Koordinasi dan Kolaborasi Ala Puzzle

Makassar, @arali2008.–  Puzzle adalah kata dalam bahasa inggris yang artinya media permainan bongkar pasang gambar untuk anak, melatih anak bagaimana melihat gambar dan kemudian tangannya akan mengambil potongan-potongan gambar, menyambungkannya hingga menjadi gambar yang utuh.

Dalam permainan puzzle, ada fungsi koordinasi, mengkoordinasikan mata, tangan dan kemudian mencocokan bentuk gambarnya, dibutuhkan ketelitian, konsentrasi  dan kesabaran, dan tentunya permainan ini sangat baik untuk mengembangkan fungsi otak, terutama otak kiri karena fungsinya yang matematis, menghubungkan satu potongan dengan potongan lainnya, apalagi dimainkan dengan beberapa orang sehingga fungsi yang terlihat adalah bukan saja Fungsi Koordinasi seseorang tetapi juga antar orang lain, sehingga yang terlihat juga adalah Fungsi Kolaborasi, “Manarik Kan !?, bermain sambil belajar”.

puzzle 3 Permainan Puzzle1
puzzle4 puzzle5

Fungsi Koordinasi dan Kolaborasi inilah yang dicoba di mainkan pada kami reformer didalam Ruang Kampus Pembelajaran Lembaga Administrasi Negara Makassar, peserta Pelatihan Kepemimpinan Operasional Angkatan ke 11 tahun 2018, dengan materi Ajar Koordinasi dan Kolaborasi, sebagai selingan kepada peserta yang mulai dilanda kejenuhan terhadap materi-materi ajar, yang secara operasional sudah selalu dipraktekan pada instansinya masing-masing.

.....
Seorang Pemimpin Operasional, 
Harus dapat melihat program kerjanya secara utuh
Membangun Program dari beberapa kegiatan operasional secara lengkap, 
setidaknya terkonsep dengan jelas, terukur dan spesifik, 
Ketika sang pemimpin operasional mulai bekerja, 
Ia harus mampu mengkoordinasi satu kegiatan dengan baik 
Dan juga mengkolaborasikan dengan kegiatan lainnya dengan baik juga
Akhirnya terbentuk capaian wujud program yang telah ditetapkan.
.....

Beberapa Potongan puzzle —- 5 – 10 potongan —- diacak diantara 7 kelompok,  masing-masing kelompok yang beranggotakan 4 orang kemudian ditugaskan untuk menyusun potongan-potongan gambar, dalam beberapa menit ke 7 kelompok berhasil membentuk gambar, namun ada beberapa potongan yang belum terpasang yang tidak ada dalam kelompoknya, potongan puzzle yang bolong ini ada pada kelompok lainnya, yang mengharuskan setiap anggota kelompok untuk menyebarang kelompok lainnya, mencari pasangan potongan gambar yang belum terpasang, melakukan negosiasi, tawar menawar potongan-potongan gambar yang tidak cocok dan mencari kecocokan potongan yang belum terbentuk hingga akhirnya satu demi satu demi satu dari kelompok ini berhasil dengan sempurna menyusun gambar puzzelnya.

Namun sayang ketika 6 kelompok telah berhasil menyusun rangkaian puzzlenya dan merayakan kesuksesannya dengan kegembiraan, satu kelompok yang seharusnya berhasil juga, gagal menyusun potongan puzzlenya karena bukanlah pasangannya, mereka tidak turut merayakan kesuksesan dan toss kegembiraan. Kemanakah Potongan Puzzle ini!,

“Yach!… kemanakah puzzle tersebut”. saya tidak akan menyebutnya di tulisan ini, saya hanya mau menulis malam ini, diruang kamar LAN Makassar Kamar 308, bahwa dalam penyelenggaraan pembangunan suatu daerah, koordinasi dan kolaborasi adalah sangat penting dalam mewujudkan bentuk kesempurnaan pembangunan yang seutuhnya, sebagaimana menyusun potongan puzzle menjadi bentuk yang sempurna-utuh gambarnya.

Permainan Puzzle 2

Namun dengan adanya kasus puzzle tersebut, Anda harus diwaspada karena selalu saja, sengaja atau tidak sengaja ada penyebab lain yang dapat menggangu sistem koordinasi dan kolaborasi dalam pembangunan suatu daerah.

Seorang Pemimpin operasional, harus mampu menyadari hal ini, secara tehnis operasional ia akan mampu bekerja, namun secara adaptif sangat tergantung pada pada orang-orang diluar wilayah operasionalnya.

PUZZLE6

Sangatlah bijak jika penentuan target operasional yang dicapai dalam pelaksanaan program dan kegiatannya  adalah 95 %, biarlah yang 5 %nya adalah bagian yang diluar jangkauan sang Pemimpin Operasional, suatu kenyataan yang harus diterima dengan lapang dada, sebagai bagian dari kecerdasan emosional yang juga diajarkan Latihan Kepemimpin ini, bahwa harus yakin 100 % dari capaian 95 potongan gambar puzzle dan 5 potongan bolong, yang terbentuk dalam ekspektasi proyek perubahan yang akan dilaksanakan selama dua bulan sebagai capaian jangka pendek dapat selesai sebagaimana yang direncanakan.

Salam reformer … !?

 —-

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi dan Kesehatan
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

Tentang Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi, kesehatan dan Pembangunan Kabupaten di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

<span>%d</span> blogger menyukai ini: