Dari Pengambilan Data Kualitas Pelayanan Kesehatan Ibu (Maternal)

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.— Angka KematianIbu (AKI) di Indonesia masih termasuk tinggi dibandingkan dengan negara-negara di ASIA, data tahun 2007 mencatat AKI di Indonesia mencapai 228 per 100.000 kelahiran hidup. Walaupun angka ini dipandang mengalami perbaikan dibanding tahun-tahun sebelumnya, target The Millennium Development Goals (MDGs) yang  ke Lima yaitu Menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) menjadi 102 per 100.000 klahiran hidup pada tahun 215 masih akan sulit terwujud. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menurunkan angka ini, salah satunya  dengan pelaksanaan paket pelatihan Pelayanan Obstetrik dan Neonatal Emergensi Dasar dan Komprehensif (PONED-PONEK), Namun dalam beberapa tahun terakhir inipun belum terdapat penurunan AKI yang signifikan.

Permasalahan Angka (jumlah) Kematian Ibu di Kabupaten Polewali Manda dalam tiga tahun terakhir (2009-2012) adalah sistem pencatatan dan pelaporan termasuk analisis keenderungan resiko kesakitan dan kematian tidak mampu mendeteksi dengan tepat untuk dapat mencegah kesakitan dan kematian ibu, demikian juga dengan hasil analisis laporan Pemantauan Wilayah Setempat Kesehatan Ibu dan Anak (PWS-KIA) belum digunakan untuk mendeteksi wilayah-wilayah yang cakupannya rendah untuk segera diintervensi, sehingga tidak mengherankan angka (jumlah) kematian ibu tiga tahun terakhir  menunjukkan angka yang stagnan. Baca pos ini lebih lanjut

Mengartikan dan memaknai Laporan SP2TP-LB1-Jenis Penyakit Puskesmas

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.– Bahwa Kunjungan pasien rawat jalan kadang dalam satu bulan, pasien datang berkunjung 2-3 kali ke puskesmas untuk mendapatkan pengobatan lanjutan, jenis penyakitnya kadang bisa merubah kode ICD jenis penyakitnya seperti misalnya infeksi akut pada sistem pernapasan bagian atas, berpindah ke penyakit lain pada sistem pernapasan bagian atas, sehingga tidak mengherankan  penyakit ini  masih ditemukan angka yang cukup besar. Merupakan salah satu catatan penulis sejam dari pertemuan umpan balik, verifikasi dan mencoba mengartikan dan memaknai angka-angka yang terdapat dalam  laporan SP2TP-LB1 Jenis Penyakit pada Dokter (umum dan gigi) dan perawat Puskesmas di Kabupaten Polewali Mandar tanggal  25 Februari 2012 Ruang pertemuan Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar.

SP2TP-LB1 Jenis Penyakit adalah Singkatan dari Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas Laporan Bulanan dengan Lembaran Jenis Penyakit.  Laporan SP2TP-LB1-Jenis Penyakit ini adalah salah satu dari 4 jenis laporan yang ada dalam format SP2TP yaitu

  1. SP2TP-LB1- Jenis Penyakit yang masih menggunakan kode penyakit ICD-9.
  2. SP2TP-LB2- Penggunaan Obat
  3. SP2TP-LB3- Program Puskesmas berisi laporan program yang dilaksanakan oleh Puskesmas misalnya Laporan hasil program perbaiakan Gizi, Laporan hasil Program KIA-KB, Laporan Program Imunisasi, Laporan Program P2M dll.
  4. SP2TP-LB4- Kegiatan Pelayanan di Puskesmas yang berisi laporan kunjungan jumlah kunjungan rawat jalan dan inap puskesmas, laporan jumlah pasien dengan perawatan kesehatan masyarakat, laporan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, laporan jumlah kegiatan penyuluhan, laporan jumlah kegiatan kesehatan lingkungan dan laporan jumlah pelayanan laboratorium

Laporan SP2TP-LB1-Jenis Penyakit merupakan Laporan bulanan perpuskesmas dari pencatatan dan pelaporan diagnosa atau penetapan jenis penyakit yang dilakukan oleh dokter Puskesmas dan petugas lainnya yang diberi tanggung jawab (dokter umum, dokter gigi dan perawat senior) terhadap kunjungan pasien rawat jalan di Puskesmas, pustu dan puskemas keliling yang dikategorikan berdasarkan jenis penyakit per kelompok umur  dengan klasifikasi kode penyakit internasional  sembilan (ICD-9). Laporan LB1-Jenis penyakit ini, berhubungan langsung, ———-satu kesatuan sistem  pencatatan dan pelaporan———- dengan LB2 Penggunaan obat demikian juga dengan LB3 hasil-hasil dari laporan program puskesmas dan LB-4 Kegiatan pelayanan yang ada di Puskesmas. Baca pos ini lebih lanjut

“Mengundurkan diri” dari Pengelolaan Jamkesmas-BOK tahun 2012

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.—Tiba-tiba salah seorang Tim Penyusun SK Kepala  Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar tentang Pengelolaan Jamkemas-BOK tahun 2012 mengatakan kepada saya “ Pak Arsad (Penulis : Arsad RahimAli) tidak lagi dilibatkan dalam Tim Pengelolaan Jamkesmas-BOK tahun 2012 karena telah mengundurkan diri”. Saya sedikit kaget, karena saya (penulis) sama sekali tidak perna mengatakan mengundurkan diri dalam pengelolan Jamkesmas-BOK, penulis cuman mengajukan tiga alasan jika masih dilibatkan dalam Tim Pengelolaan Jamkesmas-BOK ditahun 2012, rupanya mereka mengartikan itu sebagai pengunduran diri.

Sebagaimana tahun sebelumnya (2011) penulis penjabat sebagai  Koordinator verifikasi dan klaim  kegiatan Jamkesmas, Jampersal dan Bantuan Operasional Kesehatan. Pada tahun 2012 ini tidak dilibatkan lagi dalam kegiatan tersebut yang menurut alasan mereka penulis telah meminta mengundurkan diri (red: Bukan saya yang meminta) tapi penulis cuman menyarankan tiga alasan yang bila dapat dipenuhi jabatan itu siap untuk menerimanya kembali di tahun 2012. Namun ketiga Alasan tersebut yang membuat mereka mengatakan saya telah mengundurkan diri.

Baca pos ini lebih lanjut

Berpartisipasi Dalam Penyusunan Instrumen Kabupaten Layak Anak

Acara Pembukaan Penyusunan Instrumen KLA Berbasis Masayarakat Kerja sama Pemda Polewali -Unicef di Hotel Lilianti Polewali tgl 29-31 Januari 2012

Polewali Mandar Sulawesi Barat.@arali2008.–  Penyusunan Instrumen Kabupaten Layak Anak (KLA) Berbasis Masyarakat yang dilaksanakan di Hotel Lilianto Polewali  dari tanggal 29-31 Januari 2012, kerja sama Pemda Polewali Mandar- Unicef adalah tindak lanjut dari pelaksanaan  pertemuan dialog menggagas masa depan (Future Search Dialog) Kabupaten Layak Anak (KLA) yang dilaksanakan di Hotel  D’Maleo Mamuju  tanggal 7-9 Desember 2011, dihadiri berbagai 52 stakeholder (termasuk penulis) dari kabupaten Polewali Mandar.  Program pengembangan  Kabupaten/kota Layak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Dalam penentuan indikator Desa Layak Anak dibidang Kesehatan dengan sasaran penduduk (Ibu hamil, Bayi, Balita dan Anak Sekolah) , selayaknya janganlah menggunakan presentase karena bisa terjebak  dalam data pembaginya yaitu sasaran penduduk yang hanya menunjukkan jumlah tetapi tidak menunjukkan  sasaran penduduk yang terregistrasi, terupdate yang menunjukkan by name, bayi address and by services. Baca pos ini lebih lanjut

Laboratorium Kesehatan Daerah Polewali Mandar

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.– Laboratorium Kesehatan Daerah Polewali Mandar yang selanjutnya disingkat dengan LABKESDA adalah salah satu Unit Pelaksana Tehnis Penunjang Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar. Terbentuk sejak awal tahun 2001 saat era desentraliasi (otonomi daerah) mulai diberlakukan. Selama 10 tahun (2001-2010) beroperasi  sebagai unit penunjang Dinas Kesehatan selalu berada dalam satu gedung Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar yang beralamat di Jalan Andi Depu nomor 2 Polewali. Mulai tahun 2012 ini Laboratorium Kesehatan Daerah Polewali Mandar telah menempati gedung tersendiri yaitu Gedung Eks Puskesmas Massenga Kecamatan Polewali.

LABKESDA Polewali Mandar  sebagai Unit Pelaksana Tehnis Penunjang Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar dibangun pada tahun 2001 atas prakarsa dr. Achmad Azis M.Kes (Kadinkes 1999-2008), dan kepada penulis bersama teman-teman diperintahkan mendesain pembentukan UPTnya. Kepala UPTnya dijabat pertamakali oleh ibu Sumiati, SKM, telah beberapa kali berganti kepala UPTnya misalnya Muh. Anwar SKM dan kemudian digantikan Oleh Ibu Djamilah SKM yang menjabat sampai Sekarang. Sejak Tahun 2010, oleh Kepala Dinas Kesehatan dr. H. Ayub Ali, MM kemudian mengembangkannya dengan penambahan sarana dan prasarana yang lebih memadai serta mempunyai gedung tersendiri.

Ibu Djamilah, SKM Kepala  UPT Laboratorium Kesehatan Daerah ketika diwawancarai penulis mengatakan “Laboratorium Kesehatan ini akan selalu memberikan  pelayanan kesehatan yang terbaik kepada semua pelanggan sebagai jawaban terhadap kepercayaan yang telah diberikan oleh pasien dan pihak-pihak yang membutuhkan layanan laboratorium kesehatan dalam upayanya menunjang diagnose dokter maupun diagnose kesehatan masyarakat” Baca pos ini lebih lanjut

Kosong ! Jabatan Strategis Operasional Tehnis Dinkes Polewali Mandar.

Polewali Mandar Sulawesi Barat.@arali2008.— Jabatan Strategis Operasional tehnis Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar dalam keadaan kosong. Jabatan strategis operasional tersebut adalah Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar, Kepala Seksi wabah dan bencana (termasuk kegiatan survailans epidemiologi). Dan Kepala Unit Pelaksanan Tehnis penunjang Kesehatan Keluarga.

Ketiga jabatan ini adalah jabatan structural setingkat eselon IV, sebagaimana jabatan structural eselon IV lainnya  pada lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar yang menggunakan struktur organisasi pola maksimal ini, sebagian besar tugas dan fungsinya adalah bersifat operasional tehnis.  Dari keseluruhan jabatan yang bersifat operasional tehnis,  ketiga jabatan ini sangat-sangatlah strategis dalam melaksanakan tugas dan fungsi Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar  sebagai pelaksana kegiatan pelayanan kesehatan harian dan mingguan yang bersifat menyeluruh secara promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Baca pos ini lebih lanjut

Puskesmas Induk Campalagian telah menerapkan mutu pelayanan

Bagian Belakang Puskesmas Induk Campalagian

Polewali Mandar Sulawesi Barat. @arali2008.— Puskesmas Induk Campalagian  adalah salah satu dari 20 Puskesmas yang ada di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat. Puskesmas ini merupalan Puskesmas Induk dari 2 Puskesmas yang berada di WIlayah Kecamatan Campalagian  yaitu Puskesmas Campalagian (Induk) dan Puskesmas Katumbangan sebagai Puskesmas pengembangannya.  Puskesmas Induk Campalagian merupakan puskesmas perawatan, mempunyai jumlah desa/kelurahan sebanyak 13, jumlah penduduknya sebanyak 38.914 jiwa, terletak di Ibu kota Kecamatan Campalagian dengan letak geografis rawai, pantai, daratan rendah dan berbukit.

Puskesmas Induk Campalagian beralamat di jalan poros Majene Kecamatan Campalagian berbatasan dengan Kecamatan Luyo bagian Utara dan Timur.  Dan Kecamatan Balanipa pada bagian Barat Sementara bagian selatannya telut Mandar selat Makassar. Baca pos ini lebih lanjut