Kepada H. Sahbuddin M. Sanusi, “Selamat atas Gelar Doktor”

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.- Ketika saya bekerja di sekretariat DPRD Kabupaten Polewali Mandar, dengan tugas melayani anggota dewan yang terhormat. Yang sangat perlu difahami adalah setiap anggota dewan memiliki kompetensi, motivasi dan budaya kerja yang berbeda-beda. 45 anggota dewan ada sebanyak itu pula layanan fasilitasi yang diberikan. Apakah mereka puas dengan kerjanya dan kinerja dewan? Jawabannya kembali ke masing-masing anggota dewan dan konstituen yang memilihnya.

Adalah tulisan Ini termotivasi dari Berita dari Sulbar online. Pada hari kamis 11 September 2020 Sahbuddin wasekjen DPP partai persatuan pembangunan ( PPP) melaksanakan ujian promosi doktor di Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang dilaksanakan secara langsung melalui daring via zoom,

Sahbuddin telah berhak menyandang Gelar Doktor(s3) dalam bidang ilmu manajemen dengan predikat sangat memuaskan

Sahbuddin yang menjabat Wakil Sekertaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP). Menyajikan Disertasinya dengan judul, “Pengaruh Kompetensi, Motivasi dan Budaya Organisasi terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Anggota DPRD Kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat.”

Disertasi Sahbuddin yang biasa dipanggil dengan SMS dalam layanan di sekretariat DPRD Polman, dilatar belakangi pengalamannya menjadi anggota DPRD Kabupaten Polewali Mandar selama dua periode (2009-2019). Saya bersamanya di periode keduanya sebagai pegawai di sekretariat DPRD Kabupaten Polewali Mandar. Saya cukup kenal aktifitas intelektualnya selama bekerja di DPRD. Kami kadang berdiskusi tentang judul disertasinya yaitu tentang kompetensi, motivasi dan budaya organisasi terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Anggota Dewan.

Pak Sahbuddin perna mengajukan pertanyaan kepada saya, “Bagaimana pandangan pak Arsad tentang kompetensi, motivasi dan budaya organisasi terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Anggota Dewan?”

Ia bertanya kepada saya mewakili teman-teman sekretariat Dewan dalam tugas menfasilitasi tugas dan fungsi setiap anggota DPRD Kabupaten Polewali Mandar yang berjumlah 45 anggota dewan.

Tentang kompetensi setiap anggota dewan sangat dipengaruhi oleh konstituen asal dapil yang menjadikan mereka terpilih. Sangat sulit membandingkan kompetensi antara satu anggota dewan dengan anggota dewan lainnya dalam format yang sama, misalnya saja kemampuan dalam menyerap aspirasi warga yang berada diwilayah dapilnya. Setiap anggota dewan punya cara tersendiri dalam mengembangkan kompetensinya, ada dengan cara pertemuan, ada yang dengan cara kunjungan silaturahmi dari rumah ke rumah, ada melalui jalur usaha produktif dan berbagai cara yang tidak bisa dinyatakan bahwa si A memiliki kompetensi yang lebih baik dari pada si B.

Kompetensi yang berbeda ini mempengaruhi motivasi setiap anggota dewan yang cukup banyak dipengaruhi oleh konstituennya, individunya dan motivasi yang muncul dari partai dan tugas-tugas dalam alat-alat kelengkapan Dewan.

Kompetensi dan motivasi yang telah terbentuk pada setiap anggota dewan, terpelihara dalam aktifitas pembentuk kompetensi dan motivasi, secara konsisten dibangun pada dirinya, pada partai dan kelembagaan dewan termasuk pada konstituen didaerah pemilihannya akan membentuk suatu sistem. Namun sistem yang telah terbentuk ini akan mengalami perubahan pasca mereka menyelesaikan masa periode bekerjanya. Masalahnya kerja-kerja anggota dewan hanya berlaku selama periode 5 tahun. Budaya organisasi yang telah terbentuk dalam suatu sistem akan berubah kembali untuk periode 5 tahun berikutnya.

Diketahui bahwa di DPRD itu memiliki dua lembaga yaitu lembaga DPRD itu sendiri sebagai lembaga kerja-kerja Anggota Dewan yang terpilih dan lembaga sekretariat Dewan sebagai lembaga perangkat daerah pemerintah daerah.

Kelembagaan sekretariat dewan telah memiliki wilayah struktur yang jelas dalam pengembangan kompetensi, motivasi dan budaya kerja sebagai struktur organisasi informasi dan pengetahuan seperti yang dikemukakan Reeve and Petch, (1999), “Struktur Organisasi Informasi dan Pengetahuan adalah struktur kerja dalam satu bidang tertentu dan berhubungan dengan pengelolaan data, pengembangan pola data, pengambilan kebijakan dari pola data yang terbentuk dan keputusan yang muncul dapat langsung di implementasikan, yang diselenggarakan secara berjenjang mulai level staf, manajer and periset dan Pengambil Keputusan.”

Pada lembaga DPRD Daerah walau sudah jelas struktur organisasi dengan berbagai alat kelengkapan dewan sangat dipengaruhi oleh kompetensi dan motivasi bawaan dan kemudian membentuk budaya kerja baru setelah periodenya berlalu. Bisa dimengerti karena menduduki kembali adalah mereka anggota dewan baru dan juga dewan lama yang terpilih kembali. Pertanyaan, “Apakah selama periode kerja tahunan dan berakhir selama periode lima tahun ada Kepuasan Kerja dan Kinerja Anggota Dewan yang bisa dirasakan dan diukur?”

Secara sederhana ada dua jawaban dari pertanyaan ini, pertama; kepuasaan kerja dan kinerja anggota dewan bisa dirasakan dan diukur dengan terpilihnya mereka kembali sebagai anggota dewan periode berikutnya. Bila tidak terpilih kembali (Bila masih mencalonkan diri) menunjukkan bahwa tidak ada kepuasan kerja dan kinerja selama mereka menjadi anggota dewan.

Jawaban kedua; bila mereka tidak mencalonkan diri lagi sebagai calon anggota dewan menunjukan bahwa mereka telah cukup puas bekerja dan puas pula kinerja anggota dewannya dan kemudia mengamanatkan ke calon baru atau calon lama sebagai pelanjut kinerja dewannya. Ini yang dilakukan oleh Saudara Sahabudin walau tidak terpilih lagi sebagai anggota dewan tapi ia masih punya pelanjut dari calon anggota dewan yang terpilih dan ia kembali ke partai yang telah membesarkannya untuk menjadi pengurus teras. wasekjen DPP partai persatuan pembangunan (PPP) provinsi Sulawesi Barat.


Yaaa. Ini cumang pandangan umum saya , yang pernah bekerja menfasilitasi anggota dewan terhormat kabupaten Polewali Mandar.

Kepada H.Sahbuddin M. Sanusi
Selamat menyandang Gelar Doktor(S3) dalam bidang ilmu manajemen dengan predikat sangat memuaskan.

 –

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi, Kesehatan dan Sosial
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

Tentang Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi, kesehatan dan Pembangunan Kabupaten di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

<span>%d</span> blogger menyukai ini: