Evaluasi APBDes 2021 Kabupaten Polewali Mandar

Dalam evaluasi perencanaan pembangunan semisal pembangunan tingkat desa, sinkronisasi dan konsistensi dalam struktur logika program APB-Desa, mulai dari Penyusunan Rencana Kerja Desa sampai dengan Dokumen Pelaksaanaan Anggaran Desa tidak boleh ada yang berubah. Bila ditemukan ketidak sesuaian maka dalam evaluasi harus dilakukan perbaikan, bila tidak dilakukan perbaikan maka ini merupakan awal dari suatu kegagalan yang akan terbawah dalam kegagalan dalam pelaksanaan kegiatan program pembangunan Desa.

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.– Ditugaskan oleh pimpinan untuk mengevaluasi final APBDes  tahun 2021 untuk desa-desa diwilayah Kecamatan Wonomulyo dan Kecamatan Mapilli.  Bergabung dalam Tim Evaluasi yang terdiri dari Tenaga Ahli Desa, OPD Badan Pemerintahan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat, Badan Keuangan Daerah dan Inspektorat, saya sendiri mewakili Badan Penelitian Pengembangan dan Perencanaan Daerah.

Tugas evaluasi APBD desa yang dilakukan Balitbangren adalah mensinergikan Tujuan dan Sasaran RPJMD dan Rencana Startegis Pembangunan Desa. Dan mengsingkrokan dan melihat konsisten antara dokumen RKP Desa dan APBDes tahun 2021. Memastikan bahwa Penyusunan APB-Desa 2021 telah disusun berdasarkan dokumen RKP Desa 2021.

Desk Evaluasi APBDdes 2021 Kabupaten Polewali Mandar

Desk Evaluasi APBDes 2021 Kabupaten Polewali Mandar

Metode yang dilakukan untuk melakukan evaluasi APBDes ini dilakukan dengan metode desk, dimana setiap desa dapat menunjukan dokumen RKPDes dan APBDes  pada meja yang telah disiapkan dan kemudian secara bersama-sama (antar desa dan Evaluator)  mensinergikan Tujuan dan Sasaran RPJMD dan Rencana Strategis Pembangunan Desa. Dan Mengsingkrokan dan melihat konsisten antara dokumen RKP-Desa dan ABP-Desa. Antara RKP-Desa dan APB-Desa, uraian-uraian  Bidang, Sub Bidang dan Kegiatan serta Tujuan dan sasaran yang dicapai  harus sesuai. Bila ditemukan ketidak sesuaikan maka akan dilakukan perbaikan atau catatan perbaikan.

Telaahan Evaluasi Dokumen RKP-Desa 2021 dapat gambarkan sebagai berikut

  1. Rencana Kerja Pemerintah Tahunan Desa yang diselanjutnya disingkat RKP-Desa, sebagai penjabaran Rencana Startegis Pembangunan Desa Lima Tahunan, dibuat dengan peraturan Kepala Desa guna menjabarkan lima bidang dalam yang tertuang dalam RKP Desa yaitu 1) Bidang pemerintahan desa. 2) Bidang pelaksanaan pembangunan desa, 3) Bidang pembinaan kemasyarakatan, 4) Bidang pemberdayaan masyarakat. 5) Bidang pengendalian bencana, kedaruratan dan mendesak desa. Bidang-bidang tersebut dijabarkan dalam sub bidang dan kegiatan yang disesuaikan dengan kemampuan pendanaan dengan sumber-sumber pendanaan berupa Pendapatan Desa, Bantuan Kabupaten berupa aloaksi dana desa dan bagi hasil pajak daerah serta Bantuan Pemerintah Pusat yang ditetapkan serta penentuan sasaran/manfaat yang akan diperoleh.
  2. Jenis-jenis dokumen berupa:
    • Peraturan Kepala Desa tentang Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) yang berisi Dokumen RKP Desa. Disertai dengan Berita Acara Penyusunan RKPD Desa berisi: 1) Uraian program dan kegiatan tahunan skala desa. 2) Uraian program dan kegiatan tahunan skala kabupaten, propinsi dan pusat
    • Pagu indikatif program dan kegiatan sesuai dengan bidang, sub bidang dan kegiatan dengan sumber dana:  1) Dana Desa (APBN), 2) Alokasi dana Desa (bagian dana perimbangan kabupaten/kota), 3) Dana bagi hasil pajak dan retribusi. Dan 4) Bantuan Keuangan ( APBD Provinsi dan APBD Kabupaten)
    • Persetujuan Bersama Kepala Desa dengan Badan Permusyawaratan Desa disertai dengan Berita Acara Musrembang Desa antara Desa dan BPD
    • Berita Acara Musrembang tahunan Desa dengan Isian format RKP Desa dengan isian; 1) Bidang dan Jenis kegiatan, 2) Lokasi, 3) Volume kegiatan, 4) Sasaran/manfaat. 5) Waktu pelaksanaan. 6) Biaya dan sumber. 7) Pola Pelaksanaan (Swakelola, kerja sama antar desa, Kerja sama Pihak Ketiga)
    • Rencana Pelaksanaan Kegiatan.

Beberapa catatan perbaikan yang ditemukan diantaranya : Penulisan Sasaran/manfaat belum sesuai dengan maksud dan tujuan sasaran dan manfaat yang ingin dicapai, misalnya kegiatan pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil  dengan sasaran penurunan stunting dengan manfaat yang diperoleh ibu-ibu dapat melahirkan bayi dengan tidak stunting. Sebagaimana diketahu bahwa seorang yang hamil itu terdiri dari dua komponen yaitu komponen ibu dan kompoen bayi dalam kandungannya. bahwa pemberian makanan untuk ibu hamil itu adalah sasarannya ibu hamil itu sendiri bukan bayi yang dikandungnya. Jadi intervensi yang tepat adalah pemberian multi vitamin untuk ibu hamil, karena multi vitamin ini sangat dibutuhkan bayi dalam kandungan. Sehingga penentuan sasaran yang tepat adalah menurunkan stantung dari 20 % menjadi dibawah 5% dalam tahun pelaksanaan dapat tepat sasaran dan manfaat yang diperoleh. Dan kemudian Tujuan dan sasaran kegiatan ini dapat dituangkan dalam Rencana Pelaksanaan Kegiatan Desa.

Catatan dalam Telaahan Evaluasi Dokumen RKP Desa 2021 adalah Konsistensi dalam penulisan strutuktur perencanaan masih ditemukan ketidak sesuaian dengan struktur standarnya yaitu struktur logika program harus sama dalam penyusunan mulai dari dokumen RKP Desa sampai dengan apa yang terlihat pada Dokumen APD Desa, struktur logika program tersebut adalah.

  1. Uraian bidang
  2. Uraian sub bidang
  3. Uraian jenis kegiatan dengan satuan dan uraian anggarannnya
  4. Uraian sasaran dan manfaat dari setiap jenis kegiatan
  5. Dan penyusunan Rencana Pelaksanaan Kegiatan

Telaahan Evaluasi Dokumen RKP Desa 2021 bila disingkronsikan atau diselaraskan dengan dokumen APB-desa 2021, belum sesuai, sehingga diharuskan untuk dilakukan perbaikan. Penting dilakukan perbaikan agar ekspektasi perencanaan kegiatan dalam RKP desa sudah dapat memberikan gambaran keberhasilan 50 Persen. Dan dengan eksekusi pelaksanaan kegiatan sebesar 50 persen maka sasaran dan manfaat  setiap kegiatan dapat tercapai 100 persen. Sebagai bukti evaluasi dilakukan  penandataan lembar evaluasi yang berisi : 1) Aspek administrasi dan legalitas dan 2) Aspek kebijakan dan struktur APB-Desa yang meliputi ketentuan umum, pendapatan, belanja dan pembiayaan.

 ————-

Sumber bacaan: Dokumen RKPDes  dan RAPBDes tahun 2021 Desa pada Kecamatan Wonomulyo dan Kecamatan Mapilli Kabupaten Polewali Mandar.

 –

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi, Kesehatan dan Pembangunan
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

Tentang Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi, kesehatan dan Pembangunan Kabupaten di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: