Tujuan dan Sasaran Pembangunan Kabupaten Polewali Mandar Tahun 2019-2024

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.– Target capaian 6 Tujuan (Goal) dan 17 Capaian Sasaran (Objetives) pembangunan kabupaten Polewali Mandar periode tahun 2019-2024. Merupakan penjabaran  VISI : Polewali Mandar Maju dan Rakyat Sejahtera. Dan penjabaran empat MISI untuk perangkat daerah dalam melaksanakan program dan kegiatan yang tertuang dalam pelaksanaan APBD setiap tahunnya.

Penjabaran Misi dalam tujuan dan sasaran pembangunan yang terdapat dalam RPJMD Kabupaten Polewali Mandar tahun 2019-2024 (Tabel 6.3.2 RPJMD 2019-2024). Karena adanya pandemi covid19 diasumsikan akan sulit dicapai sampai dengan akhir tahun 2024.

Berikut diuraikan tujuan dan sasaran pembangunan kabupaten Polewali Mandari dari capaian awal penyusunan tahun 2018 sampai dengan akhir tahun 2024 yang target untuk dicapai:

Misi Pertama : Mewujudkan taraf hidup masyarakat yang lebih baik dan SDM yang berkualitas dan religius.

Misi pertama ini  dengan tujuan yang akan dicapai : Meningkatkan Taraf Hidup  yang ditandai dengan Peningkatan IPM dari 63.14% ditahun 2018 menjadi 68.93% ditahun 2024. Dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia yang ditandai dengan penurunan kemiskinan dari 15.97% ditahun 2018 menjadi 9.50% di tahun 2024

Pencapain tujuan ini dengan target sasaran

  1. Meningkatnya kesejahteraan masyarakat yang ditandai dengan Penurunan kemiskinan dari 15.97% ditahun 2018 menjadi 9.50% di tahun 2024
  2. Berkurangnya Pengangguran yang ditandai dengan Tingkat Partisipasi Angkatan kerja  (TPAK) dari 66.63 % menjadi 70.00% dan Tingkat Pengangguran Terbuka  (TPT) dari 3.92% menjadi 3.64% dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2024.
  3. Meningkatkanya Ketahanan Pangan yang ditandai dengan Naiknya skor pola pangan harapan dari 79.02 menjadi 90.00 dan Pengeluaran konsumsi rata-rata perkapitan Rp. 699.721 menjadi Rp. 849.597 dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2024.
  4. Berkembangnya usaha ekonomi lokal yang ditandai dengan meningkatnya presentase desa maju dan mandiri dari 1.39% menjadi 25.00%. dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2024.
  5. Meningkatnya kualitas pendidikan yang ditandai dengan Capaian Rata-rata Lama Sekola (RLS) dari 7.19 tahun menjadi 7.72 tahun dan Harapan lama Sekolah (HLS) dari 13.31 tahun menjdi 14.80 tahun dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2024.
  6. Meningkatnya Derajat Kesehatan, yang ditandai dengan peningkatan harapan hidup dari 61.97 tahun ditahun 2018 menjadi 63.21 tahun di tahun 2024
  7. Meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak yangditandai dengan pencapaian Indeks Pembangunan Gender (IPG) dari 91.48 menjadi ditahun 2018 menjadi 93.07 ditahun 2024 Dan Predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) dari predikat Pratama ditahun 2018 menjadi predikat Kabupaten Layak Anak di tahun 2024

Misi Kedua : Memperkuat kemandirian ekonomi berbasis potensi

Tujuannya adalah : Meningkatnya Daya Saing Ekonomi yang Merata dan Berkualitas yang ditandai dengan Presentase Pertumbuhan Ekonomi dari 7.34 % ditahun 2018 menjadi 7.49% ditahun 2024 dengan pencapaian sasaran :

  1. Meningkatkan Daya Saing Usaha Industri pengolohan dan Perdagangan yang ditandai dengan Presentase laju pertumbuhan PDRB sector industry pengolohan dai 7.42 ditahun 2018 menajdi 28.51 % ditahun 2024. Dan Presentase laju pertumbuhan PDRB sector perdagangan besar dan eceran daro 7.55 % ditahun 2018 menjadi menjadi 21.33 ditahun 2014
  2. Meningkatnya Daya Saing Usaha Pariwisa Daerah yang ditandai dengan Jumlah Wisatawan 299 orang ditahun 2018 menjadi 2.400.00 orang ditahun 2014
  3. Meningkatnya Investasi Daerah yang ditandainya dengan Nilai realisasi Investasi daerah yaitu PMDN dari Rp.148.306.017 ditahun 2018 menjadi Rp. 282.350.000 ditahun 2024 Dan PMA dari Rp. 0  ditahun 2018 menjadi Rp. 2.000.000 ditahun 2024
  4. Meningatnya pemertaan pertumbuhan sector pertanian dan perikanan yang ditandai dengan Presentase laju pertumbuhan PDRB Sektor Pertanian, kehutanan dan perikanan dari 8.00% ditahun 2018 menjadi 16.40 % ditahun 2024

Misi Ketiga: Mengembangkan infrastruktur berkualitas.

Tujuannya adalah Meningkatkan kualitas Pembangunan Infrastruktur yang ditandai dengan peningkatan  Indeks Infrastruktur 63.92 ditahun 2018 menajdi 77.27 ditahun 2024  dengan pencapaian sasaran:

  1. Menigkatkan kinerja penyelenggaraan system stransportasi dengan ditandai dengan penurunan angka kejadian kecelakaan lalu lintas dari 233 kejadian ditahun 2018 menjadi 90 kejadian ditahun 2024
  2. Meningkatnya kualitas infrastruktur jalan yang ditandai dengan peningkatan presentase jalan dalam kondisi mantap dai 46.74 % ditahun 2018 menjadi 71.11 % ditahun 2024
  3. Meningkatnya kualitas Infrastruktur Jaringan Irigasi yang ditandai dengan peningkatan presentase jaringan irigasi dalam kondisi baik dari 73,45 % ditahun 2018 menjadi 84.84 % ditahun 2024
  4. Meningkatkan kualitas Infrastruktur pemukiman yang ditandai dengan peningkatan indeks infraktur pemukiman dari 66.44 % ditahun 2018 menjadi 77.10% ditahun 2024.

Meningkatkan kualitas Pembangunan Infrastruktur dan terintegrasi serta berwawasan Lingkungan Meningkatkan kualitas lingkungan hidup yang ditandai dengan peningkatan Indesk Kualitas Lingkungan Hidup   dari 63.50% ditahun 2018 menjadi 73.00% ditahun 2024 dengan sasaran : Meningkatkan kelestarian lingkungan hidup yang ditandai dengan peningkatan indesk kualitas Lingkungan Hidup   dari 63.50% ditahun 2018 menjadi 73.00% ditahun 2024

Misi Keempat : Memantapkan tata kelola pemerintahan yang berkualitas

Tujuannya adalah : Terwujudnya Pemerintahan yang Bersih, Akuntabel dan Modern yang diukur dengan Peningkatan Indeks reformasi Birokrasi  dari 58.01 indeks ditahun 2018 menjadi 86.00 indeks ditahun 2024

Sasaran Memantapkan Tata kelola Pemerintahan yang berkualitas adalah Meningkatnya kualitas tata kelaol pemerintahan yang ditandai dengan:

  1. Predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari Status B ditahun 2018 menjadi Status A ditahun 2024
  2. Opini pengelolaan keuangan dari status WTP ditahun 2018 menjadi WTP ditahun 2024
  3. Tingkat maturitas Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) dari 3.038 point ditahun 2018 menjadi 3.268 point ditahun 2024
  4. Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dari 2.51 point di tahun 2018 menjadi 3.17 point ditahun 2024
  5. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dari kategori Baik ditahun 2018 menjadi kategori sangat baik di tahun 2024

***

CATATAN. Adanya dampak pandemi covid19 tahun 2019-2021, direncanakan tujuan dan sasaran pembangunan kabupaten Polewali Mandar tahun 2019-2024 sebagaimana tertuang dalam RPJMD,  Ditahun 2021 akan dilakukan revesi atau Perubahan RPJMD guna menyesuaian perubahan yang terjadi.

 –

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi, Kesehatan dan Sosial
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

Tentang Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi, kesehatan dan Pembangunan Kabupaten di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

<span>%d</span> blogger menyukai ini: