Mata Rantai Spritual, “Berguru pada Sulthanul Auliya”

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.— Keraguanku terhadap bacaan,– “Hushushan ‘ila hadharati syaih Abdul Qadir al Jailani radhiyallahu anhu, syaiun lillahi lahu Al- Faatihati untuknya,’ –pada setiap tahlil (bc. Berzikir dengan Laa Ilaha Illallahu) terjawab sudah, setelah saya membaca buku ini.

Buku Berguru pada sultanul Auliya
Saya ragu karena saya belum punya ilmu tentangnya untuk membacakan Al Fatihah khusus untuknya, semoga Allah Ta Ala, mensucikan arwah disurga dan selalu memberikan selalu cahaya pada alam kuburnya.


Buku dengan judul “Berguru pada Sulthanul Auliya Syekh Abdul Qadir Jailani”, Meneladani Hikmah dan Laku Spritual Sang Pemimpin Para Wali ini.


Ditulis oleh Samsul Ma’arif dengan maksud dan tujuan untuk mengetahui lebih dalam pribadi dan perjalanan kehidupannya kemudian mengambil pelajaran dan hikmah. 


Sultan dari para Wali ini, demikian para wali menjulukinya mengajarkam dua point utama dalam beragama : PERTAMA, Berserah diri lahir dan batin kepada Allah Ta,’ala. Selalu TAKWA dan TAWAKAL kepada Allah Azza Wa Jalla. TAKWA merujuk pada kepercayaan akan adanya ALLAH AZZA WA JALLA membenarkannya dan takut kepadaNYA. Sedangkan TAWAKAL diartikan berserah diri KepadaNYA dengan tidak menserikatkanNYA, yakin akan kuasaNYA dan kemurahanNYA.


Dan KEDUA, Mengingat dan menghadirkan Allah dalam kalbunya yaitu dengan menyebut asma Allah dalam setiap detak nafas.


Sang ulama ini merupakan turunan Nabiyullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam ke 13. Merupakan salah satu matarantai spritual latifah Rabbaniyah Ruhaniyah penghubung risalah nabi, sahabat, tabiin, auliya, ulama dan orang-orang sholihin dari umat nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam sampai saat ini. Dalam Ilmu Tasawwuf, Sang ulama juga merupakan sumber dari tarikat qodiriyah yang sangat luwes, bila pengamalnya sudah mencapai derajat syeikh maka murid tidak mempunyai keharusan mengikuti tarikat gurunya. Ia mengartikan dan memakna Tasawwuf pada tarikatnya secara sederhana namun penuh dengan makna, yaitu

  1. TA  diambil dari kata TAUBAT yang berarti selalu bertaubat secara lahir dan batin
  2. SA dari kata SAFFA/SAFFI yang berarti Selalu mensucikan diri secara Lahir dan Batin.
  3. WW diambi dari kata wilayah  yang berarti selalu berada dalam Wilayah Allah Ta,ala, yaitu merasakan kehadiran Allah Ta’ala secara terus menerus, hati selalu melihat-NYA dan merasakan kehadiran-NYA.
  4. F diambil dari kata FANA yang diartikan Tiada akan diri selain Allahu Ta’ala

 —

Tidaklah perlu ragu untuk berbuat amal sesuai kemampuan, setelah berguru mendapatkan ilmu sedikit dari begitu banyak ilmu darinya, Syakh Abdul Qadir Jailani, semoga Allah Ta’ala selalu melimpahkan Rahmat padaNya, dan dan Semoga Allah Ta,ala juga dapat memberikan ilmu kepada kita, sebagaimana ilmu agama (Iman, Islam dan Ihsan) yang diberikan kepadanya. Al Fatihah.


بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ

الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ

مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ

اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ

اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ

صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ

 —

Dengan namaMu ya Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Segala puji bagiMu ya Allah, Tuhan semesta alam –dunia wal akhirat.

Maha Pemurah—terhadap kehidupan hamba didunia ini— lagi Maha Penyayang —terhadap kehidupan hamba diakhirat.

Yang menguasai — memberikan nikmat — di Hari Pembalasan.—akan segala ibadah hamba di dunia.

Dari shalat hamba dan bersama orang-orang muslim-muslimat — Yang Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan —- segala ikhtiar kami — hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.

Tunjukilah kami — Hidayah — jalan yang lurus,

Seperti Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka, yang tidak dimurkai dan tidak pula disesatkan.

Aamiin terimalah Ya Allah.

sumber : Al Quran Surat Al Fatihah ayat 1-7

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi dan Kesehatan
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

Tentang Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi, kesehatan dan Pembangunan Kabupaten di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

<span>%d</span> blogger menyukai ini: