Catatan Akhir Tahun 2020, “Covid19 Tak Terkendali”.

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.– Pengendalian Pandemi Covid19 dengan protokol kesehatan yang diterima dan dipraktekkan oleh masyarakat dengan prinsip 3M (Menjaga Jarak, Memakai Masker, dan Mencuci Tangan) dalam dua minggu periode bulan Desember 2020, tidak bisa membendung peningkatan kasus ODP dan PDP, “Covid19 Tak Terkendali”.

130924620_3651930058247669_152530305125715314_o

Menyingkapi hal tersebut, berikut sedikit catatan akhir tahun perihal covid19 selama Maret-Desember 2020. Dan beberapa kewaspadaan terhadap diri, keluarga dan masyarakat diwilayah di mana saya kerja dan tinggal, terutama mereka yang yang dinyatakan sebagai Orang Dalam pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan hubungan dengan imunitas tubuh.

ODP adalah Mereka yang Terpapar Covid19.

ODP adalah Orang Dalam Pemantauan atau orang yang telah terpapar covid19 dari orang yang positif covid19. Baik mereka yang taat dengan protokol kesehatan 3M maupun mereka yang tidak taat dengan protokol kesehatan 3M. Karena prinsip 3M Protokol Kesehatan adalah mencegah keterpaparan Covid19. Tentu mereka yang menggunakan 3M daya paparan covid19 lebih kecil daripada mereka yang tidak menggunakan 3M. Mereka yang terpapar covid19  direkomendasi oleh Tim Pengendali Covid19 suatu Daerah untuk melakukan Isolasi Diri selama 14 hari.

Mereka yang menggunakan 3 M merasa rawan untuk terpapar covid19. Merasa bahwa tubuh mereka tidak kuat untuk melawan covid19. Sementara mereka yang tidak menggunakan 3M walau mereka tahu sesuai aturan pemerintah yang sudah harus menggunakan 3M. Mereka jarang menggunakan karena mereka yakin dengan keadaan tubuh mereka yang sehat bugar dengan imunitas dapat melawan covid19.

Intinya adalah ODP tergantung dari keadaan tubuh yang sehat dan bugar dengan imunitas tubuh yang dapat mencegah status terpapar menjadi tidak sehat alias sakit karena covid19.

PDP adalah Mereka yang Sakit karena Covid19.

PDP adalah Pasien dalam pengawasan atau mereka yang terpapar covid19 yang kemudian karena imunitas tubuh lemah virus dengan mudah masuk dalam jaringan tubuh sehingga membuat mereka sakit untuk dirawat dan diawasi di rumah sakit. Teman saya yang kerja di Provinsi Sulbar memberitahukan bahwa Rumah Sakit Sulbar sudah tidak mampu lagi menampung mereka yang dinyatakan sebagai ODP atau pasien untuk dirawat dan diawasi dengan tujuan utama asuhan rawat dan pengawasan adalah meningkatkan daya imunitas tubuh dan mencegah dampak gangguan organ tubuh lainnya akibat imunitas yang rendah.

132089733_1841028256056086_7255316397516404139_oIntinya yang tulis disini adalah imunitas tubuh yang sehat dan bugar harus selalu terjaga. Menggunakan 3M hanya untuk mencegah keterpaparan covid19 tapi tidak untuk meningkatkan dan mempertahankan Imunitas tubuh. Program pemerintah dengan 3M. Sementara program peningkatan Imunitas tubuh secara alamiah dikembalikan kepada masing-masing induvidu, keluarga atau masyarakat. Belum saya lihat program peningkatan Imunitas tubuh dalam pencegahan covid19 selama sejak negri ini menyatakan covid19 sebagai pandemi. Sehingga tidak mengherankan peningkatan kasus covid19 yang tidak terkendali harus terjadi di dua minggu terakhir di bulan Desember 2020.

Andai saja pemerintah memprogramkan 3M Protokol Kesehatan plus meningkatkan imunitas tubuh alamiah Secara teori program pengendaliaan pandemi covid19 dapat ditekan mengikuti pola pengendalian negara-negara tetangga di Asia Tenggara yang cenderung menurun. Karena mereka memprogramkan 3M plus meningkatkan Imunitas Tubuh secara alamiah.

Worldometer mempublikasikan data perkembangan penderita covid19 di Asia Tenggara dalam periode 1 Maret -12 Desember 2020.

Menunjukan bahwa Indonesia dalam hal pengendalian pandemi covid19 gagal total. Semua negara di Asia Tenggara kecuali Indonesia menunjukan pengendalian yang baik. Sebaliknya Indonesia penambahan kasus terkonfirmasi covid19 yang tidak terkendalikan.

Situasi ini oleh Pusdating Kemenkes RI memberi gambaran telah memperburuk berbagai situasi perlindungan Hak Asasi Manusia dari kemiskinan dan pengangguran yang meningkat dan diskriminasi yang semakin mengakar.

Seakan dengan ketiadaan program peningkatan Imunitas tubuh secara alamiah sebagai program pemerintah, dan adanya peningkatan kasus yang tak terkendali menjas untuk segera memberlakukan program pemberian vaksin covid ditahun 2021 nanti. Padahal berdasarkan catatan perkembangan kasus diatas, bahwa terjadinya kasus karena adanya Imunitas tubuh yang rendah. Memberikan gambaran imunitas tubuh sebagian masyarakat Indonesia masih kurang kuat menolak atau melawan paparan covid19.

Paparan covid19 ini kurang lebih sama dengan pemberian vaksin covid sebagai antigen meningkatkan daya imunitas tubuh sangat beresiko. Karena sudah merupakan prinsip umum suatu vaksin hanya bisa diberikan kepada yang mereka yang dinyatakan memiliki imunitas yang baik, tubuh sehat dan bugar. Tidak diberikan kepada mereka dengan tubuh belum siap menerima vaksin covid, bisa jadi mereka yang diberi vaksin bukan untuk memicu peningkatan daya imunitas tapi sebaliknya justru akan menderita covid19 dan juga munculnya efek samping lain yang menyertainya.
—-
Semoga bisa lebih terkendalikan

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi, Kesehatan dan Pembangunan
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

Tentang Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi, kesehatan dan Pembangunan Kabupaten di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

<span>%d</span> blogger menyukai ini: