Disanggah di ULP Polewali Mandar “Ada Panitia Tandingan” (bagian 2)

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.– Sebagai ketua Pokja Barang untuk Dinas Kesehatan dan RSUD Polewali, salah satu kegiatan pengadaan yang dilelang adalah Pengadaan Cold Chain, sudah ditetapkan pemenangnya, karena ada intervensi, atas sanggahan yang masuk, mewajibkan saya untuk menjawab sanggahan,  dan jawaban pada tulisan sebelumnya telah saya uraikan, namun kemudian terjadi kontraversi “Ada Panitia Tandingan”.

balasan sanggahan bandingBalasan sanggahan ini tidak memuaskan penyanggah, sanggahan bandingpun dilayangkan, subtansi sanggahan banding adalah “permintaan evaluasi ulang” yang saya tidak lakukan untuk membalas surat sanggahan, padahal dalam balasan sanggahan tahap-tahapan evaluasi telah penulis uraikan secara jelas.

Surat balasan sanggahan banding, yang ditujuhkan kepala Bupati Polewali Mandar dan diteruskan kepada ULP Polewali Mandar untuk melakukan kajian, tidak serta merta dijawab oleh Ketua ULP, sampai dengan batas waktu balasan sanggahan banding. Jaminan sangahan bandingpun (1% dari HPS) tidak bisa dicairkan. Ketua ULP kemudian menyerahkan ke Pengguna Anggaran dan atau pengguna barang untuk menjawabnya, Karena belum ada bahan yang cukup untuk menjawabnya Kepala Dinas Kesehatan selaku pengguna anggaran menyerahkannya kepada PPK untuk melakukan kajian, ada tiga kali pertemuan pengajian yang melibatkan PPK, POKJA (anggota dan sekretaris) —- tidak termasuk penulis sebagai ketua —- APID/Inspektorat, PPTK dari PPK dan ketua ULP. Mereka menyimpulan

  1. Bahwa upload data jaminan penawaran melalui data kualifikasi tampa ektensi rhs dan tidak perlu dibuka dengan Aplikasi Apendo panitia,
  2. Berita Acara Hasil Pelelang yang di upload di LPSE paket lelang cold chain, tampa tanda tangan dan hanya tertulis tertanda, diartikan salah.

Atas dasar ini kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar sebagai pengguna Anggaran membuat surat jawaban sanggahan banding

Sehubungan dengan tembusan surat dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar nomor 440/640/KES tentang Jawaban Sanggah Banding dari CV Berkah Medikindo, maka dengan kami informasikan, dua point dari Jawaban sangahan banding dari surat tersebut :

Hasil Kajian ULP Kabupaten Polewali Mandar, PPK, POKJA dan APID/Inspektorat Daerah Kabupaten Polewali Mandar yang menyetujui dan membenarkan atas Sanggahan Banding CV. Berkah Medikindo.

Berdasarkan pertimbangan point diatas, maka Kepala Dinas Kesehatan selaku Pengguna Anggaran (PA) menyatakan sanggahan banding benar dan selanjutnya menyerahkan sepenuhnya kepada ULP untuk melanjutkan proses evaluasi ulang pengadaan Barang dan Jasa pada Kegiatan Pengadaan Cold Chain sesuai ketentuan berlaku.

Dengan surat ini, Ketua ULP Polewali Mandar akan melakukan evaluasi ulang, tetapi karena adanya intervensi PPK, bukannya di lakukan evaluasi ulang oleh Pokja Pengadaan barang ( Cold Chain) tetapi, serta merta membentuk Panitia Baru dengan paket pengadaan yang sama (Paket Pengadaan Cold Chain), nasip pelelangan sebelumnya hanya diberitakan melalui pemberitaan LPSE, tampa ada surat dan atau keterangan secara formal untuk dinyatakan batal. Beritanya adalah sebagai berikut :

28 Agustus 2014 11:48.
Jawaban Sanggahan Banding Pelelangan Alkes (Cold Chain)

Sanggahan banding yang diajukan oleh CV. Berkah Medikindo dalam pelelangan Alkes (Cold Chain) dinyatakan Benar, selanjutnya dengan diterimanya sanggahan banding tersebut maka pelelangan Alkes (Cold Chain) dinyatakan gagal dan akan dilaksanakan Pelelangan Ulang.

Panitia baru mulai bekerja, sesuai dengan tahapan pengadaan secara elektronik LPSE-ULP Polewali Mandar dengan hasil bahwa peserta yang mendaftar semua tidak memenuhi syarat untuk dimenangkan termasuk perusahan (penyedia) yang menyanggah pada lelang sebelumnya “ada indikasi penyedia dikawal oleh oknum tertentu untuk dimenangkan”. Panitia baru ini kemudian menyimpulan dan mengtakan pelelangan batal.

Kontraversi mulai terjadi ……

Di status Facebookku saya menulis

Ia habis-habisan menjelek-jelekan hasil kerjaku didepan bos besar dan semua kroninya, padahal saya sudah bekerja dengan integritas bersih, transparan dan profesional. Kuberi ia kesempatan, ternyata ia berhasil membuktikan ia benar-benar salah besar. ……hanya sayang sekali ia tetap tidak mau mengakuinya.

gakeslabPerihal kisruh pengadaan cold chain  Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar yang di lakukan oleh ULP Polewali Mandar dan telah mendapatkan pertanyaan dari Gabungan Perusahan Alat-Lat Kesehatan dan Laboratorium  Sulawesi Selatan Barat (GAKESLAB Propvin Sulselbar), penulis akhirnya diundang dalam meeting tertutup yang di falitasi asisten 1 Polewali Mandar, dipertemukan dengan PPK, Ketua ULP, Inspektorat, sekretaris Pokja dan pihak-pihak terkait, mereka tidak mau mengakui salah, mereka hanya mengatakan “maaf pa’arsad kita beda pendapat”… dan asisten berkata “ini bukan masalah benar dan salah”, saya pun menjawab “ini masalah integritas, saya sudah bekerja dengan integritas bersih, transparan dan profesional”.

Tindak lanjut dari Pengadaan cold chain, sampai dengan tulisan ini diterbit belum ditemukan kejelasan, yang jelas lelang telah tiga kali digagalkan :

  1. Pertama : Sesuai Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik, pengadaan barang nomor : 26.4. File yang dianggap sebagai penawaran adalah dokumen penawaran yang berhasil dibuka dan dapat dievaluasi yang sekurang-kurangnya memuat: a. satu file: harga penawaran, daftar kuantitas dan harga untuk kontrak harga satuan/gabungan, jangka waktu penawaran, dan deskripsi/spesifikasi barang/jasa yang ditawarkan. dapat kami jelaskan : dari tiga penawaran yang masuk dan dibuka, hanya dua penawaran yang mempunyai file harga penawaran, daftar kuantitas dan harga (CV. Multi Adiguna dan CV. Berkah Medikindo). Satu penawaran lainnya tidak mempunyai file penawaran (masuk tetapi tdk ada file penawaran) dan nomor 26.6 Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta maka pelelangan dinyatakan gagal dapat dijelaskan bahwa penawaran yang masuk dan dibuka file penawaran hanya ada dua, karena tidak cukup 3 (tiga) perserta maka pelelangan dinyatakan gagal.
  2. Kedua : karena ada sanggahan banding yang kontraversial
  3. Ketiga ; lelang ketiga batal karena semua peserta tidak ada yang memenuhi persyaran dokumen yang dilakukan secara elektronik LPSE-ULP Polewali Mandar

Tinggal bulan oktober, november,  2 bulan lagi, pekerjaan paket pengadaan cold chain bisa dilakukan …. bersambung

baca tulisan sebelumnya Disanggah di ULP Polewali Mandar (bagian 1)

——————————————-

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi dan Kesehatan
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

Perihal Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi dan kesehatan di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: