Stroke Tampa Pendarahan, Penyakit Terbanyak di Polewali Mandar

Polewali Mandar Sulawesi Barat, @arali2008.- Melihat data laporan penyakit Kunjungan Rawat jalan dan Rawat Inap  dalam kerangka 10 besar penyakit yang terjadi di rumah sakit Umum Polewali Mandar tahun 2015, sungguh mencengakan, beberapa teman yang masuk  rumah sakit  dengan serangan stroke, sungguh berbanding lurus dengan laporan yang saya lihat dan baca, sering juga ada teman yang masuk rumah sakit umum Polewali karena menderita Penyakit Diabetes.

stroke

Terbaca di laporan  penyakit stroke terutama stroke non pendarahan (stroke non hemoragik) di Rumah Sakit Umum Polewali Mandar, tercatat sebanyak 3.268 kunjungan rawat jalan yang terlaporkan selama tahun 2015,  dan 352 penderita harus ditangani secara insentif rawat inap, 21  diantaranya  meninggal Dunia, 70% laki-laki lebih beresiko meninggal dunia bila dibandingkan dengan Perempuan, penyakit ini juga merupakan penyebab ke empat kematian di Polewali Mandar dan terbesar dalam kunjungan 10 besar penyakit di Rumah Sakit Umum Polewali tahun 2015.

Dari Data ini dapat diprediksi bahwa di tahun 2016 dan 2017, bahwa setiap hari dapat ditemukan 8-10 penderita stroke tampa pendarahan di Rumah Sakit Umum Polewali Mandar, dan ini adalah fenomena gunung es, di Puncak tampak demikian, namun didasar gunung ada sekitar 200-250 orang tiap 10.000 penduduk usia 40 an keatas dengan resiko menderita Stroke Tampa Pendarahan ini, 8-10 orang tiap harinya dari jumlah tersebut, dirujuk rawat jalan di Rumah Sakit Umum Polewali Mandar. Dan ingatlah!? bahwa, tiap 2 minggu ditemukan 1 orang yang meninggal dunia karena stroke tampa pendarahan.

Perlu diketahui juga, Bahkan salah satu pernyebab penyakit Stroke tampa pendarahan ini adalah penyakit Diabetes Militus (Diabetes Melitus tidak bergantung Insulin), tercatat pula terbesar kedua dari kunjungan rawat jalan (2073 pasien) dan 271 pasien yang harus dirawat inap di Rumah Sakit Umum Polewali Mandar selama tahun 2015.

Sungguh telah terjadi perubahan pola penyakit, tahun-tahun sebelum penyakit diare kolera, TBC paru dan penyakit yang dikategorikan penyakit menular adalah penyakit yang mendominasi kunjungan rawat jalan dan inap, sekarang jarang ditemukan lagi tergantikan dengan penyakit Stroke tampa pendaharan.

Para Dokter Rumah Sakit Umum Polewali menyatakan, “Penyakit stroke ini, sering terjadi pada mereka yang kadar kolesterol darahnya tinggi dan menumpuk di dalam arteri dan sangat berbahaya bila menumpuk dan membeku pada pembulu darah arteri  menujuh ke otak. Darah menumpuk dan membeku di pembulu darah terjadi pada mereka yang sudah berusia diatas 40 an tahun bahkan sering juga terjadi dibawah usia 40 tahun, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes dan merokok yang selanjutnya di sebut sebagai faktor resiko. Pengindentifikasi sumber penyumbatan adalah keahlian para dokter untuk selanjutnya ditentukan pengobatan terbaik”

Saya teringat, akan Boss saya, ketua DPRD Polewali Mandar Almarhum Hamzah Haya, beberapa bulan lalu tepatnya tanggal 29 Maret 2017 di Ruang UGD Grestelina. Jalan Hertasning Baru, Kota Makassar, dinyatakan telah pergi menghadap Sang Ilahi. Di diagnosa meninggal dengan penyebab kematian dengan penyakit stroke tampa pendarahan. sebelum meninggal almarhum tercatat pada Rumah Sakit Umum Polewali, sebagai satu satu pasien rawat jalan dengan diagnosa stroke tampa pendarahan. semput dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Harus merubah Gaya hidup, membiasakan gaya hidup sehat, tidak merokok, makanan yang yang teratur dengan gizi seimbang sesuai kebutuhan dan disesuaikan dengan faktor usia, olah raga yang teratur, demikian saran praktis, untuk mencegah penyakit Stroke Tampa Pendarahan ini, demikian ngobrol-ngobrol bebas bersama teman-teman yang ada di Rumah Sakit Umum Polewali Mandar.

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi dan Kesehatan
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

Iklan

Penampilan Pelayanan RSUD Polewali tahun 2013-2014

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008, Rumah Sakit umum Daerah Polewali adalah Rumah Sakit Rujukan Regional di kawasan Sulawesi Bagian Barat. Bagaimana penampilannya RSUD Polewali di tahun 2013-2014? berikut ditulis  informasi hasil pengukuran dan  penilaian penampilannya yang dilihat dari beberapa indicator antara lain : Bed Occupancy Rate (BOR), Length of Stay (LOS), BTO, TOI, NDR, GDR.  Dan juga Informasi Kunjungan rawat Jalan dan Inap, yang setiap tahunnya mengalami peningkatan. Baca pos ini lebih lanjut

Capaian Angka Harapan Hidup Polewali Mandar tahun 2014

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008,– Ditulis Capaian Angka Harapan Hidup yang selanjutnya di singkat AHH Kabupaten Polewali Mandar tahun 2014 dengan tujuan memberikan data dan informasi salah Indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang akan digunakan oleh Bappeda Kabupaten Polewali Mandar dalam menyusun Laporan Akhir Indeks Pembangunan Manusia sebagai Indikator Pembangunan Kabupaten  yang telah menjadi tanggung jawab Bupati selama 5 tahun menjabat (tahun 2014-2019). Baca pos ini lebih lanjut

Pendarahan Pada Proses Persalinan

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.– Baru saja penulis mendampingi dr. Annas Budi, Sp. OG, MARS dan dr. Mardyah, Sp.OG, M.Kes, menfasilitasi Pelatihan Asuhan Persalinan Normal (APN) bagi tenaga kesehatan bidan, diselenggarakan P2KP Polewali Mandar dari tanggal 1-9 Mei 2014 di Ruang Pertemuan Komite Medik RSUD Polewali. Sebagaimana setiap pelatihan APN angkatan sebelumnya, ada penekanan-penekanan materi ajar, kali ini ada 3 Hal penting yang penulis catat dalam Pelatihan APN ini, Baca pos ini lebih lanjut

Catatan Narasumber Pasca Pertemuan SKD-KLB Gizi Buruk.

Satu Saja Kejadian Gizi Buruk adalah Kejadian Luar BiasaPolewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008. GIZI BURUK, Siapa mereka ? dimana mereka? Dan Kapan mereka muncul ? Yang jelas yang perlu Anda tahu bahwa di tahun 2012 anak-anak  balita di Kabupaten Polewali Mandar 1 dari 100 orang menderita gizi buruk,

Dimana mereka?  setidaknya ini merupakan laporan hasil pemantauan satus gizi, mereka ditemukan  sebanyak 259 anak-anak  menderita Gizi Buruk dan ada 2.434 anak-anak lainnnya ditemukan mengalami kekurangan gizi (status gizi kurang).

Dan Kapan mereka muncul ?  yach ! mereka muncul tiap 3 hari  ada 1 gizi buruk, total kumulatif dalam setahun (ditahun 2012) ada 259 anak  balita ditemukan gizi buruk.  Ini seharusnya dinyatakan KLB Kejadian Luar Biasa, faktanya  tidak ada selembar suratpun dari BOS-BOS kita mengatakan ini sebagai “Ka-EL-Be”

Baca pos ini lebih lanjut

Dari Pertemuan Penyusunan Mekanisme Layanan Sosial Anak

Polewali Mandar Sulawesi Barat, @arali2008.– Ketika penulis mengikuti Pertemuan Penyusunan Mekanisme Layanan Sosial Anak di Hotel Ratih Polewali tanggal 27-29 Desember 2012, ada disajikan mekanisme kerja terpadu perlindungan anak di Propinsi Sulawesi Barat, khususnya yang berhubungan dengan layanan medik (kesehatan). Pada mekanisme layanan tersebut tidak dicantumkan Dinas Kesehatan Propinsi sebagai salah institusi yang perlu ada, yang dicantunkan hanyalah kasus-kasus (datang sendiri atau rujukan atau penjangkauan ataupun pengaduan langsung) yang dilayani di Puskesmas, Rumah Sakit Daerah dan Rumah Sakit Regional, melalui UGD yang kemudian mendapat pelayanan medik visum, rawat inap dan rawat jalan, pasien pulang kemudian ditangani oleh Dinas Sosial  untuk mendapatkan rehabilitasi sosial.

Baca pos ini lebih lanjut

Ini Namanya Proyek ICD 10, Penuh Tantangan !

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.— Pasca pelatihan ICD-10 yang dilaksanakan oleh Pusat Data dan Informasi Kementerian Keseharan Republik Indonesia tanggal 23-25 Juli 2012 yang saya ikuti di Makassar, dengan peserta perwakilan dari beberapa Propinsi yaitu Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara dan Maluku, Proyek Penguatan Informasi Kesehatan  sumber dana Global Fund (GF). Rencana Tindak Lanjutnya (RTL), diharuskan setiap daerah sudah harus memberlakukan laporan B1 Penyakit dengan pengkodean yang didasarkan ICD-10.

Sebelumnya diawal tahun 2012 tepat  tanggal 25 Februari 2012 diruang pertemuan Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar ketika saya  menyajikan umpan balik laporan LB1 Penyakit kepada peserta dokter dan dokter gigi Puskesmas, ada usulan pemberlakuan ICD-10 pada laporan LB1 penyakit. Maka dengan pasca pelatihan ICD-10 ini  LB1 Penyakit dengan ICD-9 menjadi ICD-10 sudah harus segera diwujudkan.

Baca pos ini lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: