Pengaduan Kesehatan Masyarakat

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.–  Sering kali saya didengarkan dan menyaksikan suatu kasus pengaduan, misalnya saja ada kelompok mahasiswa yang mengadukan pihak Rumah Sakit Umum Polewali  kepada DPRD Polewali Mandar telah melakukan pembiaran pelayanan yang tidak manusiawi kepada pasien-pasien keluarga miskin. Demikian juga pengaduan orang-orang tertentu yang mewakili masyarakat kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar terhadap kasus kesehatan masyarakat baik yang terjadi pada diri mereka sendiri maupun masyarakat terhadap pembiaran  kasus kesakitan misalnya kasus gizi buruk kepada pihak yang berwewenang (bc. DPRD) untuk segera mendapatkan penyelesaian.

demo rumah sakit yang jorok

Demo mahasiswa menuntut 1) kebersihan rumah sakit. JOROK. 2) pelayanan pasien yang “Amburadul” dan 3) “copot” direktur RSUD polewali di tahun 2016

Pengaduan terhadap penyelenggaran kesehatan juga selalu berhubungan dengan adanya potensi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme atau berhubungan dengan tindakan pidana terutama hal-hal yang berhubungan dengan pengadaan barang dan jasa kesehatan, termasuk pembangunan infrastruktur kesehatan yang karena tiadanya penyelesaian pengaduan, berlanjut pada penanganan pada tingkat pengadilan, ya tentunya putusannya adalah penjara.

Arti Pengaduan dalam Kamus Bahasa Indonesia (KBI) secara Online, disebutkan : pengaduan /peng·a·du·an/1. penyabungan; 2. proses, cara, perbuatan mengadu; 3. ungkapan rasa tidak senang atau tidak puas akan hal-hal yang tidak begitu penting, tetapi perlu diperhatikan;

Dalam KUHAP pasal 1 butir 25 menyebutkan,  pengaduan adalah pemberitahuan disertai permintaan oleh pihak yang berkepentingan kepada pejabat berwenang untuk menindak menurut hukum seorang yang telah melakukan Tindak Pidana (“TP”) aduan yang merugikannya.

Dalam berbagai kasus pengaduan dan arti pengaduan dalam kamus bahasa Indonesia ini, serta pengertian dalam KUHP, secara umum pengertian pengaduan setidaknya  ada 4 komponen yang dapat dinyatakan sebagai pengaduan  yaitu

  1. Ada Pelaku biasa di sebut teradu
  2. Ada perkara (kasus) atau Korban
  3. Pelapor biasa disebut pengadu
  4. Ada Pihak yang berwewenang yang menangani si korban dan pelaku.

Disamping pengertian umum pengaduan yang dijelaskan diatas ada juga pengaduan yang bersifat khusus, dan ini sering terjadi di DPRD Polewali Mandar sebagai salah satu lembaga yang berwewenangan dalam menangani pengaduan, yaitu pengaduan yang dilakukan oleh mereka yang berkepentingan, hanya membutuhkan perdamaian atau penyelesaian  segera antara pengadu dan teradu, sehingga tidak ada lagi  kasus aduan yang terulang. Pengaduan di DPRD Polewali Mandar yang berhubungan dengan Kesehatan diantaranya :

  1. Pemberian layanan di Rumah Sakit Umum Polewali Mandar, yang kurang memperhatikan layanan kepada mereka dinyatakan sebagai keluarga miskin. Tentang penggunaan obat yang tidak di sediakan oleh Apotik Rumah Sakit,
  2. Panduan kasus-kasus kesehatan masyarakat misalnya kasus gizi buruk dan kasus-kasus penyeakit tertentu yang terkesan diabaikan oleh pemberi pelayanan. Dan pengaduan lainnya.

Dalam pengertian Pengaduan Masyarakat, khususnya yang berhubungan dengan pengaduan kesehatan masyarakat, para ahli masyarakat secara umum mengartikan; pengaduan yang dilakukan oleh masyarakat terhadap penyelenggaraan kesehatan masyarakat, karena ketidak sesuaian induvidu-induvidu (bc. Masyarakat) yang memiliki pemikiran, perasaan serta aturan yang sama tentang kesehatan, yang dengan kesamaaan tersebut  mereka saling berinteraksi dalam kemaslahatan hidup sehat.

Bila dalam kemaslahan hidup sehat mereka (masyarakat) memunculkan rasa tidak senang atau tidak puas akan hal-hal yang tidak begitu penting, tetapi perlu diperhatikan karena ketidak sesuaian pikiran, perasaan dan aturan yang mereka fahami bersama, maka mereka mengadukannya kepada yang berwewenangan.

Mekanisme Pengaduan

Pemerintah telah mengeluarkan PERMENPAN 64 tahun 2011. Tentang Tatacara pengelolaan pengaduan masyarakat, dimana pengaduan  dapat dilakukan secara bertahap adalah sebagai berikut :

  1. PENERIMAAN PENGADUAN melalui media
    • Sistem Informasi /aplikasi
    • Surat elektronik (e-mail), dan website
    • Kotak pengaduan
    • Telepon dan layanan SMS pengaduan
    • Surat
    • Faximile
    • Meja Pengaduan (menyampaikan langsung ke petugas penerima pengaduan).
  2. PENCATATAN PENGADUAN
    • Petugas penerima pengaduan wajib merekam (mencatat) seluruh pengaduan yang masuk kedalam sebuh format pengaduan yang telah disediakan
    • Setiap pengaduan yang masuk akan di catataN dan di verifikasi berdasarkan format pengaduan yang telah ditetapkan.
  3. PENELAAHAN PENGADUAN
    • Pengkajian setiap aduan yang diterima dengan melakukan pra investigasi untuk menyaring, mengelompokan, menganalisis, dan melakukan evluasi awal tentang dugaan terjadinya penyimpangan / pelanggaran.
  4. TINDAK LANJUT PENGELOLAAN PENGADUAN
    • Menjawab pertanyaan / menanggapi setiap pengaduan yang masuk dengan menjawab secara langsung kepada pengadu melalui media resmi pemerintah
    • Menyediakan informasi, untuk mengaduan yang bersifat meminta informasi, maka unit pengelola pengaduan meneruskan permintaan informasi tersebut kepada pihak terkait dan meneruskan jawaban kepada pihak pengadu
    • Klarifikasi, untuk mengaduan yang mempunyai indikasi penyimpangan, unit terkait akan melakukan klarifikasi atas kebenaran, isi laporan / pengaduan
    • Publikasi, pengaduan yang telah melalui proses penelitian, analisis masalah dan klarifikasi, disampaikan melkalui media resmi unit pengelola pengaduan.
Alur Mekanis Pengaduan

Alur Pengaduan berdasarkan PERMENPAN 64 tahun 2011. Tentang Tatacara pengelolaan pengaduan masyarakat.

Agar Tatacara pengelolaan pengaduan masyarakat, dapat terlaksana sesuai PERMENPAN 64 tahun 2011.  Setiap Organisasi Perangkat daerah (OPD), selayaknya sudah harus membentuk Unit Layanan Pengaduan, sehingga setiap pengaduan masyarakat dapat diterima, dicatat, diverifikasi, melakukan langka antisipasi,  menelaah  potensi masalah atau hanya bersifat saran / kritikan, menghasilkan rekomendasi, klarifikasi (tanggapan)  dengan  hasil akhir terpublikasi. Hasilnya adalah  dapat  menghasilkan perdamaian atau penyelesaian antara pengadu dan teradu, sehingga tidak ada lagi  kasus aduan yang terulang.

OPD (Organisasi Perangkat daerah) Dinas Kesehatan  yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan masyarakat, yang selalu mendapatkan pengaduan dari berbagai pihak, telah membentuk atau bertindak sebagai Unit Pengaduan Masyarakat dengan tim kerjanya menyelenggarakan pengaduan pelayanan kesehatan masyarakat maupun perorangan di Unit Pelaksana Tehnis Fungsional Dinas (UTPT) di Rumah Sakit maupun Puskesmas serta Unit Penunjang Tehnis Dinas Lainnya. Di akui Unit Pengaduan Kesehatan Masyarakat belum maksimal pelaksanaannnya sebagaimana yang di harapkan dari PERMENPAN 64 tahun 2011, sehingga pengaduannya sering disampaikan di DPRD Polewali Mandar, bahkan Pemda Polewali Mandar telah menjalin kerja sama dengan Ombusdman Sulbar yang oleh petugas kesehatan menfaatkannya sebagai pengaduan yang bersifat pribadi karena kerugian atau hak yang tidak tersalurkan oleh induk organisasinya.

 —

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi dan Kesehatan
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

Perihal Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi, kesehatan dan kemasyarakatan di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: