Mengenang dr. Annas Budi Sp.OG. Dan Kematian Ibu di Polewali Mandar.

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.-– Bekerja harus sesuai dengan ilmu dan kemudian dipraktekkan misalnya saja history riwayat kerja penulis bersama dokter spesialis kandungan dan penyakit sistem reproduksi wanita dalam upaya menurunkan Kematian Ibu di Polewali Mandar, melahirkan teori penurunan kematian ibu di wilayah yang tinggi kematian ibunya. Apa teorinya? Berikut tertulis ….

Mengenang dr. Annas Budi Sp.OG. MARS.

“Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiuun, Sungguh kita milik Allah dan sungguh kita akan kembali padaNya. Sang Dokter Spesialis Kandungan ini telah pergi untuk selamanya (bc. Meninggal dunia), tertanggal 11 Januari 2020 di Rumah Sakit Al Noor Mekkah Arab Saudi. Semoga Husnul Khatimah dan Ilmu yang telah diajarkan dapat menjadi amal jariyah untuknya. Aamiin …”

Perna singgah dalam perjalanan hidupku, khususnya kerja-kerja dalam kesehatan ibu di Polewali Mandar.

Kami perna berkolaborasi dalam satu wadah yang bernama Pusat Pelatihan Klinik Kesehatan Reproduksi Primer (bc. P2KP) di Polewali Mandar, Beliau adalah Direkturnya dan saya adalah Sekretarisnya.

Waktu itu saya bekerja di Dinas Kesehatan sebagai nutritionist, epidemiolog dan perencana pembangunan kesehatan dan beliau bekerja di RSUD sebagai senior Dokter Spesialis Kandungan.

Salah satu hal yang paling saya dikenang dalam kerja-kerja kesehatan adalah menurunkan Kematian Ibu, ditahun 2006, Kematian Ibu di Polewali Mandar begitu banyak (22 kematian).

Dok baru 2020-01-11 (1)_1

Bersama dr. Annas ketika Holiday Ke Negeri Cina

Di P2KP kami berdiskusi dan bersimulasi bersama bidan-bidan yang kami latih dalam “Pelatihan Asuhan Persalinan Normal” sebagai ujung tombak pelayanan persalinan ditingkat primer, tercatat sudah 650 bidan kami latih.

 

Setiap kali kami melakukan pelatihan, fokusnya adalah mencegah kematian pada setiap pertolongan persalinan termasuk kehamilan dan nifas.

Tercatat dari tahun 2006 sampai tahun 2014 angka kematian berhasil kami tekan sampai posisi hanya 5 kematian, lebih cepat dari prediksi 5 tahun kedepannya (bc. 2019). Ini adalah keberhasilan.

Kami terus bertekat dipusat P2KP untuk menurunkan angka kematian posisi zero yaitu kematian bukan karena kesalahan dalam penanganan kehamilan, persalinan dan nifas

Namun sayang, saya “dilengserkan” dari tempat kerja saya Dinas Kesehatan. Di tempatkan di Sekretariat DPRD Polewali Mandar. Sentuhan program dan kegiatan penurunan kematian ibu lepas. Jumlah Kematian ibu pun mulai meninggi. Dari posisi 5 kematian naik 17 kematian ditahun 2015 dan terus naik 25 kematian ibu ditahun 2018 dan ditahun 2019 sementara tercatat 20 kematian, persis prediksi ditahun 2019 bila tidak melakukan upaya profilaksi maka kematian bisa mencapai angka 20 kematian (lihat grafik).

Adalah pengalaman hidup, bekerja bersama sang guru Spesialis Kandungan di Polewali Mandar, melahirkan semua teori yang didapat dari pengalaman empiris menurunkan angka kematian ibu diwilayah yang tinggi angka kematian ibunya.

“Kehamilan seorang ibu adalah resiko tinggi dalam kematian, prognosis tidaklah cukup kepada ibu hamil-partus dan nifas tetapi profilaksis adalah kunci tindakan mencegah kematian ibu”.

Komentar dr. Annas Budi Sp. OG. Pada satu kesempatan di P2KP yang kami kelola.

Saya masih mengenangnya …..

Kebijakan Penurunan Angka Kematian Ibu.

Peraturan Daerah (perda) Rancangan Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) 2019 -2024 menjadi Peraturan Daerah (Perda) telah disahkan oleh DPRD Polewali Mandar beberapa bulan lalu (red. 4 Juli 2019)

AKI 2015

Sebagai seorang praktisi kesehatan ditingkat kabupaten, saya memcoba membuka dokumen RPJMD tersebut, untuk melihat adanya kebijakan penurunan Angka Kematian Ibu di Polewali Mandar, dimana angka kematian Ibu yang terus mengalami peningkatan beberapa tahun terakhir mulai dari posisi terendah 5 kematian ibu ditahun 2014 menjadi 25 kematian ditahun 2018.

Pada dokumen RPJMD Polewali Mandar 2019-2024 ternyata tidak ditemukan kebijakan Penurunan Angka Kematian Ibu.

Angka Kematian Ibu pada periode 5 tahun sebelumnya yang menunjukan pola kecenderungan yang terus naik, ternyata tidak dijadikan arah kebijakan untuk diturunkan oleh pemerintah kabupaten Polewali Mandar dalam periode RPJMD 2019-2024 ini.

Penulis sangat menyayangkan ketiadaan arah kebijakan menurungkan kematian ibu setelah membaca dokumen RPJMD 2019-2024, angka kematian ibu sebagai Indikator Derajat Kesehatan dalam Perencanaan Pembangunan Kesehatan Daerah ternyata tidak dituangkan dalam sasaran dan hasil yang harus diturunkan selama periode kerja lima tahun Bupati terpilih 2019-2024. Logika Perencanaan Pembangunan Daerah bila ada permasalahan daerah semisal Tingginya Kematian Ibu yang cenderung Naik maka kebijaksanaannya adalah diturungkan.

Konfirmasi penulis kepada anggota tim Penyusun RPJMD di Balitbangren Polewali Mandar, menyatakan bahwa hasil rapat dengan tim Penyusun dengan OPD Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar disepakati angka kematian ibu sebagai suatu kebijakan hanya dituangkan dalam Renstra Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar tahun 2019-2024.

Ini artinya bahwa permasalahan kematian Ibu yang tinggi di Polewali Mandar bukan merupakan tanggung jawab Bupati dan Wakil Bupati terpilih 2019-2024, tapi hanya merupakan tanggung jawab Dinas Kesehatan dalam pelaksanaan program dan kegiatan kesehatannya.

Penulis hanya mengharap tiga tahun pelaksanaan RPJMD dapat dilakukan revisi RPJMD 2019-2024. sehingga secara kebijakan bukan saja tanggung jawab Dinas Kesehatan tapi tanggung jawab Perangkat Daerah lainnya dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar.

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi, Kesehatan dan Sosial
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

 

Tentang Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi, kesehatan dan Pembangunan Kabupaten di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

<span>%d</span> blogger menyukai ini: