Mendapat Sanggahan Lelang Barang dan Jasa

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2013.– Penulis yang tidak mengerti atau mereka yang tidak mengerti, tapi yang jelas sanggahan peserta lelang diatas disamping mempertanyakan ketidak menangngannya juga menyangga tempat (sekretariat) dan penggorganisasian kerja panitia sangat jelas menunjukkan bahwa, peserta lelang tidak nyaman dalam mengikuti proses lelang.   Demikian juga keberadaan panitia, mereka bekerja tampa organisasi dan sekretariat, anggota dan sekretaris panitia bertanggung jawab sama siapa —- mungkin bisa dijawab bertanggung jawab pada ketua —– tetapi ketua  bertanggung jawab sama siapa ?  apakah kepada pemberi SK atau bertanggung jawab sendiri sebagai Ketua Panitia !?

Ketika penulis berada di Mamuju dalam rangka menghadiri acara praktek Lapangan Enumerator Riskesdas 2013. SMS masuk melalui handpone penulis, sms yang berisikan tentang surat sanggahan  atas penetapan pemenang lelang pekerjaan Pengadaan Moubiler Puskesmas Perawatan Tahun Anggaran 2013.  Balasan singkat sms penulis adalah “titip saja pada PPK” Namun tiba-tiba si sms sanggahan menelpon. “ Assalaamu Alaikum Pak!, surat sanggahan saya tidak mau diterima oleh PPK Pak!.”  Jawaban penulis selaku ketua pengadaan ini adalah “tidak bisa harus diterima, karena sesuai aturan PPK harus mendapat tembusannya, dan surat sanggahan untuk panitia kalau PPK tidak mau diterima, serahkan saja pada bagian umum  kantor Dinas Kesehatan Kab. Polewali Mandar. Jangan lupa tembusannya juga ditujuhkan kepada Kepala Dinas Kesehatan,” terdengar  jawaban dari telpon  “yach Pak!.” Tidak lama kemudian telpon berdering lagi, “sudah saya serahkan pak.” Kujawab singkat “ “yach!”, sebelum kututup, kusampaikan bahwa CVnya tidak menang walaupun penawaran terendah karena syarat jaminannya terutama waktunya tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan pada dokumen lelang dan aanwizjing.

Surat sanggahan tersebut diserahkan  2 hari terakhir batas waktu sanggahan yang diberikan oleh panitia lelang. Sesuai aturan jawaban sanggahan paling lambat tiga hari kerja setelah sanggahan diterima. Panitia menjawabnya pada hari ke 3 dimana batas waktu sanggahan telah berakhir. Karena sanggahan tidak mempengaruhi proses lelang atau menghentikan proses lelang.  Surat balasan sanggahan  disamping ditujuhkan kepada Pemberi sangahan juga ditujuhkan kepada PPK bersama dengan laporan hasil pelelangan  pekerjaan Pengadaan Moubiler Puskesmas Perawatan Tahun Anggaran 2013 Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar.

Membalas Surat Sanggahan

Panitia pengadaan barang dan jasa Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar tahun anggaran 2013, Polewali, 6 Mei 2013 nomor 09/MOUBILER/2013 Kepada Yth (1) Direktur CV PTW. (2) PPK Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar.  Hal :  Balasan sanggahan banding. Membaca surat dari  Direktur  CV PTW  (Bpk . ML) tanggal 2 Mei 2013, nomor 02/CV-PTW/V2013 perihal sanggahan atas penetapan pemenang lelang pekerjaan Pengadaan Moubiler Puskesmas Perawatan Tahun Anggaran 2013. 

Panitia Lelang Paket Pekerjaan Pengadaan Moubiler Puskesmas Perawatan dengan HPS. Rp. 326.000.000.- sumber dana APBD Kab. Polewali Mandar Tahun Anggaran 2013.  Setelah membaca dan mencermati  surat sanggahan tersebut disimpulkan :

Subtansi sanggahan adalah “Tidak dimenangkannya penawar terendah  dalam hal ini  dipunyai oleh CV PTW dengan pemasukan penawaran terendah dari 5 perusahan yang memasukan penawaran.”

Bersama ini kami sampaikan  balasan surat sanggahan tersebut.

PERTAMA Dengan berbagai kekurangan Panitia telah bekerja sesuai  peraturan sebagaimana yang diamanatkan dalam Pepres No. 70. Tahun 2013.

KEDUA Hasil evaluasi penawaran yang dilakukan oleh panitia sejak tanggal 24-26 April 2013.  Yang dimulai dari data administrasi, tehnis dan harga serta data-data lainnya, khusus untuk penawaran terendah CV PTW : Data administrasi berupa syarat-syarat  yang diminta dalam dokumen lelang diantara adalah syarat Surat Penawaran dan Jaminan Penawaran. Hasil evaluasi menyimpulkan

  1. Surat Penawaran  telah memenuhi syarat
  2. Jaminan Penawaran tidak memenuhi syarat khususnya jangka waktu jaminan yang dipersyaratkan pada dokumen lelang dan aanwizjing adalah 28 hari. Pada Jaminan Penawaran yang diberikan oleh CV PTWi dicantumkan 58 Hari.
  3. Karena sistem penilaian pada paket pengadaan ini adalah sistem gugur maka syarat jaminan yang ditawarkan oleh panitia tidak dapat dipenuhi oleh CV PTW. Dan kemudian panita mengatakan GUGUR secara administrasi, dan selanjutnya pemeriksaaan  data tehnis dan harga tidak dilanjutkan.

KETIGA Beberapa sanggahan atas ketidak beresan dalam sistem pengadaan  yang dilakukan oleh Panitia dan PPK  Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar. Dengan ini kami panitia mengatakan bahwa  ketidak beresan tersebut terutama yang dilakukan oleh panitia untuk bekerja sesuai aturan karena  Ketiadaan organisasi  dan sekterariat ULP atau dalam hal ini POKJA yang disetarakan sebagai Panitia bukan merupakan wewenang Panitia tetapi merupakan wewenang Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, sehingga apabila ditemukan beberapa permasalahan yang kemudian dijadikan sanggahan oleh peserta lelang merupakan hal yang dapat dimaklumi.

KEMPAT Sanggahan kepada pemenang lelang  yaitu CV ABN adalah perusahan yang tidak bebas dari temuan, panitia menyerahkan kepada PPK bila terbukti sebagaimana aturan dalam  Pepres No. 70. Tahun 2013 maka Pemenang Cadangan Pertama dalam hal ini CV BUP  dapat ditunjuk sebagai pelaksana pengadaan.

Demikian surat  balasan sanggahan ini kami buat, atas perhatiannya diucapkan terima kasih. Ketua Pengadaan : Arsad Rahim Ali, SKM. Tembusan Bapak Bupati Kab. Polewali Mandar. Kepala Inspektorat  Kab. Polewali Mandar. Kepala Dinas Kesehatan Kab. Polewali Mandar.

Penulis kembali  dari Mamuju  dan kemudian kembali berkantor,  hari ketiga batas waktu balasan sanggahan yang harus diberikan kepada peserta lelang yang menyangga. Surat sanggahan untuk panitia, penulis mencoba mencarinya, pertama pada sekretaris dan anggota panitia, menerima tidak menerima, ada satu anggota panitia menerimanya, penulis mencoba meminta tanggapannya, ——- sekretris dan anggota panitia tidak merasa bertanggungjawab ————- tidak ada rumusan jawaban yang bisa dijadikan balasan sanggahan, ia hanya menjawab “  saya belum terima suratnya, yang ada hanya dari PPK “ penulis hanya diam dan segera pamit untuk mencari surat sanggahan  ke bagian umum sebagaimana penulis sarankan kepada  peserta yang  menyangga untuk menyerahkan kepada bagian umum, yach ! ada pada bagian umum dan  telah berada pada bundel pengarsipan.

Melaporkan Hasil Pelelangan

Surat Sanggahan saya baca sampai dua kali, subatansi telah penulis temukan —– sebagaimana surat balasan sanggahan diatas——– ditulis balasan sanggahan di laptoku sambil kembali membaca kembali point-point sanggahan. Hanya butuh 30 menit surat  balasan sanggahan tersebut  selesai, bersama dengan itu PPK pengadaan Moubiler masuk  keruangku, bersama dengan itu pula kuserahkan  Laporan Hasil Pelelangan

Panitia pengadaan barang dan jasa Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar tahun anggaran 2013, Polewali tanggal 5 Mei 2013 nomor 08/MOUBILER/2013  lampiran 1 (satu) bundel perihal : Laporan Hasil Pelelangan. Bersama ini kami menyerahkan hasil pelelangan : Nama Pengadaan : Moubiler Puskesmas Perawatan. Harga Perkiraan Sendiri (HPS): Rp. 326.000.000.- Berkas Pelelangan: Terlampir

Karena ada peserta lelang yang menyangga bersama ini juga kami sampaikan balasan sanggahan, bila tidak ada permasalahan pada pemenang lelang dapat dibuatkan secara resmi Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ), melakukan Perjanjian kontrak dengan Pengguna Barang Dinas Kesehatan Kab. Polewali Mandar melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Polewali Mandar kepada penyedia yang ditetapkan sebagai pemenang. Demikian kami sampaikan atas perhatian dan kerja samanya diucapkan terima kasih. Ketua : Arsad Rahim Ali, SKM.

Perlu dicermati

Panitia bekerja tampa organisasi dan sekretriat, panitia memang dibentuk dengan SK (Surat Keputusan) punya ketua, sekretaris dan anggota, mereka bekerja dimana saja, tampa sekretariat yang seharusnya sesuai aturan sudah harus ada, dalam pelaksanaan kepanitiannya panitia bertanggung jawab kepada siapa, sangat tidak jelas. Permasalahan ini yang disangga oleh peserta lelang yang kurang dikenal oleh PPK ataupun panitia, Semuanya karena  Ketiadaan organisasi  dan sekterariat ULP atau dalam hal ini POKJA yang disetarakan sebagai Panitia adalah bukan merupakan wewenang Panitia tetapi merupakan wewenang Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, sehingga apabila ditemukan beberapa permasalahan yang kemudian dijadikan sanggahan oleh peserta lelang merupakan hal yang dapat dimaklumi.

Permasalahan ini penulis pernah kemukakkan pada Bimbingan Tehni (bintek) yang dilakukan oleh LKPP bekerja sama dengan Pemda Polewali Mandar dan dihadiri oleh PPK dan para PNS yang bersertifikat dan terlibat dalam kepanitian. Bahwa kita di Polewali Mandar Tidak Punyai ULP ataupun POKJA paling tidak organisasi dan sekretariatnya, kalau dalam bentuk POKJA ada seketariat pada masing-masing SKPD. Para narasumber dan peserta pertemuan hanya menjawab : Sesuai aturan bisa PANITIA dan dengan tertawa kepada penjelasan penulis mereka menjawab “Baca Pepres no 70 tahun 2012”.

Penulis yang tidak mengerti atau mereka yang tidak mengerti, tapi yang jelas sanggahan peserta lelang diatas disamping mempertanyakan ketidak menangngannya juga menyangga tempat (sekretariat) dan penggorganisasian kerja panitia sangat jelas menunjukkan bahwa, peserta lelang tidak nyaman dalam mengikuti proses lelang.

Demikian juga keberadaan panitia, mereka bekerja tampa organisasi dan sekretariat, anggota dan sekretaris panitia bertanggung jawab sama siapa —- mungkin bisa dijawab bertanggung jawab pada ketua —– tetapi ketua  bertanggung jawab sama siapa ?  apakah kepada pemberi SK atau bertanggung jawab sendiri sebagai ketua panitia. Wallahu A’lam.

Baca juga tulisan terkait

  1. Membuat Laporan Hasil Pelelangan Umum RSUD Polewali
  2. Di Selasar Gedung RSUD Polewali Saya Berjalan.
  3. Mengetuai, Memproses dan Menetapkan Pemenang Pengadaan Obat
  4. Dibalik Pengadaan Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Polewali Mandar

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi dan Kesehatan
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

Perihal Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi dan kesehatan di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: