Training of Trainer SIKDA Generik

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.— Makassar, dari mulai tanggal 25- 28 Juni 2008, di Makassar tepat di Hotel Quality Jalan Somba Opu nomor 235 Makassar Propinsi Sulawesi Selatan, penulis bersama  pengelola data dan Sistem Informasi Kesehatan Daerah (SIKDA) Kabupaten/kota lainnya yaitu Papua, Papua Barat Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah, diundang oleh Pusat Data dan Informasi Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai peserta Trainer of Trainer SIKDA Generik

SIKDA GENERIK PuskesmasTraining of Trainer SIKDA Generik adalah pelatihan pelatih sebagai bekal dalam penyelenggaraan pelatihan  SIKDA Generik yaitu Sistem Informasi Kesehatan yang digunakan di daerah (Puskesmas dan Dinas Kesehatan) yang sesuai dan dapat memenuhi kebutuhan berbagai pihak, mulai dari tingkat Puskesmas hingga ke Kementrian Kesehatan dengan standar minimum yang telah ditentukan.

Materi-materi inti dalam Training of Trainer SIKDA Generik adalah

  1. Kebijakan pengembangan Sistem Informasi Kesehatan
  2. Cetak Biru (Blue Print) SIKDA Generik
  3. Jaringan Komputer
  4. Praktek pengelolaan jaringan dengan menggunakan aplikasi packet tracer
  5. Materi Instalasi SIKDA Generik Puskesmas
  6. Praktek Instalasi SIKDA Generik Puskesmas
  7. Materi Dataset Minimal SIKDA GENERIK Puskesmas
  8. Materi Alur Data SIKDA Generik
  9. Praktek Alur Data SIKDA Puskesmas
  10. Tehnik Melatih

Uraian singkat dari 10 materi TRAINING of TRAINER SIKDA GENERIK sekaligus juga sebagai tujuan akhir yang ingin dicapai dalam pelatihan untuk pelatih ini,  dapat dijelaskan sebagai berikut :

Kebijakan pengembangan Sistem Informasi Kesehatan

Dasar kebijakannya adalah UU No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan Pasal 17 kewajiban pemerintah terhadap akses informasi; pasal 168 sistem informasi dan LS (mengamanatkan PP); pasal 169 kemudahan akses informasi. Adalah Pusat Data dan Informasi Kesehatan, unsur pendukung pelaksanaan tugas Kementerian Kesehatan di bidang data dan informasi kesehatan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Kesehatan melalui Sekretaris Jenderal yang akan mengawal dan melaksanakan kebijakan SIKDA Generik Puskesmas.

Cetak Biru (Blue Print) SIKDA Generik

Cetak Biru (Blue Print) SIKDA Generik yang berisi ; Persyaratan Sistem Informasi, Spesifikasi Teknologi Informasi dan Strategi Manajemen Informasi pengembangan SIKDA Generik.

Persyaratan Sistem Informasi yang dikembangkan  dalam SIKDA Generik, adalah suatu kebutuhan bukan lagi kewajiban,  berkaitan dengan back office  (kebutuhan kantor) dan front office ( pelayanan kantor),  semuanya dilaksanakan berdasarkan  visi, misi, subjektif (Sasaran dan tujuan) dari  rencana strategis Pengembangan SIKDA Generik

Spesifikasi Teknologi Informasi, lebih ditekankan pada rancangan sistemnya dalam menyediakan informasi tepat untuk pengambilan keputusan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.

Strategi Manajemen Informasi lebih diarahkan pada perubahan manajemen “komitmen untuk melakukan perubahan”  dari sistem pencatatan dan pelaporan konvensional ke Sistem pencatatan  yang berbasis jaringan komputer. Pencatatan-Pelaporan bukan lagi sekedar kewajiban tetapi merupakan kebutuhan dalam penyelenggaraan berbagai kegiatan dan program kesehatan maupun program-program pendukung lainnya.

Jaringan Komputer

Jaringan dan komputer, ada jaringan dan ada komputer, ada jaringan yang menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya  atau satu komputer dengan assesoris komputernya.  Jaringan yang dimaksud disini media komunikasi untuk berbagi data dari komputer satu dengan komputer lainnya atau assesorisnya. Media komunikasi berfungsi untuk berbagi  perangkat keras (hardware and software komputer), berbagi koneksi dan berbagi data serta tentunya mempermudah komunikasi datanya.

Praktek pengelolaan jaringan dengan menggunakan aplikasi packet tracer.

Mengajarkan kepada peserta  tentang topologi jaringan yaitu gambaran logikal yang mewakili cara menghubungkan komputer dengan perangkat jaringan lainnya sehingga membentuk jaringan. Fokus prakterknya adalah pengenalan IP AdDress sebagai identitas komputer dalam suatu jaringan agar dapat berkomunikasi antara satu komputer dengan komputer lainnya.

Format IP address terdiri atas 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat kelompok angka desimal yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 192.168.0.1  IP address terdiri atas dua bagian yaitu network ID dan host ID, dimana network ID menentukan alamat jaringan komputer, sedangkan host ID menentukan alamat host (komputer, router, switch).  Oleh sebab itu IP address memberikan alamat lengkap suatu host beserta alamat jaringan di mana host itu berada.

Materi Instalasi SIKDA Generik Puskesmas

Adalah menyediakan server Sistem Informasi Kesehatan Daerah dengan spesifikasi minimum yang dibutuhkan dalam kegiatan pengelolaan informasi kesehaan daerah, mulai dari proses pengumpulan, pencatatan, pengelolahan, sampai dengan distribusi informasi kesehatan.

Setelah selesai pembawaan materi  dilanjutkan dengan Praktek Instalasi SIKDA Generik Puskesmas, berupa penyediaan Server dari instalsi  aplikasi  dengan menggunakan  Zend Server,  MySQL  SQLyog  dan Aplikasi Sikda Generik

Materi Dataset Minimal SIKDA GENERIK Puskesmas

Dataset minimal SIKDA GENERIK Modul Puskesmas adalah sekumpulan data yang minimal ADA dalam proses pencatatan dan pelaporan elektronik di puskesmas. Dataset digunakan untuk menyamakan data minimal yang harus ada pada aplikasi pencatatan dan pelaporan elektronik di Puskesmas.

Dataset ini dilatarbelakangi belum seragamnya data yang dikumpulkan oleh masing-masing kabupaten/kota,  Berbagai macam aplikasi yang akan dan telah dikembangkan serta banyaknya data yang harus dikumpulkan dari masing-masing program kesehatan. Oleh karena sangat dibutuhkan Dataset  terhadap data  yang ada dalam sistem  informasi kesehatan. Dataset minimal dibutuhkan untuk penyamaan persepsi mengenai data yang dikumpulkan dan memudahkan integrasi berbagai aplikasi sistem pencatatan dan pelaporan Puskesmas, sehingga siapapun yang membuat atau mengambangkan sistem informasi Puskesmas memiliki dasar data yang minimal harus ada pada aplikasi tersebut

DATAset  SIKDA Generik Puskesmas tersebut adalah

  1. Data Identitas pasien yang terdaftar
  2. Data kunjungan rawat jalan
  3. Data Obat (permintaan, penerimaan, pengeluaran, pengapusan dan pelayanan resep)
  4. Data pemeriksaan laboratorium
  5. Data Pemeriksaan radiologi
  6. Data Rawat Inap
  7. Data pembayaran biaya pasien/kasir
  8. Data pencatatan sarana dan alat kesehatan
  9. Data pencatatan Tenaga Kesehatan
  10. Data identitas pasie yang terdaftar diluar gedung
  11. Data pencatatan kunjungan pasien luar gedung
  12. Data pencatatan kegiatan di Posyandu berupa register ibu dan balita
  13. Data tentang pencatatan penyakit kasus kusta, frambusia, pneumonia, difteri, DBD, demam chikungunya, makria, filariasis, PES, Rabies, antraks, shcistosomiasis, taeniasis, leptospirosis, suspek flu burung, Diare, Kasus TB, Kasus demam typoid, IMS, HIV-AIDS dan campak
  14. Data pencatatan  kasus kesehatan remaja
  15. Data pencatatan program kesehatan lingkungan
  16. Data pencatatan kegiatan PHBS
  17. Data kegiatan pemantauan desa siaga aktif
  18. Data kegiatan UKS di SD/sederajat
  19. Data pencatatan pelaksanaan UKBM Posyandu dan pos obat desa serta Polindes
  20. Data pencatatan pelaksanaan Usaha Kesehatan Kerja
  21. Data Pencatatan pelaksanaan Dana sehat
  22. Dan Data Dasar Puskesmas

Materi Alur Data SIKDA Generik dan  Praktek Alur Data SIKDA Puskesmas

Modul-modul Sikda Generik Puskesmas dalam materi alur data SIKDA Generik  yang dipraktekan adalah :

  1. Loket/Pendaftaran : modul ini berfungsi untuk menangani pencatatan data pasien baru dan lama, serta pendaftaran kunjungan pasien ke unit rawat jalan, rawat darurat, dan rawat inap.
  2. Pelayanan : modul ini berfungsi untuk mencatat data pelayanan pasien di poliklinik, yang terdiri dari data pemeriksaan fisik pasien, jenis penyakit/diagnosa, obat yang diberikan, tindakan, pemeriksaan penunjang, dan catatan lainnya.
  3. Apotik : Modul ini berfungsi untuk melayani pencatatan pemberian obat pasien dan pencetakan resep, bila dibutuhkan.
  4. Laboratorium : Modul ini berfungsi untuk mencatat pemeriksaan laboratorium pasien, serta mencatat hasilnya.
  5. Radiologi: Modul ini berfungsi untuk mencatat pemeriksaan Radiologi pasien, serta mencatat hasilnya.
  6. Kasir : modul ini berfungsi untuk menangani pencatatan transaksi pembayaran pelayanan pasien, baik itu dari rawat jalan, rawat darurat, maupun rawat inap.
  7. Gudang Farmasi : Modul ini berfungsi untuk menangani kegiatan penerimaan, pengeluaran, mutasi, dan proses stok opname obat dan alat medis.
  8. Luar Gedung : modul ini berfungsi untuk melakukan pencatatan kegiatan puskesmas luar gedung.
  9. Laporan : modul ini berfungsi untuk menampilkan laporan, hasil kegiatan puskesmas, dari semua modul, baik itu dalam periode harian, bulanan, maupun tahunan.

 Tehnik Melatih

Materi terakhir adalah materi Tehnik Melatih, berisi cara penyusunan satuan acara pembelajaran dan micro teaching yang telah dirancang oleh PPSDM sebagai konsultan, menggunakan berbagai macam “sentuhan” tehnis melatih melalui aktualisasi multiple intellegence sehingga pelatihan SIKDA Generik  bagi petugas Puskesmas kelak akan memiliki kebermaknaan subtansi pelatihan SIKDA Generik Puskesmas bukan  saja sebagai kewajiban tetapi sebagai kebutuhan  menghasilkan informasi terbaik (Better Information), membantu pengambilan keputusan yang tepat (Better Decision) dan pengembangan kesehatan (Better Health).

 —————————————–

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi dan Kesehatan
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

Perihal Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi dan kesehatan di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: