Surat Dari Habib Imran Untuk Bupati Polewali Mandar

Polewali Mandar Sulawesi Barat.– Ini adalah surat dari Bpk Habib Imran, ditulis pada komentar tulisan (artikel) penulis dengan judul  Mengikuti Musrenbang Kecamatan Kab. Polewali Mandar tahun 2010. Ditujuhkan kepada Bapak Bupati Polewali Mandar, perihal sulitnya masyarakat Desa Lenggo Kecamatan Bulo —Pemekaran dari Kecamatan Mapilli—– untuk mendapatkan akses layanan di ibu kota Kecamatan Bulo, karena melewati tiga Kecamatan, menghabiskan biaya, dan menguras tenaga karena ketiadaan jalan dari Desa Lenggo ke Ibu Kota  Kecamatan Bulo. “Desa Lenggo tidak menprioritaskan pelayanan kesehatan karena ada yang lebih prioritas yaitu pembangunan infrastruktur jalan menuju ibu kota kecamatan” Ungkapnya.  Bapak Habib Imran Juga memberikan seuntai Puisi  atau tepatnya menggugah kepedulian, doa dan harapan untuk anak cucunya, yang ditujuhkan untuk para pemangku kebijakan (stakeholder).  Isi Surat lengkapnya  sebagai berikut.

Kepada
Yth. Bapak Bupati Polewali Mandar
di

Polewali

Pak Bupati Tolong di perhatikan jalanan ke Desa Lenggo. sekedar informasi memekarkan kecamatan seharusnya memudahkan pelayanan masyarakat, tapi Desa Lenggo sebaliknya  di susahkan pelayanannya.

Contohnya : kemarin waktu masih kecamatan Mapilli transpor kami ke kecamatan masih bisa  75 ribu pulang balik,  setelah di mekarkan menjadi kecamatan Bulo transpor kami juga tambah naik, sekarang kalau mau ke ibu kota kecamatan transpornya 150 ribu pulang balik, karena melewati tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Tubbi Taramanu, Kecamatan Luyo  dan  Kecamatan Mapilli. desa Lenggo tidak memprioritaskan pelayanan kesehatan karena ada yang lebih prioritas yaitu pembangunan infrastruktur jalan menuju ibu kota kecamatan.

Wahai para Pemangku Kebijakan,

Cukup pedih perjalanan hidup yang sudah kami lalui,

sudah setengah abad kemerdekaan bangsa kita ini

namun kenapa kondisi kami masih seperti ini,

kami berharap ada yang mau peduli dengan semua ini

karena kami yakin kemerdekaan ini milik bangsa

bukan sebagian golongan atau kelompok saja

seandainya kami boleh memilih,

mungkin ingin seperti yang Saudara kami rasakan saat ini,

tapi apa daya begitulah nasib kami

siapakah yang mau peduli dengan nasib kami ini

adakah setitik iba dihati Saudara kami,

untuk dapat merasakan apa yang kami rasakan,

Ya Allah,

Berikanlah keadilan-Mu,

Berikan kesempatan kepada kami

Untuk dapat menikmati segala karunia-Mu

Ya Allah,

selamatkanlah anak cucu kami

berikanlah kemampuan kepada mereka

untuk dapat mengawal perubahan di negeri kami

Ya Allah,

kami percaya akan keagungan-Mu

kami hanya insan lemah yang tak kuasa

tanpa petunjuk-Mu

berikanlah kami kemampuan untuk bersyukur

atas segala nikmat-Mu
yang masih kami rasakan sampai detik ini…

Pak Bupati Polewali Mandar yang kami hormati Infrastruktur penunjang di wilayah kami sangatlah kurang, padahal kami juga butuh hidup layak seperti orang-orang, Adakah yang mau mendengar keluh-kesah kami….

Dari : HABIB IMRAN
Warga masyarakat Desa Lengo Kec. Bulo Kab. Polewali Mandar

Dimana Desa Lenggo Itu ?

Untuk memperjelas posisi Desa Lenggo ——- Kecamatan Bulo sekarang——- untuk para pengunjung blog ini, sebelum berpisah dengan  kecamatan  Mapilli kegiatan pelayanan di pusatkan di Mapilli, perjalanannya hanya sekali seperti yang diperlihatkan di Peta di bawah ini.

Namun setelah pisah dengan Kecamatan Mapilli, Transportasi langsung dari Desa Lenggo ke Ibu kota Kecamatan Bulo  tidak bisa dilewati, padahal jaraknya hanya beberapa kilo saja, masyarakat yang ingin berurusan dengan kecamatan harus berputar tiga kali, seperti yang diperlihatkan pada Peta di bawah ini.

Masalah Desa Lenggo ini, pada dasarnya adalah masalah pemerintah kecamatan yaitu memberikan akses pelayanan ke desa Lenggo,  penilaian dari desa Lenggo seharusnya direspon sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam membangun desanya. Masyarakat Desa Lenggo mengalami kerugian 3 kali lipat dalam  mengakses pelayanan ke kecamatan, namun sebaliknya aparat kecamatan termasuk sektor setingkat kecamatan lainnya juga  puskesmas mungkin tidak terlalu berat karena adanya dana operasionalnya dan menganggapnya bukan merupakan prioritas. SEKALI LAGI INI ADALAH PRIORITAS.

Bpk Habib Imran warga desa Lenggo Kecamatan Bulo yang hanya mengharapkan kepedulian, Insya  Allah ada yang peduli terhadap nasip warga desa Lenggo, dan yang sudah pasti peduli adalah saya pemilik blog ini dengan memposting surat bapak dalam bentuk paparan tulisan satu halaman,   Insya Allah pasti para pemangku kebijakan Pemerintah dan DPRD Kabupaten Polewali Mandar membacanya.

Harapan bapak semoga transportasi dari Desa Lenggo  ke Bulo yang hanya beberapa kilo saja bisa terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama, setidaknya pada masa Jabatan Bupati Polewali Mandar yang sekarang ini.

Terima kasih atas surat dan kunjungannya di blog ini, semoga kita semua dalam lindungan  Allah SWT. Amin

Baca juga tulisan terkait

  1. Mama aku mau mati…..!?
  2. Selamat Atas Pilihan Langsung Pertama Bupati Polewali Mandar
  3. Tragedi Kemanusiaan Kambacong dan Efisiensi Pelayanan Kesehatan
  4. Selamat Jalan BKKBN Polewali Mandar
  5. Selamat Hari Raya Idul Adha
  6. Di Balik Layar Kepemimpinan dan Mutasi Kepala Dinas Kesehatan Polewali Mandar
  7. Kemiskinan dan Perasaan Kemanusiaan
  8. Arali2008 : Selamat Hari Raya Idul Fitri 2009
  9. HKN-45: Ksatria Bakti Husada Arutala Bupati Polewali Mandar
  10. Pejabat Struktural Pemerintah Setingkat Kabupaten
  11. Dibalik Pengadaan Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Polewali Mandar
  12. Ada apa dengan Jabatan Fungsional Kesehatan?

—————————————————————————————————————–


Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemilogi Gizi dan Kesehatan
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat.

Iklan

Perihal Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi dan kesehatan di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

8 Responses to Surat Dari Habib Imran Untuk Bupati Polewali Mandar

  1. SEM says:

    Fantastic goods from you, man. I have understand your stuff previous to and you’re just extremely excellent. I actually like what you’ve acquired here, certainly like what you are stating and the way in which you say it. You make it enjoyable and you still care for to keep it wise. I can not wait to read much more from you. This is actually a terrific site.

  2. Awesome website you have here but I was wanting to know if you knew of any discussion boards that cover the same topics talked about here? I’d really like to be a part of online community where I can get comments from other knowledgeable people that share the same interest. If you have any suggestions, please let me know. Many thanks!

  3. hakim says:

    Wahai para Pemangku Kebijakan,

    Cukup pedih perjalanan hidup yang sudah kami lalui,

    sudah setengah abad kemerdekaan bangsa kita ini

    namun kenapa kondisi kami masih seperti ini,

    kami berharap ada yang mau peduli dengan semua ini

    karena kami yakin kemerdekaan ini milik bangsa

    bukan sebagian golongan atau kelompok saja

  4. joni says:

    Apa yang di lakukan selama ini DPRD di Polewali Mandar, kanapa saat ini masih ada desa yang sangat memperhatinkan. Betul-betul anggota DPRD Polewali Mandar tidak ada gunanya. “Kurang Ajar” semua Anggota DPRD Polman

  5. joni says:

    SUDAH SATU ABAD INDONESIA MERDEKA ANGGOTA DPRD POLEWALI MANDAR BELUM PERNA MENGUNJUNGI DESA LENGGO KEC. BULO KAB. POLMAN………..
    APA LAGI BUPATI??????????????????????????????????????

  6. joni says:

    pemerinta polewali mandar tidak ada yang becus mengurusi rakyat kecil….. DPRD polewali mandar TIDAK ada gunanya Maunya hanya study Banding.. Study ke desa lenggo mana mau…Dasar menghianati Suara Rakyat.

  7. NURSAIN.S.PD says:

    Smoga apa yg dismpaikan oleh Habib mendapat perhatian dari BUPATI agar kebersamaan tidak hanya merupakan slogan belaka, Insya ALLAH Do’a Habib cepat dikabulkan Amin……

  8. mutI kereN says:

    Menyedihkan ketika orang yang kita pilih sebagai wakil tidak menunjukkan kepeduliannya. Kecenderungan sebagian pemimpin menganggap dirinya sebagai pemilik aset dari daerah kekuasaannya. Sampai kapan mereka mulai peka terhadap air mata, keringat dan keluhan rakyat kecil… BANGUNLAH SAUDARAKU…., ada begitu banyak teriakan penderitaan dan air mata disekitar kita, pernahkah kita berpikir bagaimana bila “saya menjadi dirinya”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: