Membuat Laporan Hasil Pelelangan Umum RSUD Polewali

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.–  “Maaf saya sudah berjanji akan melaksanakan tugas secara bersih, transparan, dan profesional dalam arti akan mengerahkan segala kemampuan dan sumber daya secara optimal untuk memberikan hasil kerja terbaik mulai dari penyiapan penawaran, pelaksanaan, dan penyelesaian pekerjaan/kegiatan pelelangan barang dan jasa, Jadi tolong jangan mencoba mempengaruhi saya, karena saya tidak bisa dipengaruhi”  adalah merupakan penjelasan penulis, salah satu point Fakta Integritas yang harus menjadi dasar dalam proses pelaksanaan Pelelangan pengadaan barang dan jasa yang bebas KKN, ditujuhkan kepada peserta lelang dan pihak-pihak tertentu yang mencoba mengganggu proses pelelangan barang dan jasa agar tidak berjalan sesuai dengan aturan-aturan pelelangan barang dan jasa yang berlaku, di lingkup RSUD Polewali tahun 2012,

Membuat Laporan Hasil Pelelangan

Setelah semua proses pelelangan selesai maka tugas terakhir yang Panitia adalah  Membuat laporan hasil Pelelangan (Umum dan sederhana) dalam Format Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP), ditujuhkan kepada  Direktur RSUD Polewali  Cq Pejabat Pembuat Komitnya (PPK).

Adalah Laporan hasil  Pelelangan umum dan sederhana dari Panitia (Penulis sebagai ketua Panitia) pengadaan dari beberapa paket pengadaan yang dilelangkan  dan yang akan digunakan oleh RSUD Polewali dalam tahun anggaran 2012. Paket-paket pengadaan  barang dan jasa tersebut  adalah

  1. Pengadaan Alat Kesehatan Neonatal dan Maternal
  2. Pengadaan Perlengkapan  dan bahan kedokteran/kesehatan dan laboratorium Jamkesmas, Jamkesda dan ASKES
  3. Pengadaan Genset (150 Kva) Gedung  VIP
  4. Pengadaan AC
  5. Dan Pengadaan Jasa Cleaning Services

Susunan Kepanitiannya Pengadaan Barang dan Jasa  Alat dan bahan Kedokteran/ Kesehatan  RSUD Polewali  Kabupaten Polewali Mandar Tahun Anggaran 2012 adalah

  1. Arsad Rahim Ali (ketua)
  2. dr. Hj. Nurlina Dj (Sekretaris)
  3. H. Muslimin, SE (Anggota)
  4. Hj. Hasni Amd. Kep (Anggota)
  5. Bahtiar (Anggota)

Isi Laporan Panitia  terdiri dari :

  1. Jadwal Rencana Kerja Panitia
  2. Fakta Integritas berisi surat pernyataan fakta integritas  yang menekankan kepada panitia dan penyedia baran serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) RSUD Polewali yaitu :
    • Tidak akan melakukan praktek KKN;
    • Akan melaporkan kepada pihak yang berwajib/berwenang apabila mengetahui ada indikasi KKN di dalam proses pengadaan;
    • Berjanji akan melaksanakan tugas secara bersih, transparan, dan profesional dalam arti akan mengerahkan segala kemampuan dan sumber daya secara optimal untuk memberikan hasil kerja terbaik mulai dari penyiapan penawaran, pelaksanaan, dan penyelesaian pekerjaan/kegiatan pelelangan barang dan jasa;
    • Apabila saya melanggar hal-hal yang telah saya nyatakan dalam PAKTA INTEGRITAS ini, saya bersedia dikenakan sanksi moral, sanksi administrasi serta dituntut ganti rugi dan pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  3. Dokumen Lelang berisi Rencan kerja dan syarat-syarat pengadaan yang akan dilakukan
  4. Pengumuman Pengadaan
  5. Berita Cara Aanwijzing dan kelengkapannya yang merupkan satu kesatuan  dari dokumen lelangnya
  6. Berita Acara Pemasukan dan Pembukaan Dokumen Penawaran serta kelengkapannya
  7. Evaluasi Penawaran dan Berita Acara Hasil Evaluasi Penawaran serta kelengkapannya
  8. Surat Penetapan Pemenang
  9. Pengumuman Pemenang

Aturan dan Proses Lelang

Pelelangan yang dilakukan oleh Panitia dan RSUD Polewali ini mengunakan dasar peraturan sebagai payung hukum diantaranya :

  1. Dokumen pengadaan barang dan jasa didasarkan dengan Peraturan Presiden Nomor 54 tahun 2010  tentang Pengadaan Barang dan jasa Pemerntah. Dan
  2. DPA-RSUD Polewali Kabupaten Polewali Mandar Tahun 2012
  3. Keputusan Direktur RSUD Polewali Kab. Polewali Mandar no. 027/015/RSUD tentang pembentukan Panitia/pejabat pengadaan/pemeriksa/penerima barang dan jasa  RSUD Polewali tanggal 20 Januari 2012 tahun anggaran 2012.
  4. Berdasarkan peraturan lain  yang mendukung peraturan presiden nomor 54 tahun 2010

Secara keseluruhan gambaran umum pengadaan adalah

Proses pengadaan (Pelelangan) di RSUD POlewali  yang di ketua penulis dilakukan  terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha atau kemitraan/KSO. Proses pengadaan penyediaan barang/jasa pada kegiatan ini dilakukan melalui Metode Pelelangan Umum dengan pascakualifikasi. Diumumkan secara umum melalui LPSE Polewali Mandar, setelah penjelasan dokumen, peserta lelang dapat menyampaian Dokumen Penawaran pengadaan barang dan jasa dengan Sistem 1 (satu) Sampul. Evaluasi Dokumen Penawaran pada melalui sistem gugur dan kemudian oleh panitia menetapkan pemenang, setelah selesai masa sangga, PPK akan menetapkan surat penunjukkan penyedian barang/jasa (SPPBJ) dan diakhiri dengan Penandatangan Kontrak.

Semuanya laporan yang panitia buat dengan dalam Format Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) merupakan pertanggung jawaban pelelangan yang panitia lakukan, dalam laporan ini panitia juga menekankan bahwa bila telah memenuhi syarat, dapat di buatkan Surat Penunjukkan Penyedia Barang/jasa (SPPBJ) bagi pemenangnya sebagaimana jadwal yang telah disepakati. Sebaliknya bila belum memenuhi syarat  bisa ditinjau kembali  dan difasilitasi  oleh di Rektur RSUD Polewali.

 JADWAL KERJA PANITIA PENGADAAN BARANG DAN JASA 

RSUD POLEWALI TAHUN 2012

Sistem pengadaan (pemilihan) dilakukan dengan  metode Pelelangan Umum, penyampaian penawaran dengan satu sampul, sistem kualifikasi  yang digunakan adalah sistem pasca kualifikasi dan Evaluasi Sistem Gugur.

No Uraian Kerja Jadwal Keterangan
1. Penyusunan Dokumen Lelang Senin, 16 April  2012 Nomor dokumen 01
2. Pengumuman Lelang Selasa, 17 April  2012 Nomor dokumen 02
3 Rapat Penjelasan ( Aanwijzing) Kamis, 19 April 2012
4 BA  Rapat Penjelasan (Aanwijzing) Kamis, 19 April 2012 Nomor dokumen 03
5 Pemasukan dan pembukaan Penawaran serta BA Pemasukan dan pembukaan Penawaran Rabu, 25 April 2012 Nomor dokumen 04
6 Evaluasi Penawaran dan Berita Acara Hasil Evaluasi Penawaran Rabu, 25 April 2012 Nomor dokumen 05
7 Penetapan pemenang Kamis,26 April 2012 Nomor dokumen 06
8 Pengumuman Jumat, 27 April 2012 Nomor dokumen 07
9 Masa sangga Jumat 27 April- 30 April 2012
10 Laporan Hasil Pelelangan untuk bahan pembuatan Surat Penetapan Penyedia Barang/jasa dalam Format Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) Selasa, 1 Mei 2012 Nomor dokumen 08

Catatan dari Proses Lelang

Catatan terpenting dari hasil pelelangan ini adalah

  1. Bahwa proses pelelangan ini belum dilakukan secara elektronik  atau pengadaan secara elektronik (E-Procurement) tapi masih dilakukan secara manual, namun demikian tetap berpedoman pada peraturan presiden nomor 54 tahun 2012 tentang Pengadaan Barang dan jasa. Dan Panitia yang terbentuk belum berada dalam lingkup Unit Layanan Pengadaan, panitia langsung ditunjuk oleh Direktur RSUD Polewali melalui Surat Keputusan Direktur RSUD Polewali tentang pembentukan panitia lelang barang dan jasa.
  2. Mengenai peserta lelang, ada beberapa peserta  lelang kadang tidak mengerti dalam penyusunan dokumen penawaran, sehingga dalam proses Anwizjing harus dijelas  satu persatu berkas yang harus ada dalam data administrasi, data tehnis maupun data harga (kuantitas dan harga) sebagai dokumen penawaran yang peserta akan masukan.
  3. Peserta lelang kadang juga mencoba mempengaruhi panitia untuk dimenangkan walaupun secara administrasi, tehnis dam harga  tidak memenuhi syarat dan tidak berhubungan antara satu data dengan data yang lainnya Misalnya saja “pada surat penawaran yang mencatumkan masa berlakunya  60 hari sementara jaminan terhadap surat penawarannnya hanya 28 hari”  Padahal dalam dukumen lelang dan juga di Berita Acara Aanwijzing sudah jelas disebutkan masa berlaku penawaran selama 28 hari
  4. Suatu hal yang lumrah peserta yang menang mengucapkan terima kasih kepada panitia namun peserta yang kalah mengucapkan hal-hal yang tidak menyenangkan, padahal sudah disiapkan waktu masa sangga bila  ada hal-hal yang merugikan peserta yang kalah untuk memberikan sanggahan, namun hal ini tidak  dilakukan  malah  sebaliknya mengeluarkan ucapan-ucapan yang tidak menyenangkan.
  5. Dan yang terakhir adalah merupakan proses pembelajaran bagi panitia, pengguna anggaran dan barang RSUD Polewali dan peserta lelang sebagai calon penyedia barang terutama peserta yang baru pertama kali ikut pelelangan untuk ikut dalam proses lelang sesuai dengan aturan sebagai mana yang terdapat dalam Peraturan Presiden nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa.

Baca juga tulisan terkait

  1. Mengetuai, Memproses dan Menetapkan Pemenang Pengadaan Obat
  2. Telaah Penyediaan Pembiayaan Kesehatan Polewali Mandar tahun 2011
  3. “Mengundurkan diri” dari Pengelolaan Jamkesmas-BOK tahun 2012

————————————————————

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi dan Kesehatan
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

Perihal Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi dan kesehatan di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

One Response to Membuat Laporan Hasil Pelelangan Umum RSUD Polewali

  1. idr jumski mengatakan:

    maaf pak kalau saya boleh koreksi Laporan lelang bukan bahan untuk membuat BAHP tetapi BAHP adalah dasar untuk panitia/ULP untuk dapat menetapkan pemenang lelang, yang diumumkan ke media/masyarakat. Sedangkan laporan lelang adalah laporan yang bisa internal bisa juga eksternal yang berisi habisnya masa sanggah dan permintaaan pembuatan SPPBJ oleh PPK dari Panitia/ULP sebagai pembuat laporan.
    Demikian, mudah-mudahan kita bisa saling berkoreksi, maaf kalau saya salah.

    arali2008 menjawab
    tidak ada masalah di koreksi… BAHP dipetunjuk memang demikian tetapi kalau dilihat dari proses tahap demi tahap sebagaimana yang prinsip blog ini —-opini dari fakta empiris—– dan yang saya lakukan sebagaimana dalam tulisan ini. setelah dilakukan pembukaan penawaran yang disertai dengan berita acaranya kemudian dilakukan dengan evaluasi, penilaian dan penelitian dokumen penawaran yang kemudian dituangkan dalam Berita Acara Hasil Penawaran (BAHP) mungkin ini yang bapak maksud sebagai dasar untuk panitia/ULP untuk dapat menetapkan pemenang lelang dan memang demikian. Dan tentunya sangat berbeda dengan Berita Acara Hasil Pelelangan yang kalau disingkat sama dengan BAHP bapak maksuk jadi hanya beda pengertian huruf P… satu P= penawaran dan yang satunya P=Pelelangan.
    Jadi ada BAHP = Berita Acara Hasil Penawaran
    dan juga BAHP=Berita Acara Hasil Pelelangan
    dua-duanya sama singkatannya
    terima sharring nya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: