Ilmu Keperawatan FK-UNHAS dan FK-UI yang disampaikan oleh Nr Budianto, seorang pria Polewali Mandar  yang mengabdikan dirinya di FK-UH Program Study Keperawatan, melalui Komentar pada Halaman SiteMap blog @arali2008 dan Jawaban dari Informasi ini penulis jadikan dalam bentuk postingan, sebagai bentuk kepedulian sesama Alumni UNHAS Makassar terutama profesi Kesehatan bagi siapa saja yang ingin study Ilmu Keperawatan.

Mei 2010 Kematian ibu dan bekerja dengan kerangka logis

Empat tulisan saya dibawah ini, menyangkut analisis tentang unsur-unsur penyebab kematian ibu ———Tiga Unsur Utama Penyebab Langsung Kematian Ibu———yaitu keluarga ibu hamil, bidan dan dukun yang sangat membutuhkan fasilitasi. Kemudian tulisan tetantng bagaimana seseorang yang bekerja sesuai dengan kerangka logis———Pentingnya Logical framework –Kerangka Kerja Logis – Dalam Penyelenggaraan Program. ———– Saya juga menganalisis Laporan Status Gizi dan Pemantauan Pertumbuhan Balita. Ditengah-tengah kesibukan kantor, sebagai pengelola Data dan SIK DInas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar, saya selalu membuka website Depkes, saya temukan  Rencana Strategis Kesehatan 2010-2014, saya membacanya dan kemudian membuat resumenya.

Juni 2010 Mengikuti berbagai pertemuan dan pencarian data profil kesehatan.

Bulan Juni 20010, ketika saya mengikuti pertemuan analisis IPM Polewali Mandar saya kemudian mencoba mereview ulang hasil pertemuan tersebut yang tulisannya  bisa dibaca dalam artikel  Analisis Rata-Rata Indeks Pembangunan Manusia Polewali Mandar saya juga mencoba menulis Anggaran Operasional Kesehatan di Puskesmas dan Jaringannya untuk dapat dapat diakses oleh teman-teman yang bekerja di uskesmas dan jaringan di Kabaupaten Polewali Mandar atau juga sebagai bahan pembanding untuk  puskesmas-puskesmas yang  lainnya di Indonesia.

Dibulan ini juga saya mengikuti pertemuan review program  pencegahan dan penanggulangan penyakit kusta di Mamuju Propinsi Sulawesi Barat. Ada yang penting yang saya catat dalam pertemuan ini, yang kemudian saya rangkai dalam bentuk tulisan dengan judul Epidemiologi Dalam Program Cegah Penyakit Kusta

Sehubungan dengan tugas tambahan saya dikantor sebagai coordinator pembuatan profil kesehataan kabupaten Polewali Mandar tahun 2009, yang salah satu kegiatannya pengumpulkan data, dimana data yang cukup penting adalah data seperti yang saya sajikan dalan tulisan dengan judul Profil Rumah Sakit Umum Daerah Polewali Mandar tahun 2009. Di selah-selah kesibukan kantor saya juga mencoba mengakses informasi terbaru dari web site departemen kesehatan Republik Indonesia terutama sasaran program departemen kesehatan di tahun 2010, tulisan dari departemen kesehatan tersebut saya coba menjabarkan dalam bentuk Data Sasaran Program Kesehatan 2010 untuk Propinsi Sulawesi Barat.  Dibulan ini juga Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar mempersiapkan tim kesehatan haji untuk colon-calon haji yang akan menunaikan haji ditahun 2010. Penulis  mencoba mengingat kembali hasil pemeriksaaan haji tahun 2009 dan mempostingnya dengan judul Yang Perlu Diketahui Calon Haji 2010

Juli 2010 Melakukan penyelidikan dan diinterogasi Tipikor serta menulis beberapa laporan.

  1. Ada deman yang mirip Chikungunya,  yang kemudian saya bersama tim  melakukan Penyelidikan Demam Chikungunya . Hasilnya di wilayah kerja Puskesmas Katumbangan Lemo, penulis pastikan telah terjadi deman chikungunya, disini penulis juga memberikan rekomendasi pencegahan dan penanggulangan penyebaran demam chikungunya ini.
  2. Dibalik Pengadaan Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Polewali Mandar Pada tulisan ini saya mencoba memperlihatkan proses pengadaan alat kesehatan  yang terjadi, disangga oleh peserta lelang yang kalah. Dimana sini pasisi penulis sebagai ketua panitia pengadaan alat kesehatan.  Kesimpulan “Pengguna anggaran berpendapat bahwa terlepas dari kekurangan yang ada pada panitia Pengadaan Alat Kesehatan Penunjang Medik Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar Tahun 2010, secara subtansif panitia telah bekerja sesuai dengan Dokumen Lelang yang dibuat beserta adendumnya. Jawaban terhadap Sanggahan Banding Saudara, semua sudah terjawab dalam surat jawaban panitia atas sanggahan saudara terhadap Pengumuman Pemenang Lelang”
  3. Anda Bisa Memberdayakan Orang-Orang Cacat! You can empower people with disabilities! yang artinya Anda Bisa Memberdayakan Orang-Orang Cacat! adalah Judul surat elektronik  kiriman dari Mr. Jason Teitelman seorang  blogger  yang terhimpun dalam Bloggers Unite http://www.bloggersunite.org/event/people-first-empowering-people-with-disabilities ditujukkan untuk  blog penulis  arali2008,wordpress.com via email ucang (at) yahoo.com sebagai  anggota dari BLOGGERS UNITE yang berisi ikut berpartisipasi dalam bentuk tulisan tentang orang-orang cacat dalam  kegiatan  peduli pemberdayaan orang-orang cacat sedunia, yang dilaksanakan  pada tanggal 24 Juli 2010 di Amerika Serikat.
  4. Bagian Pertama : Puskesmas dengan Wilayah Pantai di Polewali Mandar dan juga Bagian Kedua : Nama, Alamat dan wilayah kerja Puskesmas Se-Polewali Mandar adalah tulisan yang berisi gambaran singkat 20 puskesmas di Kabupaten Polewali Mandar
  5. Akses Rumah Tangga Terhadap Air Bersih di Polewali Mandar. Tulisan menjelaskan cakupan penggunaan air bersih da jamban keluarga di Kabupaten Polewali Mandar

Agustus 2010

Setelah saya berdiskusi dengan teman-teman yang menyelenggarakan program KIA Dinas Kesehatan Polewali Mandar, Saya baru tahu kalau sekarang pengertian dari K1 Kehamilan telah beruba, dulu tepatnya diawal tahun 1990an ketika saya mempelajari program KIA, Pengertian K1 Kehamilan adalah pemeriksaan kesehatan seorang ibu hamil sesuai standar untuk pertama kalinya pada smester pertama kehamilan. Penilaian saya dalam program KIA adalah   Cakupan Pelayanan ANC (K1 dan K4) Salah dan Tak Terkendali

Ada file dalam laptoku  dan selanjutnya kuberi judul Pelayanan Prima Mengutamakan Kebutuhan Klien Pelayanan Prima Adalah layanan yang diberikan seseorang kepada clien sesuai dengan standar pelayanan* (minimal/maksimal) ditambah dengan satu atau dua pelayanan yang dituntut/dibutuhkan oleh clien dan mampu diberikan oleh pemberi pelayanan.

Ketika saya melakukan kunjungan kerja di  Puskesmas Polewali ternyata  Puskesmas ini memperlihatkan bahwa  Puskesmas Polewali ini merupakan Puskesmas dengan wilayah kerja terkecil di antara Puskesmas-Puskesmas di Kabupaten Polewali Mandar.

Saya harus Review Program Surveilans Epidemiologi saya menyimpulkan bahwa kesakitan masih sering terjadi, menyerang golongan usia balita (bawah lima tahun), dan menimbulkan kematian, misalnya Diare, Typoid, TB-Paru, Malaria  dan Pneumonia. Di RSUD Polewali hampir tiap minggu pasien yang dirawat ada yang meninggal, Karena  salah satu pernyakit-penyakit tersebut. Serta Hati-Hati Terhadap Influensa! Kesakitan juga ditemukan kelompok usia produktif, Kematian ibu fluktuatif namun cenderung turun dan terkendali—– dibulan Agustus 2010 ini sudah ada 9 kematian—— sepertinya prediksi penulis jumlah kematian ibu ditahun 2010 sedikitnya mendekati kebenaran——— Kematian bayi cenderung naik dan tak terkendali serta status gizi balita (buruk+kurang) masih banyak ditemukan. Dan masih sering terjadi KLB (Kajadian Luar Biasa) penyakit (awas ! chikungunya ).

Inferensi dalam Epidemiologi Kesehatan dalam hal pengambilan keputusan atau tepatnya pengambilan kesimpulan, epidemiologi kesehatan mempunyai cara tersendiri, membedakannya dengan pengambilan kesimpulan berdasarkan penalaran induktif dan deduktif  yang berjalan  yang berlawan (aturan yang berbeda) tapi saling membutuhkan. Dengan pengambilan kesimpulan Epidemiologi Kesehatan dapat menghasilkan aturan yang sama dan tentunya bukan saja saling membutuhkan tetapi juga saling memperkuat (Inferensi yang kuat= pengambilan kesimpulan yang bermakna).

September 2010. Para pejabat asal bicara

Mengikuti  pelatihan TOT Fasilitasi Desa Siaga  Dari TOT Fasilitator Desa Siaga saya  menyimpulkan “Seorang pegawai setingkat propinsi, apalagi telah menyandang sebagai seorang fasilitator,  yang namanya tahapan-tahapan  atau prosedur-prosedur dalam suatu kegiatan harus dikuasai, karena apabila tidak dikuasai maka pegawai setingkat propinsi —-sebut saja pada Dinas Kesehatan Sulawesi Barat —– yang juga telah menyandang sebagai fasilitator telah bekerja  tidak sesuai tahapan. Tidak bekerja sesuai tahapan artinya tidak bekerja sesuai prosedur. Tidak bekerja sesuai prosedur artinya tidak bekerja sesuai aturan. Tidak bekerja sesuai aturan artinya Pegawai setingkat Propinsi yang mengklaim sebagai narasumber dan juga fasilitator telah bekerja tidak beraturan. Karena tidak bekerja tidak beraturan maka hasilnyapun tidak beraturan, jadi tidak mengherankan kalau pernyataan-pernyatan yang dikeluarkan kadang bahkan sering diprotes oleh peserta yang mereka fasilitasi semisal TOT Fasilitator Desa Siaga yang penulis ikuti. Bahkan tidak mengherankan kalau kemudian muncul pendapat  Orang Propinsi tetapi berjiwa Kabupaten”

Saya sebenarnya dikorbankan dalam jabatan fungsional epidemiologi, sehingga saya harus menulis tulisan ini Ada apa dengan Jabatan Fungsional Kesehatan? Yang jelas issunya masih terus hangat di Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar yang baru setahun di Pimpin oleh dr. H. Ayub Ali. MM.  tetapi sudah dipusingkan dengan jabatan fungsional kesehatan dan tidak mampu dijabarkan oleh bawahannya. Sang Kepala Dinas Kesehatan Polewali Mandar hanya mengatakan “sekarang setiap yang akan naik pangkat fungsional  kesehatan saya yang akan memeriksanya mulai dari laporan harian, laporan bulanan dan usulan penetapan angka kreditnya sampai ada tim  yang benar-benar dapat bekerja secara  baik sesuai dengan aturan”.

Pejabat sepertinya tidak mengerti sehingga saya harus menulis  tulisan ini Angka Kematian Ibu Tinggi atau Rendah. Kematian ibu di Propinsi Sulawesi Barat setelah dikonversi  berdasarkan standar Nasional disimpulkan masih sangat Tinggi  yaitu 58 kematian ibu dari yang seharusnya  dapat ditekan dibawah 43 kematian berdasarkan AKI Nasional dan atau 11 kematian  berdasarkan target MDGs. Angka kematian ibu yang dinyatakan dalam bentuk jumlah absolute tetap harus memperhatikan jumlah kelahiran hidupnya yang tertjadi  pada suatu kabupaten  ataupun propinsi dan akan lebih baik jika di konversikan berdasarkan standar Nasional. Batasan indicator kematian ibu yang ideal sebenarnya adalah tidak ditemukan kematian ibu karena gangguan kehamilan kecuali kecelakaan. Karena s sangat sulit untuk dicapai, sehingga indicator yang digunakan adalah capaian  dari suatu wilayah sebagai pembandingnya.

Akhirnya apa yang saya curigai sebagai demam Chikungunya ternyata memang benar Positif Demam Chikungunya di Polewali Mandar Dari 28 sampel darah yang diambil  pada tanggal 27 Agustus 2010 terhadap 28 penderita yang dicurigai sebagai demam chikungunya,  dan dengan menggunakan Chikungunya Test Kit, pada Laboratorium BTKL-PPM Makassar, hasilnya  ditemukann 7 (30%) sampel penderita diantaranya positif sebagai chikungunya (virus chikungunya).

Bed Occupancy Rate (BOR) dan Pengembangan Rumah Sakit Di Propinsi Sulawesi Barat. Dengan melihat data yang ada, setidaknya BOR RSUD Mamuju (46.6%), dengan mencoba memprediksi peningkatan pasien rawat inap   dengan pemakaian tempat tidur tiap tahun 10%, setidaknya dibutuhkan 4-5 tahun kedepan  untuk pengembangan sarana-prasarana, setidaknya RSUD Mamaju ini harusnya lebih diprioritaskan  untuk  dikembangkan menjadi Type D ke C, Artinya  dari data BOR saja  RSUD Mamaju Baru Bisa menjadi type C ditahun 2015. Artinya juga Pembangunan Rumah Sakit Regional yang dipusatkan di ibu Kota Propinsi Baru bisa Maksimal operasionalnya nanti di tahun 2020.

Oktober  2010. Mengajar di STIKES Biges dan Kunjungan Kerja di Puskesmas

Sudah merupakan rencana kerja saya untuk melakukan kunjungan kerja keberapa puskesmas salah satunya adalah Puskesmas Pekkabata Kecamatan Polewali. Puskesmas seharusnya sudah dapat mempersiapkan masyarakat diwilayah kerjanya dapat hidup dalam lingkungan yang sehat —– setidaknya dalam rumah yang sehat——- dan berperilaku hidup bersih dan sehat, jika sakit dapat mengakses pelayanan kesehatan yang ada di Puskesmas dan jaringnnya secara adil dan merata, namun kenyataannya tidak demikian

Seteleh saya selesai mengajar  tentang  Sejarah Perkembangan dan Ruang Lingkup Ilmu Gizi kutipan dari berbagai reteratur  ilmu gizi yang penulis coba tuangkan  sebagai informasi untuk pengunjung blog ini terutama pengunjung yang  berminat mempelajari Ilmu Gizi dan terkhusus untuk para mahasiswa (STIKES BIGES POLEWALI)  sebagai pengantar untuk mengenal ilmu gizi dalam kesehatan reproduksi.

Menfasilitasi teman-teman petugas survailans puskesmas dan ada satu hal yang saya catat yaitu Survailans Epidemiologi Kesehatan Harus Menjadi Kegiatan Pokok Puskesmas. Melihat bahwa tidak ada program kesehatan lain yang dapat mengendalikan program kesehatan (penyakit dan masalah kesehatan), tetapi hanya program survalians epidemiologi kesehatan ——— penulis ulangi dengan kata “mengendalikan” ———–  maka tidaklah salah bila issu tentang dijadikannnya Survalians Epidemiologi Kesehatan sebagai Salah Satu Kegiatan Pokok Puskesmas. Tetapi semua ini tidak terlepas dari  pemahaman para pengambil kebijakan untuk menjadikanya sebagai sebagai salah satu kegiatan Pokok Puskesmas.

Dari kunjungan saya ke Puskesmas Binuang, saya harus tulis bahwa Up Date Puskesmas Binuang “Puskesmas Binuang mempunyai ciri khas tersendiri jika dibanding dengan 20 Puskesmas yang ada di Wilayah Kabupaten Polewali Mandar yaitu Puskesmas  yang selalu berfungsi memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat pantai (nelayan), daratan rendah (petani) dan masyarakat Pegunungan serta masyarakat daerah perbatasan, masing-masing  mempunyai pendekatan yang berbeda dalam hal pelayanan kesehatannya” Jawabnya ketika penulis mempertanyaan ciri khas Puskesmas ini yang tidak didapatkan dari Puskesmas lainnya. “ Puskesmas Binuang ini merupakan miniature dari Kabupaten Polewali Mandar yang memiliki wilayah pantai, daratan rendah, berbukit dan pegunungan serta perbatasan” Jawab Sang Kepala Puskesmas lebih lanjut.

November 2010. Dari Belakang Layar Aku Menulis. Saya menulis tulisan-tulisan ini

  1. Saya mencoba menyajikan satu materi yang kebetulan dibawahkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar (dr, H Ayub Ali, MM), materi ini  saya buat dan dipresentasekan oleh Sang Kepala Dinas Kesehatan, judul yang diberikan Panitia Workshop adalah Pelayanan Posyandu di Kelompok PAUD, Tantangan dan Peluang. Materi tersebut berjudul  Pelayanan Posyandu di Kelompok PAUD, Tantangan dan Peluang
  2. Langsung saja saya tulis dalam blog ini  Ketika Mereka Mendiskusikan Anggaran Kesehatan Saya benar-benar tidak habis mengerti, orang-orang yang bukan ahli dalam kesehatan sebut saja sarjana social, sarjana ekonomi, sarjana pendidikan dan sarjana non kesehatan lainnya, berbicara  dan berdiskusi tentang rencana kerja anggaran kesehatan, lebih fatal lagi mereka berbicara tentang perencanaan kesehatan. Mungkin masih bisa dimengerti, kalau hanya membicarakan tentang anggaran atau perencanaan anggaran kesehatan, tetapi kalau sudah menyangkut perencanaan kesehatan (tampa anggaran), dimana pembahasannya membutuhkan pengetahuan dan prinsip-prinsip kesehatan, sudah pasti mereka tidak akan mampu. Tetapi begitulah, kenyataan yang terjadi di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia.
  3. Hari raya Idul Adha saya buat Catatan Harian Dari HARI RAYA IDUL ADHA 1431 H. Pada hari Raya Idul Adha kaum muslim —– Agama Islam—-, selain dianjurkan melaksanakan sholat dua rakaat Idul Adha, juga dianjurkan untuk menyembeli binatang kurban bagi yang mampu. Anjuran berkurban ini bermula dari kisah penyembelihan Nabi Ibrahim (Alaihi Salam) kepada putra terkasihnya yaitu Nabi Ismail. Oleh Allah SWT memerintahkan untuk menyembelih Putra Terkasihnya, suatu cobaan yang berat, Namun karena ketakwaan Nabi Ibrahim (Alaihi Salam) untuk melaksankan perintah Sang Khaliq, Nabi Ismail tidak jadi disembelih dan Oleh Allah SWT menggantikannya dengan seekor Domba. Kisah yang menegangkan ini diabadikan Allah SWT melalui Malaikat Jibril  beberapa abad kemudian pada Nabi Muhammad SAW dalam Al Quran Surat Al Shaffat Ayat 102-109.
  4. Adalah   Dari Drama HKN’46; Keadaan Sosial Budaya Kesehatan Polewali Mandar Saya review penilaian drama yang disajikan unit-unit pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Polewali Mandar, dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 46 tahun 2010. Memberikan gambaran pelayanan kesehatan pada unit kesehatan dan masyarakat wilayah kerjanya.  Dinilai dengan kategori peran kenyataan dan harapan kesehatan, dialognya, penjiwaan dan alur ceritakenyataan dan harapan yang terjadi pada drama yang disajikan.
  5. Oh Negeriku telah terjadi bencana Apa Itu Bencana? Adalah  keprihatin saya terhadap  saudara-saudara sebangsa se tanah air sedang ditimpah bencana. Gunung merapi  masih dalam kategori AWAS. Artinya gunung merapi ini bisa saja meletus lagi, di  Wasior sana  sudah masuk dalam kategori pemulihan, namun kejadian masih cukup terasa di Negeri Indonesia ini sebagai peristiwabencana. Di Mentawai masyarakatnya masih berduka setelah perkampungan pantainya di hantam tsunami.
  6. Dibulan ini berkembang issu penyakit jiwa  di Polewali Mandar, apa  Penyebab Penyakit Jiwa di Polewali Mandar adalah jawab  dari penyakit jiwa ini. Seseorang yang sehat tidak hanya dilihat dari fisik tetapi dilihat juga dari keadaan sehat mental dan jiwa seseorang. Sehubungan dengan keadaan jiwa ini berikut disajikan  hasil rekapitulasi pendataan penyakit jiwa yang dilakukan oleh Seksi Pelayanan Kesehaan khusus Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar dengan tujuan melihat gambaran penyakit  jiwa pada masyarakat Polewali Mandar, sebagai  bahan bagian perencanaan dan juga seksi pelayanan kesehatan (khusus) jiwa dalam upaya penyelenggaran  kesehatan jiwa pada Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar dan jariangan UPTnya (Unit Pelaksanaan Tehnis).
  7. Pembukaan Pekan Olah Raga dan Seni HKN ke 46 Polewali Mandar umat tanggal 5 November 2010. Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar melakukan pembukaan Pekan Olah Raga dan seni Hari Kesehatan Nasional  (HKN) yang ke 46 tahun 2010 di Lapangan Pancasila Polewali.
  8. Penyakit Mata di Polewali Mandar Dari hasil pendataan penyakit mata  yang dilakukan seksi Pelayanan kesehatan khusus Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar tahun 2009 pada 19 Puskesmas di Kabupaten Polewali Mandar, dapat dilihat  bahwa dari 1039 penderita penyakit mata yang ditemukan  ada penderita yang  berobat dan ada penderita yang tidak merobat yaitu dari 1.039 penderita hanya  604 penderita yang berobat (58.1%) dan masih ada 435 penderita yang tidak berobat (41.9%). Laporan pendataan penderita pada 19 Puskesmas di Kabupaten Polewali Mandar ini terdiri dari penyakit mata xeropthalmia, glaucoma, katarak, hordeolum dan penyakit-penyakit mata lainnya.  Angka Kejadinnya  dari 1000 penduduk   Polewali Mandar ditemukan 2-3 penderita penyakit Mata, dimana penyakit mata katarak  adalah  penyakit mata dengan presentase tertinggi. (61.0%) Pendataan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui besarnya masalah, sebagai bahan untuk   pencegahan dan penanggulangan penyakit mata yang akan dilakukan oleh Seksi Kesehatan Khusus Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar

Desember 2010. Ulang tahun Polewali Mandar, Haji, HAM Kesehatan dan Anak SMP

Di akhir tahun ini, dari pengalaman melakukan penyuluhan kesehatan reproduksi remaja saya membuat beberapa pesan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Seksualitas Anak SMP sebagai wujud partisipasi peringatan hari  AIDS sedunia tanggal 1 Desember 2010.  Sebagai blogger ikut juga berpartisipasi dalam Contest Toyota SEO Award 2010 dengan kata kunci  Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia, iseng-iseng dengan tujuan untuk melihat sampai dimana posisi my blog di mesin pencari google dan yahoo, lumayan dapat baju kaos dengan logo Toyota.

Dan akhirnya tahun ini juga, Saya mengucapkan selamat datang para haji kabupaten Polewali Mandar Selamat Datang Para Haji Baru Polewali Mandar tahun 2010“Para jamaah haji yang melakukan ibadah haji di Saudi Arabia, yang paling sulit adalah mereka yang lanjut usia, dan mereka yang tidak baik menjaga kondisi fisiknya, apa lagi mereka yang telah mempunyai factor resiko kesehatan sebelum berangkat, namun syukur Alhamdulliah jamaah haji Kabupaten Polewali Mandar tahun 2010 dapat menunaikan ibadah haji 100%”, demikian komentar teman sekantor saya (Bapak Drs. H. Hasir Amir, Apt. M.Kes), ketika penulis bertandang ke rumahnya, setelah kepulangannya dari menunaikan Ibadah Haji, Polewali kamis 2 Desember 2010.

Ada juga  beberapa kegiatan yang saya lakukan di Bulan Desember 2010 ini diantaranya mengikuti perayaan hari dan mengucapkan  Selamat Hari Jadi Polewali Mandar ke 51 tanggal 29 Desember 2010, mendalami indicator Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat yang dikeluarkan Depkes RI yang menunjukkan bahwa Propinsi Sulawesi Barat masuk sebagai kategori Daerah Bermasalah Kesehatan Berat, mengikuti dan mencoba memberikan sidikit pengalaman dalam penyusunan  ASIA-HAM Bidang Kesehatan Polewali Mandar kepada kabupaten lain di Sulawesi Barat. Membaca dan mengintepretasikan serta memberi intepretasikan Jumlah Penduduk Polewali Mandar diantara Penduduk Sulawesi Barat hasil sensus penduduk 2010 Propinsi Sulawesi Barat. Ternyata di antara 5 kabupaten di Sulawesi Barat. Kabupaten Polewali adalah yang terbanyak jumlah penduduknya,  terpadat, jumlah perempuan lebih banyak tetapi terendah jumlah pertumbuhan penduduknya.

Demikian narasi2010 dari

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi dan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

Kembali Ke Atas NARASI2008 NARASI2009 Kantorku Halaman Depan

2 Responses to Narasi2010

  1. Amelia Febriana mengatakan:

    Trims atas ulasannya mas, daerah lain pun ada yang seperti itu dan menjadi PR bagi kita insan kesehatan. God bless

  2. Becki Abascal mengatakan:

    I like this website so much, saved to favorites .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: