Rencana Kerja Pembangunan Kesehatan Kab. Polewali Mandar Tahun 2017

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008,– Pembangunan di bidang kesehatan yang di komandai oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar,  telah selesai disusun sebagai  Rencana Kerja pembangunan kesehatan Kabupaten Polewali Mandar Tahun 2017.  Berbagai macam kegiatan dari hasil musrembang desa, kecamatan dan kabupaten (forum SKPD dan Musrembang Kabupaten) dengan skala prioritas terhimpun dalam rencana pembangunan kesehatan tahun 2017 ini.

Isu utama yang berkembang  dalam rencana pembangunan kesehatan Kabupaten Polewali Mandar tahunb 2017 adalah  status derajat kesehatan masyarakat sebagai salah satu indicator Indeks Kualitas Sumber Daya Manusia yaitu angka harapan hidup ( umur panjang dan sehat) yang sulit di tingkatkan karena adanya angka kematian ibu dan bayi skala kabupaten yang masih sangat tinggi.

Angka harapan hidup hanya bercokol pada angka 65 selama selama 4 tahun terakhir, hanya berubah pada selisi nilai koma yang tak bermakna, kematian ibu yang diharapkan terus konsisten penurunannya dengan berbagai program kegiatan yang dilaksanakan harus kembali berantakan, di tahun 2014 kematian ibu yang berada dalam angka on the track yaitu 5 kematian ibu dalam setahun kembali naik 17 kematian ibu di tahun 2015, salah satunya penyebabnya adalah berhentinya kegiatan Jampersal dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang menjamin semua ibu  (kaya ataupun miskin) ditanggung oleh Negara alias di gratiskan, Berhentinya program Jampersal ini juga berdampak pada masih tinggimnya angka kematian bayi di tahun 2015 yaitu dari 8336 kelahiran hidup masih di temukan 109 kemtaian bayi (AKB=13 per 1000 KH)

Isu lainnya yang berkembang dengan berbagai kegiatan yang terusulkan  sebagai 7 Isu Utama Rencana Program dan kegiatan  bidang kesehatan tahun 2017 yaitu :

  1. Pembangunan Baru, Penambahan Gedung dan Rehabilitasi Puskesmas, Pustu dan Poskesdes
  2. Penambahan Mobiler dan Alat Kesehatan untuk Puskesmas, Pustu dan polindes
  3. Pengadaan Air bersih dan Jamban Keluarga melalui Tehnologi Tepat Guna (TTG)
  4. Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda)
  5. Akses Pelayanan Kesehatan secara rutin di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau
  6. Insentif Kader untuk Kelurahan
  7. Dan  Reduksi dan Akselerasi serta Peningkatan Mutu kegiatan kesehatan yang telah dilaksanakan secara Rutin Tiap Tahunnya

Berikut diuraikan program dan kegiatan yang akan menjadi bahan dalam penyusunan rencana di tahun anggaran 2017 sebagai berikut :

  1. Program dan kegiatan yang langsung diarahkan pada penurunan angka kematian ibu dan bayi yaitu kegiatan pelayanan KIA ( Kesehatan Ibu dan Anak), Audit Maternal Perinatal (Audit Kematian Ibu dan Bayi) yang terdistribusi pada 20 Puskesmas 54 Pustu dan 108 Poskedes. Kegiatan lainnya adalah Jampersal dan BOK ( Bantuan Operasional Kesehatan) yang dibiayai oleh APBN Kemneterian Kesehatan dalam dialokasikan dalam DAK yang terdistribusi pada 167 desa/kelurahan. Sasaran Program dan kegiatan ini adalah  Populasi Rawan Kesehatan yaitu Ibu Hamil, Bersalin Nifas, bayi dan Balita
  2. Program Perbaikan Gizi Masyarakat dengan kegiatan utama intervensi gizi buruk dan kurang dan pemberian paket pertolongan gizi pada Sasaran Program dan kegiatan ini adalah Embrio, Janin dan anak  1000 hari kehidupanPertama
  3. Program upaya kesehatan masyarakat dengan berbagai kegiatan Pelayanan DTPK, Penilaian Peskesdes berprestasi dan Posyandu berprestasi, Penyelenggaraan dan pemberantasan penyakit  menular dan wabah, Peningkatan Kapasitas masyarakat dalam pemberian  bantuan hidup dasar, Pelayanan Jamaah Haji, Kesehatan kerja, Akses Pelayanan Kesehatan  dan berbagai kegiatan rutin pelayanan kesehatan masyarakat lainnya. Sasaran Program ini adalah Sasaran Program  dan kegiatan ini adalah menemukan faktor resiko dan melakukan tindakan pencegahan
  4. Program pengembangan lingkungan sehat dengan sasaran utama Sasaran Program Ini adalah BEBAS BUANG AIR BESAR DI SEMBARANG TEMPAT. Kegiatannya adalah Invepeksi Sanitasi dan air bersih, Penyuluhan Menciptakan Lingkungan Sehat. Penyediaan Tehnologi Tepat Guna (TTG) Air Bersih di daerah Pao-Pao, Mosso, Bussu, Pasiang termasuk juga TTG Jamban Keluarga
  5. Program pencegahan dan pengendalian masalah kesehatan, Sasaran Program ini adalah Menurunkan Angka Kesakitan pada kelompok yang beresiko sakit
  6. Program Pengadaan, Peningkatan Perbaikan Sarana dan Prasarana PKM Pustu dan Jaringannya
  7. Program Pengadaan obat dan perbekalan kesehatan, Sasaran Program ini adalah menyediakan layanan obat bagi masyarakat yang sakit

Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar Tahun 2017, agar lebih terarah harus tetap memperhatikan arah kebijakan dan Strategi Program dan kegiatan dalam pembangunan kesehatan dengan prinsip kerja sebagaimana disajikan dalam gambar berikut dan telah tertuang dalamn renstra Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar 2014-2019.

prinsip kerja

Demikian uraian program dan kegiatan yang akan menjadi bahan penyusunan perencanaan di tahun anggaran 2017. Diarahkan untuk Peningkatan Angka Harapan Hidup dan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi  sampai dibawah Rata-rata Provinsi Sulawesi Barat.

Slide3

Uraian selengkapnya hasil  Musrembang sebagai bahan dalam penyusunan Rencana Kerja pembangunan kesehatan Kabupaten Polewali Mandar Tahun 2017 dapat di download disini Hasil Forum SKPD Kesehatan untuk tahun 2017

Baca juga tulisan terkait

  1. Isu Pembangunan Kesehatan dalam Renja Kesehatan Kab. Polewali Mandar Tahun 2016.
  2. MENGAPA TINGGI SEKALI KEMATIAN IBU TAHUN 2015 DI POLMAN.?
  3. Membeda KUA-PPAS tahun 2015 Provinsi Sulawesi Barat Urusan Kesehatan.
  4. Capaian Angka Harapan Hidup Polewali Mandar tahun 2014
  5. Status Daerah Tertinggal dan Kewenangan di Musrembang Provinsi Sulawesi Barat
  6. Rencana Strategi Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar tahun 2014-2019

 ————————–

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi dan Kesehatan
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

Perihal Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi dan kesehatan di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: