Musrenbang Provinsi untuk RKPD Sulawesi Barat Tahun 2021

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.-– Bahwa struktur ekonomi Sulawesi Barat masih sangat agrocentris dengan kontribusinya terhadap PDRB Sulawesi Barat selama 10 tahun (2015-2020) terakhir lebih pada kisaran 40 %, Demikian dikatakan  Prof Dr. Basri Hasanuddin, MA. Guru Besar Universitas Hasanuddin Makassar dalam presentasenya  “Merancang pembangunan Sulawesi Barat” pada acara pembukaan musyawarah perencanaan pembangunan provinsi Sulawesi Barat tahun 2020 untuk Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2021, Senin, 16 Maret 2020 di Ruang Oval Gubernur Sulawesi Barat H. Ali Baal Masdar.

Prof Basri menjelaskan bahwa:

  1. Bahwa struktur Ekonomi Sulawesi Barat masih sangat agrocentris dengan kontribusinya terhadap PDRB Sulbar selama 10 tahun terakhir lebih dari 40%. Nasional : 10,88 % tahun 2018.
  2. Sektor industri masih belum berkembang dengan kontribusinya terhadap PDRB selama 10 tahun terakhir masih dibawah 10%. Nasional : 19,82% tahun 2018
  3. Pertumbuhan PDRB Sulawesi Barat selama sepuluh tahun terakhir cukup mengesankan (selalu di atas pertumbuhan nasional) tetapi tidak berhasil merubah struktur ekonomi Sulbar.
  4. Pertumbuhan PDRB Sulbar selama 5 tahun terakhir terutama dipicu oleh sector pertanian dengan laju pertumbuhan 4-6% setahun. Hampir 50% dari perumbuhan itu di sumbangkan oleh sector pertanian. Lainnya disumbangkan oleh sector Perdagangan dan sector industry pengolahan.
  5. Dari sisi permintaan, komponen penting yang menggerakkan ekonomi Sulbar adalah Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga, disusul Pembentunkan modal tetap Domesik ( Investasi) dan Konsumsi/belanja Pemerintah.
  6. Kualitas SDM Sulbar juga masih relative “rendah”. Angka IPM sebesar 65,73 d tahun 2019 dengan lama sekolah untuk penduduk 15 tahun ke atas sebeasr 7,31 tahun tidak memadai untuk menjemput era industry 4.0.
  7. Tingkat kemiskinan sebesar 11,22 % pada tahun 2019 relatif masih tinggi dibandingkan dengan angka nasional sebesar 9,66 % dengan angka tertinggi adalah Polman (15,97%), Majene (13,79%), Mamasa (13,51%).

Jelasnya, Pola pembangunan Sulawesi Barat selama tahun 2015 -2019 yang dilihat dari distribusi capaian Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) masih menunjukan pola tampa perubahan struktur pembangunan ekonomi, masih bertumpu pada pertanian (+- 40%), industri pengolahan (+-10%) dan perdagangan eceran (+-10%)

Untuk melaksanakan pengembangan agroindustri khusussnya diperdesaan Sulawesi Barat, perlu dilakukan kebijakan supportif , antara lain :

  1. Kebijakan yang memihak (affirmative policy) , misalnya melaui pemberian insentif, dan berbagai program bantuan lainnya.
  2. Penerapan produk unggulan di tiap Kabupaten
  3. Pembangunan sektor agroindustri harus dilakukan secara simultan dengan pembangunan sektor pertanian primer (hulu) sehingga kinerja serktor pertanian primer dapat memenuhi tuntutan pengembangan sektor agroindustri.
  4. Pemerintah perlu meningkatkan produktivotas sektor pertanian primer dan mendorong pengembangan sektor agroindustri, khususnya sektor agroindustri berskala kecil.
  5. Pengembangan sumberdaya manusia petani sebagai pelaku agroindustri harus dilakukan , sehingga kualifikasi mereka memenuhi kebutuhan agroindustri.
  6. Pengembangan teknologi tepatguna yang mudah dan terjangkau biayanya oleh para petani.
  7. Program peningkatan akses terhadap pasar, modal dan teknologi.

Prof Basri sangat mengharapkan perubahan struktur ekonomi Sulawesi Barat harus segera dilakukan, salah satunya adalah Peningkatan ekonomi inklusif melalui peningkatan nilai tambahan industri pengolahan, peningkatan nilai tambah pertanian, peningkatan Nilai tambah jasa produktif, Peningkatan kesempatan Kerja dan peningkatan iklim investasi.

Perangkat Daerah baik Provinsi dan Kabupaten, kiranya dapat menjabarkan pola struktur perkembangan ekonomi Sulawesi Barat yang selama 10 tahun yang tidak mengalami perubahan yang bermakna, agar dapat Merancang Pembangunan Sulawesi Barat  ke depan dengan memperhatikan Keunggulan yang dimiliki Sulawesi Barat sebagai wilayah tiga dimensi : laut dangkal/dalam, dataran rendah, bukit dan pegunungan dan dataran tinggi. Letak geografis di Selat Makassar dengan panjang pantai lebih dari 700km dan memiliki pelabuhan laut dalam. Dapat menjadi penyanggah untuk provinsi- provinsi di Kalimantan. Modal sosial berupa pengabungan dari budaya maritim dan budaya pertanian.

Isu Strategis Sulawesi Barat: Sistem pemerintahan berbasis Elektronik, Peyediaan infrastruktur dasar, Ekonomi Inklusif, Pengangguran, Kemsikinan, Bencana Alam, Kualitas Lingkungan hidup dan Kualitas SDM. Sang Prof menyimpulkan

  1. Ada kebutuhan untuk mempercepat laju pertubuhan ekonomi Sulbar yang lebih berkualitas yang menunjang perubahan struktur ekonomi Sulbar.
  2. Keberhasilan pertumbuhan ekonomi Sulbar selama 10 tahun terakhir masih befrsifat “resource driven” dan belum nampak langkah-langkah inovatif dalam hilirisasi produk-produk pertanian Sulbar.
  3. Jalan singkat dan cepat bagi pertumbuhan ekonomi dan perubahan struktur ekonomi adalah melalui jalan pengembangan Agroindustri.

Sementara itu Keynote Speech kedua oleh Brigjen Pol Eko Budi Sampurna,  Kapolda Sulawesi Barat mempresentasekan  materinya dengan Judul Business Proces, yaitu hubungan kerja yang efektif  dan efisien antar unit organisasi untuk menghasilkan kinerja sesuai dengan tujuan pendirian organisasi agar menghasilkan keluaran yang bernilai tambah bagi pemangku kepentingan.

Beliau lebih mengarahkan pembangunan Sulawesi Barat sebagai susatu proses bisnis perlunya penyamaan presepsi, implementasi kebijakan pimpinan dan strategis kedepannya. Lebih menekankan solidaritas akan diri sendiri, situasi internal, kinerja dan kepercayaan publik. Menjelaskan beberapa gab yang terjadi pada kelembagaan yaitu kesalahan dalam pemahaman dalam mandat kelembagaan, Penyimpangan pelaksanaan realisasi kegiatan, dan kelemahan koordinasi dan sinergi lintas fungsi/unit kerja/lembaga

Bagaimana dengan Kabupaten Polewali Mandar?

Pembangunan Kabupaten Polewali Mandar dalam periode RPJMD tahun 2019-2024 telah bertekat untuk lebih maju dan mengantarkan rakyat lebih sejahtera. Sebagaimana tertuang dalam visi Pembangunan 5 tahun kedepan “POLEWALI MAJU, RAKYAT SEJAHTERA”

Setidaknya ada 4 indikator Goal pembangunan di Polewali Mandar sebagai penanda tercapainya visi pembangunan periode RPJMD 2019-2024, “POLEWALI MAJU RAKYAT SEJAHTERAH”

GOAL ini merujuk pada capaian 4 indikator Data Makro pembangunan periode 5 tahun sebelumnya (tahun 2015-2019) yang harus lebih baik untuk 5 tahun kedepan.

Data 5 tahun sebelumnya Menunjukkan bahwa peningkatan pertumbuhan ekonomi dan mempertahannya diatas 7%. sedikit turun, ditahun 2017 tercapai 7.34% ditahun 2018 turun menjadi 6.36%. Walaupun PDRB tertinggi di Sulawesi Barat Rp 8.878.280.- namun belum merata, hanya dinikmati orang-orang kaya, sementara orang-orang miskin (15.59% dari jumlah penduduk) tertinggi di Sulawesi Barat 0pengeluarannya masih dibawah garis kemiskinan Rp. 366.355.- perorang per kapita pertahun

IPM Polewali Mandar ditahun 2015 sebesar 60.67% naik menjadi 63.14% ditahun 2018, memang selalu naik tiap tahunnya namun masih selalu berada dibawah kabupaten lainnya di sulawesi barat .

Dalam RKPD Kabupaten Polewali Mandar tahun 2021 permasalahan capaiaan data makro pembangunan akan diperbaiki, mengsingkronkan tema provinsi dan kabupaten. Jika tema provinsi memperkuat pertumbuhan ekonomi yang berkualitas untuk pembangunan berkelanjutan, Dengan 5 sasaran dan arah kebijakan prioritas : Peningkatan kualitas SDM dan kualitas hidup masyarakat, Peningkatan tata kelola pemerintahan, Pembangunan infrastruktur dasar, Pembangunan ekonomi inklusif, Keberlanjutan lingkungan hidup. Maka tema pembangunan tahun 2021 kabupaten Polewali Mandar adalah peningkatan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas yang didukung sumber daya manusia, daya saing usaha dan infrastruktur.

Desk Musrembang Provinsi untuk RKPD Sulawesi Barat tahun 2021

Setelah acara seromoni pembukaan Musrembang Provinsi Sulawesi Barat Oleh Gubernur Ali Baal Masdar dan presentase keynote speech dari Prof. Dr.Basri Hasanuddin, MA, dan Brigjen Pol Eko Budi Sampurna. acara dilanjutkan dengan dengan rapat koordinasi perencanaan dengan antara Perangkat Daerah Provinsi dan 29 Perangkat Daerah Kabupaten Polewali Mandar

 

Desk musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi untuk RKPD Sulawesi Barat tahun 2021 dilakukan dengan uraian sebagai berikut:

  1. peserta antara Provinsi dan Kabupaten yang terkait dengan urusan dan bidang Urusan.
  2. tim pembahas yaitu yang terlibat dalam musyawarah perencanaan pembangunan.
  3. kesepakatan hasil pembahasan terdiri dari :
    • indikator dan target nasional yang harus dicapai dengan dukungan target kabupaten yang harus dicapai.
    • indikator dan target provinsi dan Kabupaten.
    • rencana kerja dan target provinsi dan di Kabupaten.
    • dukungan dan target Kabupaten terhadap prioritas provinsi.
    • usulan kabupaten yang diakomodir dan yang tidak diakomodir lengkap dengan volume dan satuannya.
  4. Kemudian ditandatangi oleh tim yang melakukan pembahasan sebagai Berita acara kesepakatan koordinasi tehnis perencanaan pembangunan tahun 2021 antara pemerintah provinsi sulawesi barat dan Kabupaten

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi, Kesehatan dan Sosial Masyarakat
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

Tentang Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi, kesehatan dan Pembangunan Kabupaten di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

<span>%d</span> blogger menyukai ini: