Musrenbang Kecamatan untuk Penyusunan RKPD Kab. Polewali Mandar Tahun 2021

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.— Telah dilakukan Musrenbang kecamatan pada 16 kecamatan di Kabupaten Polewali Mandar mulai tanggal Senin s.d Kamis, tanggal 9-12 Maret 2020, terkecuali Musrenbang kecamatan Tubbi Taramanu ada perlakuan khusus yang dilaksanakan di hari Sabtu, tanggal 14 Maret 2019.

Maksud dan tujuan pelaksanaan Musrenbang sebagaimana tahun-tahun sebelumnya adalah mendapatkan daftar permasalahan dan kegiatan prioritas pembangunan kecamatan dalam penyusunan Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah dan Penyusunan RKPD Kabupaten Polewali Mandar Tahun Rencana 2021 Tema yang diambil dan telah disinkronkan dengan tema isu tema nasional, provinsi Sulawesi Barat serta dikembangkan dari isu strategis yang berkembang di Polewali Mandar yaitu Peningkatan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dengan dukungan penguatan Sumber Daya Manusia, Daya Saing Usaha dan infrastruktur tahun 2021.

Agenda pokok musrenbang Kecamatan, yang telah disusun oleh tim musrenbang Badan Penelitian Pengembangan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Polewali Mandar, dimulai dengan agenda seremoni penyampaian sambutan pokok-pokok pikiran DPRD Kabupaten Polewali Mandar dan Sambutan serta pembukaan oleh Bupati atau yang mewakilinya, kemudian acara musyawarah perencanaan dimulai:

  1. presentase ketua tim Musrembang yang berasal dari Balitbangren Kabupaten Polewali Mandar tentang hasil sinkronisasi kegiatan hasil Musrembang desa/kelurahan dengan 7 prioritas permasalahan pembangunan yang didasarkan pada isu strategis dan permasalahan yang ada pada RPJMD Kabupaten Polewali Mandar tahun 2019-2024.
  2. Presentase Desa dan Kelurahan yang difasilitasi oleh Camat tentang rencana kegiatan Desa/Keseluruhan yang dibiayai oleh dana desa, penjelasan tentang data kemiskinan tentang data kemiskinan yang exclusion and inclusion eror dan juga penjelasan perkembangan Badan Usaha Milik Desa (Bundes).
  3. Penjelasan setiap perangkat daerah terhadap bisa tidaknya permasalahan dan kegiatan priorotas desa/kelurahan termasuk kecamatan yang dapat diakomodir dalam kegiatan dan program pada renja Perangkat daerah

 

Hasilnya walau masih ada beberapa kekurangan dalam proses pelaksanaan musrembang kecamatan ini, namun secara keseluruhan telah berjalan dengan baik menghasilkan kesepakatan prioritas kegiatan dalam rencana pembangunan kecamatan diantaranya simpulan secara umum catatan penulis sebagai sekretaris tim III untuk Musrembang kecamatan Anreapi, Luyo, Tinambung dan Bulo adalah :

  1. prioritas kegiatan validasi dan verifikasi data kemiskinan
  2. Prioritas Kegiatan pendampingan Bundes dalam pengelolaan usaha potensi desa menuju kemandirian.
  3. Kegiatan pemantapan kegiatan program pembangunan desa melalui dana desanya.
  4. Kegiatan prioritas kecamatan untuk mengorganisasikan dan mengkoordinir desa dan kelurahannya
  5. Kegiatan prioritas kecamatan yang akan diisingktonkan dengan kegiatan Renja OPD.

 

Ada semangat bersama untuk menurunkan presentase kemiskinan dari 15.97% ditahun 2018 menjadi 8.0% ditahun 2024.

 

Dari keseluruhan musrenbang 16 kecamatan di Polewali Mandar, ada yang berbeda di Kecamatan Tubbi Taramanu, skenario agenda berubah dari yang sebelumnya. ada dua kelompok kepentingan yang bermusyawarah, Di kecamatan Tubbi Taramanu yang terlihat adalah menjadi musyawarah tiga kelompok kepentingan yaitu 1) kelompok desa, 2) Kelompok OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan 3) Kelompok Pengambil Kebijakan, dari sebelumnya hanya sebagai pemberi sambutan dalam agenda seremoni, bergabung dalam agenda Musrenbang sebagai kelompok pengambil kebijakan. Mereka ini adalah Andi Bebas Manggazali (sekda Polewali Mandar), Bpk. Ajbar (anggota DPD RI perwakilan Sulbar), Bpk. Abd Rahim (wakil ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat), H.Jufri Mahmud (ketua DPRD Polewali Mandar) hadir bersama dua wakilnya Bpk Amirudin dan Bpk Hamzah Syamsuddin. Hadir juga Kepala Dinas PU provinsi Sulawesi Barat.

Dimulai dari kelompok Desa mempresentasikan kegiatan program pembangunan desa, terutama yang berhubungan dengan sasaran program masyarakat miskin, pengelolaan Badan Usaha Desa baik yang telah dilaksanakan ditahun 2019-2020 maupun Rencana Kerja kegiatan yang diusulkan di tahun 2021. Inti dari presentase dari Desa adalah menjawab pertanyaan “Apakah kegiatan yang dipresentasikan adalah prioritas dan mendesak,” ungkap Jufri Mahmud Ketua DPRD Polewali Mandar ketika mencoba mengarahkan presentase pihak desa, untuk direalisasikan tahun 2020 atau tahun 2021 bahkan kegiatan atas 2 tahun rencana (n+2) yang sifatnya yang mendesak dapat dilaksanakan pada tahun rencana (n+1) yaitu tahun 2021.

Kelompok OPD kemudian mencoba mencermati presentasi kelompok desa, dan kemudian memberikan tanggapan terhadap usulan kegiiatan yang prioritas dan mendesak dari desa, dengan menjawab pertanyaan, “apa bisa diakomodir dalam kegiatan program Renja OPD tahun sesuai dengan Pagu Indikatif 2021?.

Dan oleh kelompok pengambil kebijakan memberikan penjelasan kebijaksanaan yaitu permasalahan desa, solusi yang akan dilakukan oleh pihak OPD dan aturan yang mendukung terutama kewenangan antara desa, kecamatan, kabupaten, provinsi dan pusat, yang akan mereka kawal disetiap pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Plafon dan Prioritas Anggaran Sementara. (KUA-PPAS).

Disepakati dari Musrenbang Kecamatan Tubbi Taramanu perlu mendapat perhatian khusus daripada 15 kecamatan lainnya di Kabupaten Polewali Mandar karena memiliki sumber daya alam yang melimpah — penghasil coklat, kopi, kemiri yang melimpah) —– namun kurang dijadikan prioritas pertumbuhan ekonomi dan pembukaan infrastruktur “Jalan Jembatan dan jaringan (disingkat 3J), ada alokasi 10 milyar dari yang disepakati dari Pagu Indikatif Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Polewali Mandar untuk pembangunan infrastruktur jalan, sementara upaya menarik dana infrastruktur pembangunan jalan dari provinsi, masih bersifat pengawalan, “minimal diatas 20 milyar akan dikawal pada pembahasan KUA Provinsi Sulawesi Barat,” ungkap Abdul Rahim wakil ketua DPRD Sulbar. Dan ada beberapa kegiatan pertanian dan perkebunan yang akan alokasikan untuk pembangunan ditahun 2021, baik dana yang bersumber APBD II Maupun APBD I.

Oleh tim Badan Penelitian Pengembangan Perencanaan Pembangunan (Balitbangren) mencatat semua proses musyawarah yang terjadii dan menyimpulkan usulan prioritas dan mendesak, dapat diakomodir dalam Renja OPD dan dapat dibijaksani oleh pengambil kebijakan KUA-PPAS tahun 2021. Semua tertuang dalam berita acara Musrenbang Kecamatan, sebagai bahan penyusunan RKPD Kabupaten Polewali Mandar Tahun 2021.

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi, Kesehatan dan Sosial
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

Tentang Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi, kesehatan dan Pembangunan Kabupaten di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

<span>%d</span> blogger menyukai ini: