Perlu Kajian terhadap Kinerja ASN Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.– Tahun lalu (2015) Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar telah melakukan uji coba Cara kerja pegawai yang berbasis kinerja, pro kontra dalam proses pelaksanaannya tentunya pasti ada, walaupun masih ditemukan berbagai kekurangan, secara keseluruhan telah menunjukkan kinerja ASN yang boleh dinyatakan baik. Hanya saja ditahun 2016 tidak dilanjutkan.  Diperlukan Kajian Kinerja ASN khususnya Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar di tahun 2015 untuk menata kembali system kinerjanya di tahun 2016 dan tahun-tahun berikutnya

Banner-Radar-2016

Dalam Undang-Undang tentang Pokok-Pokok Kepegawaian telah menjelaskan bahwa untuk mewujudkan penyelenggaraan tugas pemerintah dan pembangunan, diperlukan Pegawai Negeri Sipil yang profesional, bertanggung jawab, jujur dan adil, dilakukan melalui pembinaan organisasi dan dilaksanakan berdasarkan system prestasi kerja dan karier yang dititikberatkan pada system prestasi kinerja pegawai.(UU. No. 43 tahun 1999 penjelasan ayat 1 pasal 3).

Kinerja pegawai dalam hal ini Kinerja ASN, dalam reteratur lama misalnya Gibson (1996) dalam Yaslis (2002), mengemukakan bahwa kinerja pegawai adalah perilaku induvidu  terhadap apa yang dikerjakan dan kinerja induvidu  terhadap hasil yang dikerjakan yang selanjutnya disebut sebagai Sasaran  Kinerja Pegawai yang juga menjadi sasaran organisasi di mana pegawai bekerja.

Organisasi dapat diartikan sebagai kegiatan sekelompok manusia yang berserikat untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi terdiri atas komponen manusia, pekerjaan, hubungan dan lingkungan. Dan Manusia merupakan pemeran utama dalam setiap organisasi. Organisasi yang berhubungan dengan kinerja induvidu masih menurut teori Gibson (1987) dalam Yaslis, (2002.), menyatakan bahwa  faktor organisasi meliputi struktur  organisasi, desain pekerjaan, kepemimpinan, sistem penghargaan (reward system), imbalan, sarana dan prasarana, supervisi, dan dukungan atasan.

Kinerja Pegawai banyak faktor yang mempengaruhinya, namun dalam lingkup kerja SKPD pemerintah,  organisasi dan adanya pengetahuan dan keterampilan induvidu dalam menformulasi program dan kegiatan sebagai suatu kinerja adalah sangat menentukan.

Mmenurut  Tim Reformasi Birokrasi Kepala Bagian Organisasi   dan  Tata   Laksana Sekretraiat Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar,  menyatakan  bawah  Pengukuran Kinerja Individu, sebagaimana diamanatkan dalam Road Reformasi Birokrasi, dan Pemerintah mempercayakan Kabupaten Polewali Mandar sebagai Pilot Project Reformasi Birokrasi, membutuhkan sebuah sistem organisasi yang mampu mendorong ketaatan terhadap jam kerja dan meningkatkan produktifitas hasil kerja. Pemda Polman, (2015).

Sejumlah fakta, yang mendasari  mengapa diperlukan perubahan system organisasi kinerja, dapat jelaskan sebagai berikut,  :

  1. Kurang lebih 1.700 an  ASN yang bekerja di SKPD Sekretariat, Badan, Dinas, Kantor, pada kondisi Januari sampai dengan Juni 2015, ketaatan ASN kita dalam mematuhi jam kerja, sangat rendah yaitu hanya 25 %.
  2. Pemerintah Daerah, tidak memiliki data yang terukur dan valid, terkait siapa yang berkinerja siapa yang tidak. SKP yang disusun di awal tahun belum mampu menjamin kinerja yang terukur, karena secara keseluruhan target kinerja yang ditentukan sangat standar (sesuatu yang pasti dicapai),
  3. Reward berupa tambahan penghasilan dengan pendekatan honorarium, hanya dinikmati oleh sekelompok ASN pada jabatan tertentu dan SKPD tertentu. SKPD seperti Kecamatan, Kelurahan, Dinas hampir tidak memiliki alokasi honorarium. Di samping tidak terukurnya kinerja masing-masing anggota dalam sebuah Tim atau Panitia, namun pada saat pencarian belanja honorarium,
  4. Semua ASN yang namanya terdaftar dalam honor dan lembur dipastikan tetap menerima honor dimaksud, meskipun yang bersangkutan tidak memiliki kontribusi yang besar dalam kinerja TIM. Honorarium meniadakan rasa keadilan, karena berkinerja atau tidak, semua dapat penghasilan yang sama.
  5. Pemerintah mengalokasikan tambahan penghasilan Uang Makan kepada seluruh ASN, hanya berdasarkan kehadiran, meski ASN tidak taat pada ketentuan jam kerja. Pemda Polman, (2015)

Data lain yang memberikan informasi  system organisasi kinerja kepegawaian yang telah disesuaikan Peraturan Pemerintah nomor 46 tahun 2011, adalah dengan membagi pengukuran penilaian kinerja kegiatan pegawai  sebesar 60 % dan Unsur DP3 sebesar 40 %.

Data yang dikeluarkan  Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar, menunjukkan  bahwa  sistem penilaian prestasi kinerja Aparat Sipil Negara, dari 62  orang  Aparat Sipil Negara yang  ada  di  Kantor  Dinas  Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar, dilaporkan hanya 65 % ( 40 orang) yang dapat membuat Hasil Kerja Pegawai sesuai dengan aspek Sasaran  Kerja Pegawai yang dibuat awal-awal mulai diberlakukan uji coba ditahun 2015. Pengetahuan dan keterampilan yang tidak diperoleh melalui Pelatihan Penetapan SKP dan HKP bisa jadi adalah penyebabnya.

Data dari system kinerja yang  baru dikembangkan oleh Pemerintah Daerah Polewali Mandar  tersebut menunjukkan bahwa keadaan organisasi, pengetahuan dan keterampilan masih kurang mendapat perhatian dalam peningkatan Hasil Kinerja Pegawai. Perhatian organisasi yang kurang karena system organisasi yang menekankan kinerja pegawai adalah penilaian kinerja pegawai yang baru dikembangkan dan diujicobakan, belum menemukan bentuknya yang sesuai teori organisasi yang mempengaruhi apa yang dikerjakan dan hasil yang diharapkan oleh setiap pegawai. 

Demikian juga dengan Pengetahuan dan keterampilan yang kurang disebabkan karena system pelatihan yang dikembangkan tidak didasarkan pada uraian kerja yang didesain sesuai dengan fungsi-fungsi manajemen program kesehatan yang ingin dicapai pegawai yang bersangkutan, misalnya manajemen pelaksanaan program perbaikan gizi tingkat kabupaten, manajemen pelaksanaan program imunisasi tingkat kabupaten dan manajemen program kesehatan lainnya setingkat kabupaten.

Beberapa faktor lainnya adalah penempatan Aparat Sipil Negara (ASN) pada jabatan pekerjaan  tidak sesuai dengan kompentensi dan pengalaman kerja yang dimiliki, walaupun hanya segelinter aparat , akan mempengaruhi sistem kinerja organisasi suatu SKPD tehnis semisal Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar.

Perlu kajian yang menyeluruh dari keseluruhan sebab  musebab kesenjangan yang terjadi dan manfaat dari pengaruh organisasi dan juga adanya pengetahuan dan keterampilan  terhadap kinerja pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar tahun 2015, sebagai dasar untuk menata kinerja pegawai ditahun 2016 dan tahun-tahun berikutnya.

Sumber Pustaka

  1. Ilyas,Yaslis, 2002, Kinerja Teori, Penilaiandan Penelitian. Pusat Kajian Ekonomi Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Depok.
  2. Dinkes Polewali Mandar, (2015), Profil Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDM-K) Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar 2014
  3. Pemda Polman, (2015), Laporan Ketaatan Jam Kerja dan Hasil Kerja Pegawai. Bagian Organisasi  dan  Tata  Laksana Sekretraiat Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar,
  4. Pemda Polman, (2015), Reformasi Birokrasi (Pelayanan Publik Yang Berkualitas), Peraturan Bupati Polewali Mandar no. 31 tahun 2014 tentang pedoman Penerapan Nilai-Nilai dan Perilaku Utama Budaya Kerja Aparatur di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar. Polewali

Baca juga tulisan terkait

  1.  Dibalik-layar-mutasi-kepala-dinas-kesehatan-kab-polewali-mandar-tahun-2013
  2.  Aku-pusing-sistem-organisasi-terganggu

—————————————-

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi dan Kesehatan
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

Perihal Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi dan kesehatan di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: