Puskesmas Polewali

Wilayah Kerja Pusk. Polewali

Polewali Mandar Sulawesi Barat.—Profil Puskesmas Polewali Kecamatan Binuang Tahun 2009, memperlihatkan bahwa  Puskesmas Polewali ini merupakan Puskesmas dengan wilayah kerja terkecil di antara Puskesmas-Puskesmas di Kabupaten Polewali Mandar.

Luas wilayah kerja hanya 10.6 km2, hanya ada tiga desa wilayah kerjanya, secara umum keadaan geografis wilayah kerjanya  terdiri dari daratan (berbukit) 35%, daratan rendah 20% dan sisanya merupakan  daerah pesisir pantai 45%. Ketiga desa tersebut adalah Desa Kuajang, Desa Tonyaman dan Desa Mammi

Desa Kuajang adalah  wilayah  yang memiliki perbukitan dan sedikit pegunungan yang berpotensi dijadikan cadangan untuk ekosistem guna mendukung pembangunan berwawasan lingkungan, di desa Kuajang ini sumber air bersih melimpah dengan adanya mata air yang keluar dari pegunungannya, sedangkan desa Mammi  yang berhasil pengembangkan sumber air bersih  bantuan WSLIC-2 merupakan wilayah dengan daratan rendah yang berpotensi untuk pengembangan pertanian  dan perkebunan. Untuk Desa Tonyaman yang letaknya disepanjang  garis pantai dan satu pulau ( Pulau Batoa) sangat potensial untuk pengembangan perikanan laut, Desa Tonyaman ini mempunyai sumber air bersih yang bersumber dari PAM (Perusahan Air Minum) Daerah Polewali Mandar.

Pada tahun 2010 Puskesmas ini mempunyai  sasaran penduduk  yang dilayani akan kesehatannya sebanyak 9.312 jiwa terdiri dari  4.566 jiwa laki-laki dan 4.746 perempuan. Rincian sasaran penduduk perdesa adalah sebagai berikut:

Desa Kuajang mempunyai jumlah penduduk  sebanyak 2.862 jiwa terdiri dari laki-laki sebanyak 1.441 jiwa dan perempuan sebanyak 1.421 jiwa. Jumlah Penduduknya terdistribusi pada 5 Dusun yaitu

  1. Dusun Lemo Baru dengan jumlah penduduk 880 jiwa, 214 rumah Tangga
  2. Dusun Lemo Tua dengan jumlah penduduk 744 jiwa, 187 rumah tangga
  3. Dusun Sarampu 1 dengan jumlah penduduk 697 jiwa, 170 rumah tangga
  4. Dusun Sarampu 2 dengan jumlah penduduk  386 jiwa, 109 rumah tanggah
  5. Dusun Pakkandong dengan jumlah penduduk 155 jiwa, 38 rumah tangga

Puskesmas Polewali dari Dulu Hingga Sekarang

Di Desa Kuajang ini juga terdapat Puskesmas Pembantu yang bernama Pustu Kuajang, dengan jumlah posyandu sebanyak 5 Posyandu. Sarana pendidikannya terdiri dari 2 Taman Kanak-Kanak, 1 Taman bermain, 2 Sekolah Dasar dan 2 Madrasya Ibtidayah, Satu Sekolah Menegah Pertama (SMP) dan 1 Sekolah Menengah Umum.

Desa Tonyaman mempunyai jumlah penduduk sebanyak 5.348 jiwa terdiri dari laki-laki sebanyak 2.607 jiwa dan perempuan sebanyak 2.741 jiwa. Jumlah Penduduknya terdistribusi pada 7 Dusun yaitu

  1. Dusun Sarampu, dengan jumlah penduduk 821 jiwa, 194 rumah tangga
  2. Dusun Kampung Baru dengan jumlah penduduk 751 jiwa, 116 rumah tangga
  3. Dusun Tonyaman dengan jumlah penduduk 429 jiwa,  85 rumah tangga
  4. Dusun Tanah Takko dengan jumlah penduduk  645 jiwa, 122 rumah tangga
  5. Dusun Welang Pelang dengan jumlah penduduk 1.337 jiwa, 327 rumah tangga
  6. Dusun Lendang dengan jumlah penduduk 1.006 jiwa, 179 rumah tangga
  7. Dusun Kapejang dengan jumlah penduduk 259 jiwa,  83 rumah tangga

Di Desa Tonyaman ini terdapat 9 Posyandu,juga terdapat  satu Pustu (Puskesmas Pembantu) yaitu Pustu Batoa berada pada di Pulau Kecil  yang bernama Pulau Batoa. Sarana pendidikannya terdiri dari  1 Taman Bermain, 1 Taman Kanak-Kanak,, 3 Sekolah Dasar dan 2 Madrasyah Ibtidayah.

Desa Mammi mempunyai jumlah penduduk  1.929 jiwa yang terdiri dari laki-laki  2.407 jiwa dan perempuan  sebanyak 2.546 jiwa. Jumlah Penduduknya terdistribusi pada 4 Dusun yaitu

  1. Dusun Mammi 1, dengan jumlah penduduk 767 jiwa, 194 rumah tangga
  2. Dusun Mammi 2  dengan jumlah penduduk 408 jiwa, 97 rumah tangga
  3. Dusun Macera 2 dengan jumlah penduduk 398 jiwa,  93 rumah tangga
  4. Dusun Kayu Rani dengan jumlah penduduk 299 jiwa, 70 rumah tangga

Mempunyai jumlah Posyandu sebanyak 3 posyandu, dan terdapat juga  Puskesmas Pembantu (Pustu) Mammi. Sarana Pendidikannya terdiri dari 1 Taman bermain, 1 Taman Kanak-Kanak dan Satu Sekolah Dasar.

Pulau Batoa, Polewali Mandar

Tingkat pendidikan penduduk yang berada di wilayah kerja Puskesmas Polewali ini  sebagian besar masih SD (61,5%), kemudian SMP (20%), SMA (15,21%) dan Diploma ( 3.24%) dan Sarjana hanya sekitar 1.5%. Sebagian besar penduduknya mempunyai mata pencaharian petani dan nelayan, sisanya adalah PNS (termasuk Polisi dan TNI), buruh  dan wiraswasta.  Agama yang dianut  sebagian besar adalah Islam danya hanya sebagian kecil Kristen, baik islam maupun Kristen mempunyai latar belakang suku, Mandar, Bugis, Jawa, Tanah Toraja, Makassar dan  suku lainnya di Nusantara (Indonesia)

Puskesmas yang beralamat di jalan Poros Pinrang-Polewali ini berada di Desa Kuajang Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar, sampai dengan akhir tahun 2009 bangunannya hanya sekitar 120 m2, Belum ada pengembangan sejak  bangunan awalnya, dengan status hanya melayani pasien rawat jalan.  Mampunyai Puskesmas kelling roda empat satu unit dan beberapa kendaraan dinas roda 2 sebanyak 7 Unit.

Jumlah Tenaga kesehatan pada Puskesmas Polewali ditahun 2009 berjumlah 19 orang terdiri dari 1 tenaga dokter umum, 13 perawat dan bidan, 1 Petugas Gizi dan 2 Petugas Kesehatan Masyarakat. Hasil  Pencapaian Program Kesehatan  yang diselenggarakan di Puskesmas Polewali yang dilihat dari beberapa standar pelayanan minimal kesehatan misalnya  misalnya pelayanan ANC-K4 hanya berkisar 50-60%, penyelenggaran program pelayanan kesehatan ibu, khususnya ibu hamil, belum terlaksana dengan baik, walaupun capaian persalinan oleh tenaga kesehatan terampil telah mencapai 100%, belum bisa menunjukkan  hasil kenerja yang baik.

Rumah Penduduk di Pulao Batoa

Untuk program Gizi  terutama program Pemantauan Pertumbuhan Berat badan di Posyandu, hasilnya belum menunjukkan presentase yang maksimal, misalnya saja indicator N/D yaitu indicator yang menunjukkan tingkat kebehasilan Penimbangan Berat Badan Balita hanya didapat 37,5%.

Hasil yang cukup menarik dalam pelaksanaan program kesehatan adalah pencapaian program Imunisasi, hampir semua jenis imunisasi ( BCG, HB, DPT, Polio dan Campak) pencapaian  telah berada di atas 100%, sebagai besar sasaran populasi dari pemberian imunisasi tidak berada di wilayah kerja Puskesmas Polewali.

Untuk Penyakit  pada pasien rawat jalan pada Puskesmas Polewali, sebagain besar masih berupa penyakit yang berhubungan dengan saluran pernapasan bagian atas maupun bawah, penyusul penyakit kulit dan gastritis, penyangkit lainnya misalnya gangguan pada sistem otot,  penyakit rongga mulut, hipertensi ditemukan hampir merata setiap tahunnya. Seiring juga ditemukan pada Puskesmas Polewali ini  adalah kecelakaan dan rudah paksa, serta Cacingan.

Puskesmas Polewali adalah salah satu  Puskesmas Tertua di Kabupaten Polewali Mandar. Tertua dalam pengertian sejak terbentuk Kabupaten Polewali Mandar ( Sebelumnya Polewali Mamasa), Dimana salah satu kecamatannya adalah Kecamatan Polewali, terbentuk juga  Puskesmas Polewali. Pada awalnya Puskesmas Polewali  hanya satu-satunya Puskesmas yang ada Pada Kecamatan Polewali. Dalam beberapa tahun kemudian  terbentuk juga puskesmas Massenga,  dulunya  Puskesmas Massenga adalah Klinik Bersalin dari Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar (Polewali Mamasa waktu itu), namun kemudian berkembang menjadi Puskesmas Massenga dengan spesialisasi melayani Persalinan ibu dan Bayi baru Lahir. Kemudian diawal tahun 199an Terbentuk juga Puskesmas Pekkabata  yang berada di Wilayah pengembangan Perkantoran Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polewali Mamasa waktu itu). Dan ditahun 1994 terbangun juga Puskesmas Binuang, sehingga sebelum otonomi daerah di berlakukan Kecamatan Polewali  telah memiliki 4 Puskesmas yaitu Puskesmas Polewali, Puskesmas Massenga, Puskesmas Pekkabata dan Puskesmas Binuang.

Peta Kec. Binuang Kab. Polewali Mandar

Sejak mulai berlakunya otonomi daerah (awal-awal masa desentralisasi) dimana pengembangan kecamatan sepenuhnya dapat dilakukan pada tingkatan Kabupaten ( DPRD dan Pemerintah Setempat) Kecamatan Polewali  kemudian mekarkan menjadi dua kecamatan yaitu Kecamatan Induk Polewali dan Kecamatan Binuang, dimana Puskesmas Polewali dan Puskesmas Binuang masuk dalam wilayah kerja Kecamatan Binuang. Puskesmas Polewali yang awalnya  mempunyai wilayah kerja satu kecamatan,  sejak masuk dalam wilayah kecamatan Binuang, wilayanya kerjanya hanya terdiri dari tiga desa, Yaitu Desa Tonyaman, Desa Kuajang dan Desa Mammi, merupakan Puskesmas dengan wilayah terkecil di Kabupaten Polewali Mandar.

———————————————————

Baca juga tulisan terkait

  1. Bagian Pertama : Puskesmas dengan Wilayah Pantai di Polewali Mandar
  2. Bagian Kedua : Nama, Alamat dan wilayah kerja Puskesmas Se-Polewali Mandar
  3. Akses Rumah Tangga Terhadap Air Bersih di Polewali Mandar.
  4. Pusat Kesehatan Masyarakat Tutallu Polewali Mandar
  5. Pedoman Pengelolaan Program Gizi Puskesmas
  6. Musrenbang Kecamatan Kab. Polewali Mandar Th. 2010
  7. Gambaran Kesehatan Masyarakat Mamasa Prop. Sulawesi Barat
  8. Hasil Penyelidikan KLB Diare Di Kec. Luyo Polewali Mandar
  9. Status Pelayanan RSUD Polewali Mandar.

—————————————————————-

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemilogi Gizi dan Kesehatan
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat.
Iklan

Perihal Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi dan kesehatan di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

One Response to Puskesmas Polewali

  1. saharuddin suddin says:

    kesenangan hidup di perantauan sememangnya penuh derita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: