Ini adalah Tanggung Jawab Pekerjaan

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008, Saya Cukup Sibuk dengan Pekerjaanku. Ada beberapa kegiatan yang harus tuntaskan dibulan mei dan Juni 2014, kegiatan tersebut adalah tanggung jawab, untuk segera diselesaikan dan melekat pada jabatan yang diembang di Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Dinas Kesehatan dan RSUD Polewali Kabupaten Polewali Mandar serta sektor lainnya sebagai tugas tambahan.

Kesibukan pekerjaan tersebut yakni sebagai :

  1. Penanggung jawab perencanaan pembangunan kesehatan
  2. Ketua Pokja Pengadaan Barang dan Jasa khusus pengadaan barang kesehatan
  3. Pejabat pengadaan di lingkup SKPD Dinas Kesehatan dan RSUD Polewali
  4. Pembinaan Puskesmas
  5. Dan Pelaksana kegiatan tambahan lainnya

Dilaksanakan dengan Tanggung jawab dan kewenangan, harus dikerjakan secara tim, sangat berbeda dengan jabatan sebelumnya sebagai pejabat Fungsional yang bekerja secara mandiri. Keberhasilan kerja tim terletak pada kemampuan masing-masing anggota tim, namun kadang sebagai ketua harus mampu mengambil alih pekerjaan untuk diedit dan difinalkan.

Kelima Tanggung jawab dan kewenangan yang harus dikerjakan secara tim ini, dapat diuraikan sebagai berikut.

Penanggung jawab perencanaan pembangunan kesehatan

Sebagai penanggung jawab perencanaan pembangunan kesehatan di SKPD Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar, ditugaskan untuk menyelesaikan beberapa kegiatan penting sebagai berikut :

  1. Melaksanakan pembuatan dan kajian singkat tentang usulan kegiatan dengan sumber pendanaan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2015 nanti, dimana prioritas kegiatan ditahun 2015 diprioritaskan pada daerah terpencil yaitu Kecamatan pegunungan di Polewali Mandar, kecamatan Matanga, Kecamatan Bulo dan Kecamatan Tubbi Taramanu, dengan kegiatan yang telah di setujui Desknya oleh Dinas Kesehatan Propinsi dan Kementerian Kesehatan adalah Rehabilitasi gedung Puskesmas, Rehablitasi perubahan paramedis dan tambahan baru pengadaan kendaraan Puskesmas keliling.
  2. Draf Perubahan RKA-DPA SKPD Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar tahun Anggaran 2014. Tidak seperti biasanya, perubahan hanya dilakukan pada kegiatan salah dalam hal pemberubahan sub kegiatannya atau beberapa realokasi anggaran karena adanya sisa anggaran dari beberapa kegiatan yang telah diselesaikan. Perubahan kali ini terletak pada perubahan struktur anggaran Kesehatan yaitu dimasukannya Anggaran JKN ke adalam batang tubuh APBD, yaitu sebagai pendapatan dan dilanjutkan dengan pembuatan anggaran belanjanya. Catatan penting dari Perubahan ini adalah Adanya Tambahan pendapatan dari sector kesehatan sebesar kurang lebih 16 Milyar dalam satu tahun 2014 dari sumber dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), termasuk Tambahan Jaminan Kesehatan Daerah (JKD) sebanyak 19.000 peserta sebagai peserta tambahan orang miskin yang tidak di tanggung oleh Pemerintah Pusat.
  3. Menyelesaikan Finalisasi Profil Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar tahun 2013. Laporan Profil kesehatan ini agar terlambat penyelesaiannya dibandingkan dengan tahun lalu karena beberapa sebab diantara perubahan petunjuk Tehnis Profil Kesehatan Kabupate/Kota yang dikeluarkan Oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penyebab lainnya adalah Keaadaan jumlah penduduk Kabupaten Polewali Mandar tahun 2013 yang dikeluarkan oleh BPS Polewali Mandar, yang akan di masukan dalam Data Profil Kesehatan baru di keluarkan di bulan mei 2014.

Ketua Pokja Pengadaan Barang dan Jasa khusus pengadaan barang kesehatan.

Sebagai Ketua Pokja Pengadaan Barang dan Jasa khusus pengadaan barang kesehatan yaitu Menyelesaian Proses Lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar. Yang harus diproses lelang ulang (red. Lelang Batal) karena beberapa proses yang tidak memenuhi persyaratan, Waktu lelang yang harus di laksanaakan sebulan, tertunda menjadi dua bulan.

Pejabat pengadaan di lingkup SKPD Dinas Kesehatan dan RSUD Polewali

Sebagai Pejabat pengadaan di lingkup SKPD Dinas Kesehatan dan RSUD Polewali Kabupaten Polewali Mandar, yaitu menyelesaikan proses lelang pengadaan langsung di Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Polewali. Prosesnya sebenarnya sederhana yaitu melakukan penjelasan kepada penyedia yang ditunjuk langsung dan melakukan klarifikasi serta negoisasi penawaran dan spesifikasi barang-barang yang ditawarkan oleh penyedia dengan Harga Perkiraan sendiri dan spesifikasi barang yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Agak sulit karena Pejabat Pelaksana Tehnis Kegiatan (PPTK) tidak benar-benar memahami proses pengadaan langsung yaitu harus membuat Kerangka Acuan Kerja (KAK), Membuat Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dan membuat spesifikasi barang yang akan diadakan, penulis sering harus membantu proses pembuatannya. Ketiga komponen ini harus dibuat dengan benar dan baik kemudian di serahkan kepada pejabat pengadaan untuk melakukan proses pengadaannya.

Pembina Puskesmas

Pembinaan ke Puskesmas dalam program Bantuan Operasional Kesehatan di Puskesmas Massenga, Puskesmas Limboro, Puskesmas Pelitakan dan Puskesmas Kebunsari serta Puskesmas Matanga. Pembinaan dilakukan terhadap kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Puskesmas harus dijaga dan tetap berada pada rencana kerja yang telah dibuat oleh puskesmas yaitu tujuan dan sasaran yang dicapai yaitu pencapaian SPM (Standar Pelayanan Minimal) Kesehatan dalam satu tahun anggaran tahun 2014.

Hasil dari pembinaan puskesmas, secara umum sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, antara puskesmas yang satu dengan puskesmas lainnya, walaupun sama dalam hal pelaksanan tugas dan fungsi Puskesmas, masih tetap ditemukan ada perbedaan dalam penampilan pelaksanaan program dan kegiatannya, misalnya Publikasi Kegiatan dan realisasi anggaran pada papan informasi Puskesmas sebagaimana ketentuan dari Pengelola BOK Nasional dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan telah dilanjutkan oleh Pengelola BOK Kabupaten ke Puskesmas, masih saja ditemukan perbedaan interpretasi antar puskesmas, hingga terlihat perbedaan penampilan publikasi dari masing-masing puskesmas tersebut.

Pelaksana Tugas Tambahan lainnya

Beberapa kegiatan tambahan lainnya adalah melakukan diskusi-diskusi dengan staf dan beberapa tim kerja kesehatan lintas program dan lintas sektoral, diantaranya, Pembuatan Satuan Kerja Pegawai sebagai Pengganti DP3 yang harus saling menyesuaikan antara jabatan penulis dengan staf administrasi dan staf fungsional sebagai satu kesatuan yang menjadi tanngung jawab dan kewenangan bagian perencanaan dan hubungannya dengan bidang lainnya dalamn lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan lainnya adalah Pembuatan laporan pembangunan kesehatan atas permintaan beberapa sector terkait misalnya Draf Rentra ke Bappeda, Laporan Kinerja Pembangunan Kesehatan ke Bagian organisasi pemerintah Daerah Polewali Mandar. Dan kegiatan tingkat propinsi yaitu peserta pertemuan perencanaan lintas propinsi, lintas kabupaten dan juga untuk Kabupaten Polewali Mandar, termasuk juga kegiatan Survei Diet yang dilaksanakan di empat desa di Kabupaten Polewali Mandar (Desa Pasiang. Desa Katumbangan, Desa Botto dan Desa Bala).

KESIMPULAN

  1. Adanya Tambahan pendapatan dari sector kesehatan sebesar kurang lebih 16 Milyar dalam satu tahun 2014 dari sumber dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), termasuk Tambahan Jaminan Kesehatan Daerah (JKD).
  2. Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2014 diprioritas untuk wilayah Terpencil dan Sangat Terpencil, Di kabupaten Polewali Mandar wilayah kecamatan terpencilnya adalah Puskesmas Matanga Kecamatan Matanga, Puskesmas Bulo Kecamatan Bulo dan Puskesmas Tubbi Taramanu Kecamatan Tubbi Taramanu.
  3. Ada perubahan petunjuk Tehnis Profil Kesehatan Kabupate/Kota yang dikeluarkan Oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
  4. Dalam melaksanakan pengadaan barang dan jasa melalui di ULP maupun sebagai pejabat pengadaan sangat tergantung PPK dan PPTK yang ada pada SKPD Kesehatan.
  5. Keberhasilan kerja tim terletak pada kemampuan masing-masing anggota tim, namun kadang sebagai ketua harus mampu mengambil alih pekerjaan untuk diedit dan difinalkan.

Baca juga tulisan terkait

  1. Status Daerah Tertinggal dan Kewenangan di Musrembang Provinsi Sulawesi Barat
  2. Rapat Kerja Kesehatan Bersama Menkes RI
  3. Di Bogor, Mengikuti Pelatihan Tehnis Profil Kesehatan

——————————————————————————

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi dan Kesehatan
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

Perihal Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi dan kesehatan di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: