Kinerja Baik Diturunkan dan Kinerja Kurang Dinaikkan

Polewali Mandar, Sulawesi Barat @arali2008. Terlihat pada statistic blog pribadi saya www.arali2008.wordpress.com, jumlah pengunjung blog terlihat pola tiga tahunan, naik dan kemudian turun dan kemudian naik lagi, namun kenaikannya tidak melebihi kenaikan tiga tahun sebelumnya. Menarik untuk dianalisis (analisis sederhana), hubungan antara pengunjung blog dengan pengalaman kinerja jabatan terhadap postingan artikel dan atau berita kinerja, yang saya selalu tulis dan postingkan selama tahun 2008-2016.

presentation1

Jumlah Pengunjung blog yang terbaca dalam statistic blog http://www.arali2008.wordpress.com dari tahun 2008-2017

Terlihat pola bahwa kinerja yang sudah baik, namun kemudian turun, dan sulit untuk ditingkatkan, karena naik turunya kinerja ini berhubungan dengan mutasi jabatan dan atau kepekerjaan, yang mempengaruhi tulisan-tulisan yang dipostingkan, diasumsikan bahwa  kinerja yang sudah baik pada jabatan sebelumnya, “diturunkan” demi menaikan kinerja yang kurang pada jabatan yang baru yang dijabat oleh pejabat lama. Bahasa kebijakan adalah penyegaran jabatan, apakah demikian ? setidaknya pola pada statistik pengunjung blog saya, menggambarkan demikian.

Nabi Muhammad Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika amanat telah disia-siakan, tunggu saja kehancuran terjadi.” Ada seorang sahabat bertanya; ‘bagaimana maksud amanat disia-siakan? ‘ Nabi menjawab; “Jika urusan diserahkan bukan kepada ahlinya, maka tunggulah kehancuran itu.” (BUKHARI – 6015)

Kinerja saya menurun …..

Kinerja saya sebagai penulis blog yang dilihat pada jumlah pengunjung ditahun 2016 menurun, salah satunya penyebabnya adalah adanya mutasi saya dari Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar ke Sekretariat DPRD Polewali Mandar, sehingga tulisan pada blog saya dengan tagline, Opini dan Fakta Empiris, merubah subtansi tulisan, yang sebelumnya lebih menekankan pada kerja mandiri fungsional (bc. seputar epidemiologi gizi dan kesehatan di Polewali Mandar Sulawesi Barat) beralih ke kerja structural.

Kinerja saya  ketika  menjabat  sebagai tenaga fungsional Epidemiologi gizi dan Kesehatan mulai dari tahun 2008 – 2012 terus naik, kegiatan-kegiatan tehnis fungsional ditekuni, catatan-catatan pada kertas kerja dibuatkan narasi, dikemas sesuai dalam bentuk artikel dan berita ilmiah, setelah melalui proses pengeditan, postinganpun diterbitkan pada blog pribadi www.arali2008.wordpress.com, pengalaman dan keahlian tertempa dengan  baik, professional dapat berkembang dengan baik, statistik pengunjung blogpun terlihat naik.

Kinerja Fungsional masih lebih baik …….

Ketika di mutasi sebagai pejabat structural sebagai Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar di tahun 2013, kegiatan fungsional di tinggalkan. Konsentrasi pada jabatan baru, dimulai dari pekerjaan dasar, sehingga kinerja turun, pekerjaan ditata kembali, sedikit-demi sedikit kinerja membaik (bc.naik), sehingga tahun kedua dan ketiga, pengunjung blog dapat naik kembali, namun kenaikan ini bukan merupakan peningkatan dari kerja-kerja fungsional, tetapi kerja-kerja structural, kerja-kerja fungsional sedikit-demi sedikit hilang, kinerja structural meningkat, namun peningkatannya tidak melebihi kerja-kerja fungsional.

Dapat dimengerti karena kerja-kerja structural pada dasarnya hanya tertumpu pada  kerja tim, ketika tim kerja sudah berjalan dengan baik dan benar, maka peningkatan kinerja cenderung stagnan (tetap), yang bertambah hanya volume kegiatan, tetapi jenis kegiatan tetaplah sama termasuk maksud dan tujuan pencapaiannya, misalnya saja  menyediaan RKA- DPA SKPD (Rencana Kerja Anggaran- Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang harus disiapkan setiap tahun, bila RKA dan DPA SKPD sudah tersedia, maka capaian kegiatannya telah tercapai. RKA-DPA SKPD tiap tahunnya selalu sama, kalaupun berubah, hanya dalam bentuk volume atau jenis kegiatannya, strukturnya tetaplah sama, dengan kerja tim semua kegiatan dapat di atasi.

Sangatlah berbeda dengan kerja-kerja fungsional yang sifatnya adalah kerja mandiri, peningkatannya menunjukan keahlian, kepakaran dalam kerja fungsional, maksud dan tujuannya sangat jelas yaitu ahli dibidangnnya, misalnya saja ahli dalam bidang fungsional epidemiologi kesehatan atau ahli dalam kerja-kerja fungsional kesehatan lainnya, sehingga secara statistic dapat diukur misalnya jumlah kasus yang diatasi, semakin ahli semakin banyak kasus yang diatasi.

Kerja-kerja structural (Pejabat Struktural), cenderung akan turun kembali bila dalam tahun tertentu biasanya 3-4 tahun kemudian di mutasi ke jabatan structural baru lainnya, misalnya penulis, ketika dimutasi ke keluar SKPD lainnya sebagai pejabat struktur lainnya, kinerja turun kembali, terutama pada tahun pertama menjabat, tahun-tahun berikutnya bisa terus naik dan atau bisa juga turun, dapat diasumsikan kenaikannya tidak akan melebihi kenerja pada jabatan strukturalnya sebelumnya.

Pembelajaran yang didapat………

Pola bahwa kinerja yang sudah baik, turun, dan sulit untuk ditingkatkan, karena naik turunya kinerja setiap tulisan pada blog yang dikunjungi oleh pembaca di dunia maya, berhubungan dengan mutasi jabatan dan atau kepekerjaan, ada banyak pembelajarannya yang dapat dicermati diantaranya  adalah

  1. Bekerjalah sesuai dengan keahlian, karena bekerja dengan keahlian dapat dengan jelas meningkat kinerja. ANDA AKAN TERLIHAT AHLI DIBIDANGNYA.
  2. Mutasi pekerjaan dapat meningkatkan kinerja dapat pula menurunkan kinerja, dapat meningkatkan kinerja bila mutasi pekerjaan sesuai dengan keahlian pekerjaan sebelumnya, bila tidak sesuai, ada kecenderungan dapat menurunkan kinerja.
  3. Mutasi pada tahun pertama dapat menurunkan kinerja, terutama mutasi kinerja pada jabatan structural, demikian juga pada pada mutasi jabatan fungsional ke jabatan structural, pada tahun pertama dapat menurunkan kinerja.
  4. Dibutuhkan satu tahun penyesuaikan untuk dapat penguasaan pekerjaan baru, dan kemudian bekerja untuk meningkatkan kinerja tahun berikutnya, namun agak sulit untuk mencapai kinerja pada capaian pekerjaan jabatan sebelumnya
  5. Mutasi dengan jenis pekerjaan atau jabatan yang berbeda, tidak dapat meningkatkan keahlian pekerjaan sebelumnya secara maksimal, ada kecenderungan pekerjaan yang digeluti sebelumnya dengan berbagai sumber daya yang telah diperolehnya, tidak berguna lagi.
  6. Dibutuhkan strategi baru untuk meningkat kinerja yang telah ditetapkan terhadap pekerjaan baru dijabat, namun demikian kinerja sekali lagi capainya tidak akan maksimal dan atau tidak melebihi capaian kinerja jabatan sebelumnya.

Kesimpulannya adalah KINERJA MENURUN KARENA SENGAJA DITURUNKAN, ALIAS TIDAK DIAMANATKAN LAGI OLEH PIMPINAN. Tidak amanah dalam pengertian menempatkan seseorang tidak sesuai dengan keahliannya, menempatkan seseorang dengan maksud dan tujuan sebagai penyegaran pada dasarnya hanyalah menyeimbangkan  seseorang yang mempunyai kinerja baik dan seseorang yang kinerjanya kurang baik. KINERJA BAIK DITURUNKAN DAN KINERJA KURANG DINAIKKAN.Apakah demikian ?! Koq ! terlihat “zalim” dan “bodoh”,  Wallahu a’lam

“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh.”(QS Al-Ahzab 72)

 Semoga kinerja saya di tahun 2017 lebih baik lagi

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi dan Kesehatan
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

Iklan

Perihal Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi dan kesehatan di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: