Rekreasi dan Relaksasi di Pulau Gusung To Raja

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.-– Dalam tinjauan kesehatan jasmani dan mental, terhadap aktifitas rekreasi dan relaksasi adalah penting untuk memulihkan keadaan jasmani dan mental ke posisi santai dan nyaman dari ambang batas yang dapat mengakibatkan ketidaksantaian dan ketidaknyamanan. Dampaknya adalah gangguan kesehatan jasmani dan mental.

Dari aktifitas rekreasi dan relaksasi ini saya beri dua Jempol dan Merah Putih dan Sejarah dinamai Gusung To Raja. Menghormati Para Pejuang Kemerdekaan. Masih dalam suasana Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2020 yang ke 75 tahun.

Mengisi libur bersama, saya dan kawan-kawan sekantor Balitbangren Kabupaten Polewali Mandar, pergi rekreasi dan relaksasi di pulau kecil depan daratan kecamatan Binuang pulau Gusung To Raja. Acara libur bersama ini juga masih merupakan rangkaian memperingati Hari Kemerdekaan RI Ke 75. Masih ada sisa semangat kemerdekaan di pulau Gusung To Raja Polewali Mandar untuk menerima tantangan relaksasi bahwa pulau kecil berpasir putih ini menghadirkan suasana seakan Anda adalah pemiliknya.

Kegiatan kantor ini juga merupakan kegiatan perayaan ulang tahun kepala Badan Penelitian Pengembangan dan Perencanaan Kabupaten Polewali Mandar Bpk H. Darwin Badaruddin yang ke 59. Tanggal 22 Agustus 1961 – 22 Agustus 2020, “Kami segenap staf dan para pejabat eselon IV dan III mengucapkan selamat dan semoga panjang umur dengan penuh kebersamaan”.

Ada satu pertanyaan ketika tiba di Pulau ini, “Mengapa diberi nama Gusung To Raja?”

Hasil interview penulis kepada juru kunci pulau ini, diceritakan; bahwa Nama Gusung To Raja berasal dari kata Dusun dan kemudian menjadi Gusung. Kata Dusun diartikan sebagai proses tumpukan pasir laut ditengah laut atau pasir timbul ditengah laut yang lama kelamaan membentuk pulau kecil yang ditumbuhi pohon dan rerumputan serta dikelilingi pasir laut putih.

Dan kata Gusung diartikan digusungnya mayat yang ditemukan oleh nelayan di dusun ini ternyata masih hidup setelah beberapa lama terpapar di pasir putihnya, orang dengan keadaan seperti ini memiliki sifat seorang raja tidak mati begitu saja dan kemudian digusung kedarat menuju hulu sungai gunung Batetangnga untuk dibersihkan, — sungai ini kemudian dikenal sebagai sungai biru untuk mengenang to raja ini,–‘ sepanjang jalan orang menyebut digusung (ditandu) bah seorang raja (dalam bahasa lokal to raja = orang raja). Masyarakat daratan kemudian mengenang dan menghormati pulau kecil ini dengan sebutan Gusung To Raja

Gusung juga diartikan sebagai mayat yang meninggal atau dibunuh oleh para penjajah Belanda tempoe duloe, mayat mereka digusung dan ditinggalkan di pasir timbul yang turut membentuk pulau ini.

Sebagai penghargaan atas penghormatan kepada mereka kuberikan dua jempol dan pengibarang bendera merah putih.

Gusung yang seluas lapangan Sepok bola ini sekarang oleh Pemda Kabupaten Polewali Mandar dijadikan Sanggraloka mini (mini resort) tempat rekreasi dan reklasasi masyarakat Polewali Mandar. Jarak ditempuh sekitar 5 menit perahu speedboat atau 15 menit perahu mesin Katingting dengan biaya Rp. 5.000 -Rp.10.000 per orang dari pelabuhan daratan desa Tonyaman Kec. Binuang Polewali Mandar.

Rekreasi di tempat ini, anda akan terelaksasi bah seorang raja penguasa pulau pasir timbul ini, menyeimbangkan kesehatan jasmani dan mental ke posisi normal serta dapat kembali beraktifitas dengan suasana nyaman, santai dan sukses.

Gusung Toraja. 22 Agustus 2020

 –

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi, Kesehatan dan Sosial
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

Tentang Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi, kesehatan dan Pembangunan Kabupaten di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

<span>%d</span> blogger menyukai ini: