Emosi Menulis dan Menulis secara Konsisten dari Sang Idola

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.– Tertantang dari penulis senior, dengan menulis satu artikel perhari, dan tinggalkan jejak dengan tulisan, adalah sebagai tindak lanjut dari belajar menulis secara online dengan nara sumber penulis Cahyadi Takariawan. Sayapun mulai belajar menulis tiap hari. Tertulis dengan tag baru Kesehatan Spritual, dengan judul, “Emosi Menulis dan Menulis secara Konsisten dari sang Idola.”

20200912_135820

Dalam undang-undang ini (Bab 1 ketentuan umum pasal 1 ayat 1) disebutkan bahwa, “Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis.”

***

Asik juga mencermati tulisan-tulisan para penulis pemula dan juga penulis senior dalam menyingkapi satu tema yang sama, namun sudut pandangnya yang berbeda dalam menangkap dan mengikat makna tentang tema pembahasan dalam setiap tulisannya.

Masing-masing penulis memiliki emosi yang berbeda dalam mereview materi, penyebabnya bisa jadi belum ada kebiasaan menuangkan emosi dalam menulis termasuk saya yang sementara belajar konsisten dalam menulis.

Menuangkan tulisan dengan melibatkan emosi. rasanya memang asik, ada rasa disetiap untaian kalimat, emosi bisa terkendali, rasa senang dalam tulisan akan semakin senang dalam untaian rasa bila membacanya kembali, demikian emosi sedang marah kemudian menuliskan kemarahan diri atau kepada seseorang atau kepada sesuatu objek dapat memperlihatkan bahwa menulis dengan rasa lebih menyakinkan diri bahwa inilah tulisan saya, inilah diri saya. Namun demikian prinsip-prinsip menulis tetap menjadi perhatian, bukan hanya melepaskan emosi liar tampa nilai manfaat, kebenaran dan sasaran etika pembaca tetap menjadi tanggungjawab penulis.

Seringnya membaca kitab-kitab tua, saya sedikitnya sadar bisa merasakan penulis terkenal zaman doelue, bahwa menulis bukan bermodalkan hobbi tetapi membangun habit seperti yang dikemukan para penulis senior Cahyadi Takariawan dalam tulisannya, “Dasar-dasar menulis, menulis adalah konsistensi, membangun habit,” ungkapnya.

Saya bayangkan dirumah saya, ada kamar khusus yang dilengkapi dengan meja dan kursi, ada laptop, beberapa tumpukan buku dan sarana lainnya untuk dipakai dalam menulis. Saya bayangkan begitu bermartabatnya orang-orang dulu itu, yang dengan karya-karyanya, namanya dapat dikenang oleh generasi selanjutnya, nama mereka tidak hilang ditelan zaman.

Salah satu penulis tempo dulu yang menjadi idola saya bahkan sebagai guru spritual saya adalah Imam Al Gazali Rahimahullah, saya belajar mengadopsi pola pikir Al Gazali, sebelum menulis ia menggunakan semua potensi yang ada pada dirinya, indranya, pertimbangan, akal dan hatinya serta kebijaksanaan sampai tidak ada lagi yang harus dipikir dan dirasa, ia belum menuangkan tinta tulisan dalam lembar kertas sebelum muncul ilham dan kelapangan ide dan gagasan. Pola pikir Al Gazali ini saya adosi dari bukunya yang telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, “Autobiografi Intelektual Al Gazali.”

pola pikir supi 1234

Saya belajar menggunakan pola pikir Al Gazali, Bukan berarti saya akan menjadi sekelas Al Gazali, tetapi dalam menulis melihat idola sebagai guru adalah penting untuk mengantarkan muridnya sampai ke tujuannya.Membaca tulisan para penulis terkenal sedikitnya saya bisa rasakan bahwa mereka para penulis telah merubah gaya hidupnya sesuai dengan kepribadian dan karakter masing-masing. Seperti halnya saya ingin merubah gaya hidup dengan menulis, melibatkan emosi dan konsisten dalam menulis, dikamar khusus dirumah yang akan saya siapkan lengkap dengan sarana menulisnya.

Semoga Sukses. Tinggalkan jejak dengan penulis

***

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi, Kesehatan dan Sosial
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

Tentang Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi, kesehatan dan Pembangunan Kabupaten di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

<span>%d</span> blogger menyukai ini: