Catatan Harian Dari HARI RAYA IDUL ADHA 1431 H.

Polewali Mandar Sulawesi Barat.–Pada hari Raya Idul Adha kaum muslim —– Agama Islam—-, selain dianjurkan melaksanakan sholat dua rakaat Idul Adha, juga dianjurkan untuk menyembeli binatang kurban bagi yang mampu. Anjuran berkurban ini bermula dari kisah penyembelihan Nabi Ibrahim (Alaihi Salam) kepada putra terkasihnya yaitu Nabi Ismail. Oleh Allah SWT memerintahkan untuk menyembelih Putra Terkasihnya, suatu cobaan yang berat, Namun karena ketakwaan Nabi Ibrahim (Alaihi Salam) untuk melaksankan perintah Sang Khaliq, Nabi Ismail tidak jadi disembelih dan Oleh Allah SWT menggantikannya dengan seekor Domba. Kisah yang menegangkan ini diabadikan Allah SWT melalui Malaikat Jibril  beberapa abad kemudian pada Nabi Muhammad SAW dalam Al Quran Surat Al Shaffat Ayat 102-109.

Suatu pembelajaran bahwa, Perintah dari Allah Tuhan Yang Maha Esa, di pandangan manusia yang hina adalah berat, namun dengan berserah diri dan melaksanakan perintahNya dengan rasa ketakwaan, hasilnya bukan hanya untuk manfaat pribadi tetapi juga untuk kemasyalahatan umat di muka bumi ini, sebagai bekal untuk menjalani kehidupan di akhirat kelak.

Pagi di hari Rabu tanggal 17 November 2010,setelah selesai melaksanakan sembayang subuh, Lantunan Takbir hari Raya Idul Adha mulai terdengar.

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada tuhan Selain Allah. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dengan segala puji-pujinya………

Mengajak kita untuk merefleksi bahwa tiada yang agung, tiada yang layak untuk disembah, kecuali Allah  Tuhan Smesta Alam.

Sholat Hari Raya Idul Adha akan dilaksanakan di Mesjid dekat  rumah penulis hanya  sekitar 100 meter dari rumah penulis. Mesjid Al Akbar namanya Manding Lingkungan Perumahan Stadion Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia.

Setelah selesai melaksanakan  sholat Idul Adha, bersama sang istri tercinta dan anak-anak di Mesjid di lingkungan perumahan, penulis kemudian bersama keluarga dan tetangga, ——- orang yang dituakan penulis——- mengunjungi  Desa Lekopadis Kecamatan Tinambung di Polewali Mandar, dengan kendaraan Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia —–sekitar 40 km dari kediaman penulis——- lokasi dimana penulis melakukan kurban seekor sapi bersama lima pengurban lainnya (satu ekor sapi untuk pengurban lima orang).

Menara Mesjid Imam LapeO, di Idul Adha 1431 H ini dimana penulis singgah menjiarahinya. Secara manusiawi penulis hanya bisa mengharap kehadirat Allah SWT, semoga kasih dan sayang Allah yang diberikan kepada Almarhum H. Muhammad Tahir dapat juga dilimpahkan kepada penulis dan keluarga penulis serta masyarakat dimana selalu penulis berdomisili di dunia yang fana ini, tempat bersinggahan manusia sebelum berada di alam akhirat kelak.

Dalam perjalanan singgah di Mesjid Imam LapeO, untuk memcoba menjiarahi Almarhum H. Muhammad Tahir  ——- lebih dikenal sebagai Imam LapeO——- Salah satu kekasih Allah SWT di tanah Mandar Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Makamnya (Imam LapeO), pada hari-hari raya Islam, seperti hari raya Idul Adha ini merupakan tempat yang selalu dalam keadaan sibuk dijiarahi oleh masyarakat  dari berbagai penjuru daerah sulawesi  dan sekitarnya.

Secara manusiawi penulis hanya bisa mengharap kehadirat Allah SWT, semoga kasih dan sayang  Allah yang diberikan kepada Almarhum H. Muhammad Tahir dapat juga dilimpahkan kepada penulis dan keluarga penulis serta masyarakat dimana selalu penulis berdomisili di dunia yang fana ini, tempat bersinggahan manusia sebelum berada di alam akhirat kelak.

Setelah menjiarahi Makam kekasih Allah Imam LapeO. Perjalanan penulis dilanjutkan ke Desa Lekopadis Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar.

Di halaman mesjid Lingkungan Lekopadis II Desa Lekopadis, Sapi kurban itu disembeli dengan terlebih dahulu kakinya diikat, kepala dan lehernya dipasang diatas sebatang kayu  dengan maksud untuk mempermudah persembelihannya, dua orang memeng kaki dan paha belakang sapi dan seorang memegang kaki depannya serta seorang lagi memang kepala sang sapi, setelah semuanya siap, Bapak Imam Mesjid kemudian maju kedepan, mengambil posisi leher sapi  dan menghadap arah kiblat. Sang sapi dielus-eles lehernya dan dengan ucapan Nama Sang Kuasa, sapipun disembeli, dengan sebilah parang panjang yang tajam, pas di bagian leher sang sapi kurban, darahnya mengalir dengan deras, hampir sekitar 1500 cc keluar dari bagian leher yang disembeli. Sang sapi sembelihan itupun pelan-pelan melepaskan nyawanya, semua orang yang memegangnya kemudian melepaskannya. Sekitar kurang lebih 30 menit sapi kurban itupun di kuliti, dipotong keempat pahanya, kemudian bagian daging bagian dada dan berakhir dengan bagian isi dada yaitu hati, jantung, paru-paru  serta isi  perutnya. Hanya bagian-bagian daging  dan tulang saja yang kemudian di pisahkan untuk dibagi-bagikan kepada yang membutuhkan. Penulis  bersama keluarga mendapat  sekitar 2 kg sang daging sapi kurban sekedar untuk sedikit merasakan daging kurban sebagaimana yang dirasakan juga kepada mereka dibagikan. Di Mesjid Lingkungan II Desa Lekopadis ini Jumlah Kurban yang disembeli sebanyak 2 ekor sapi dan satu ekor kambing, cukup untuk keperluan masyarakat tak mampu lingkungan II Lekopadis ini.

Semoga penyembelihan Nabi Ibrahim (Alaihi Salam) kepada putra terkasihnya yaitu Nabi Ismail. Oleh Allah SWT memerintahkan untuk menyembelih Putra Terkasihnya, suatu cobaan yang berat, Namun karena ketakwaan Nabi Ibrahim (Alaihi Salam) untuk melaksankan perintah Sang Khaliq, Nabi Ismail tidak jadi disembelih dan Oleh allah SWT menggantikannya dengan seekor Domba. Dapat mengingatkan kembali penulis dan pembaca tulisan ini untuk “melaksanakan apa yang telah menjadi perintah dari Sang Khaliq Allah SWT” dan lebih baik diam dan berserah diri padaNya untuk melaksanakan apa yang telah di perintahkanNya, dimana kita belum mempunyai pengetahuan yang cukup untuk memahaminya.

Selamat Merayakan

Hari Raya Idul Adha 17 November 2010

11 Zulhijjah 1431 Hijriah.

Mohon Maaf Lahir dan Batin.

 

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi dan Kesehatan
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

 

Baca tulisan-tulisan dari Blogger  @arali2008

  1. Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia
  2. Pembukaan Pekan Olah Raga dan Seni HKN ke 46 Polewali Mandar
  3. Surat Dari Habib Imran Untuk Bupati Polewali Mandar
  4. Pejabat Struktural Pemerintah Setingkat Kabupaten
  5. Arali2008 : Selamat Hari Raya Idul Fitri 2009
  6. Pasopati Award untuk @arali2008
  7. Selamat Atas Pilihan Langsung Pertama Bupati Polewali Mandar
  8. Review Program Surveilans Epidemiologi
  9. Inferensi dalam Epidemiologi Kesehatan
  10. Penyelidikan Demam Chikungunya
  11. Dibalik Pengadaan Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Polewali Mandar
  12. Anda Bisa Memberdayakan Orang-Orang Cacat!
  13. Bagian Pertama : Puskesmas dengan Wilayah Pantai di Polewali Mandar
  14. Bagian Kedua : Nama, Alamat dan wilayah kerja Puskesmas Se-Polewali Mandar
  15. Akses Rumah Tangga Terhadap Air Bersih di Polewali Mandar.
  16. Analisis Rata-Rata Indeks Pembangunan Manusia Polewali Mandar
  17. Anggaran Operasional Kesehatan di Puskesmas dan Jaringannya
  18. Epidemiologi Dalam Program Cegah Penyakit Kusta
  19. Profil Rumah Sakit Umum Daerah Polewali Mandar tahun 2009
  20. Data Sasaran Program Kesehatan 2010
  21. Yang Perlu Diketahui Calon Haji 2010
  22. Tiga Unsur Utama Penyebab Langsung Kematian Ibu
  23. Pentingnya Logical framework –Kerangka Kerja Logis – Dalam Penyelenggaraan Program
  24. Arali2008 : Gambar Menjelaskan Opini dari Fakta Empiris
  25. Laporan Status Gizi dan Pemantauan Pertumbuhan Balita.
  26. Rencana Strategis Kesehatan 2010-2014
  27. Pusat Kesehatan Masyarakat Tutallu Polewali Mandar
  28. Sistem informasi Kesehatan Dinas Kesehatan Polewali Mandar
  29. Surat Dari Habib Imran Untuk Bupati Polewali Mandar
  30. Pedoman Pengelolaan Program Gizi Puskesmas
  31. Ns. Budiyanto : Program Study Ilmu Keperawatan FK-UNHAS
  32. Memprediksi Kematian Ibu dan Bayi di Polewali Mandar
  33. Proyeksi dan Prediksi Kebijakan Kesehatan Polewali Mandar.
  34. Faktor Resiko dan Epidemiologi Penyakit Tidak Menular
  35. Musrenbang Kecamatan Kab. Polewali Mandar Th. 2010
  36. Pejabat Struktural Pemerintah Setingkat Kabupaten
  37. Derajat Kesehatan diantara Pengambil Keputusan dan Provider
  38. Laporan dari OXFAM untuk Diare di Polewali Mandar
  39. Selamat HKN ke 44 Polewali Mandar Sulawesi Barat
  40. Citra Pelayanan Prima Puskesmas Wonomulyo
  41. Diare dan Ada Yang meninggal di Polewali Mandar ( Bag.2)
  42. Hujan Turun, Anak Kegirangan, Diare dan Ada yang Meninggal
  43. Ada apa dengan Manajemen Kepesertaan Jamkesmas?
  44. Pelatihan dan Pertemuan Yang Baik dan Benar
  45. Bedah Anggaran Kesehatan APBD Polman 2008-2009
  46. RUMAH SAKIT KIA ”IBU AGUNG” SIAP BEROPERASI
  47. Selamat Jalan BKKBN Polewali Mandar
  48. Perlindungan Anak Kab. Pol-Man (KPA, FPA dan Forum AKH)
  49. Dana GF-ATM tersendat, Cakupan CDR TB-Paru turun dratis.
  50. Peraturan Bupati Polewali Mandar No 16 tahun 2008
  51. Dari Pertemuan Jamkesmas 2008. ke Survai Harga Alat Kesehatan untuk HPS
  52. Hasil Audit Non Klinis Kematian Ibu dan Bayi
  53. Tragedi Kemanusiaan Kambacong dan Efisiensi Pelayanan Kesehatan
  54. Kematian Ibu dan Bayi terjadi disekitar Tenaga Kesehatan
  55. Strategi Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
  56. Mama aku mau mati…..!?
  57. Tugas dan Fungsi Dinas Kesehatan Polewali Mandar
  58. Ringkasan Rencana RSUD Polewali Ke Type B
  59. Hasil penyelidikan Kasus JUMINO, Neurofibromatosis di Polewali Mandar

Perihal Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi dan kesehatan di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: