Jumlah Kematian Ibu dan Bayi Dapat Diprediksi

Arali2008. Polewali Mandar Sulawesi Barat.— Terlepas dari konsekwensi penyebab kematian ibu dan bayi  yang telah diketahui dan jikalau tidak adanya upaya-upaya untuk mencegah dan mengendalikan akan dapat meningkatkan kematian ibu dan bayi, dan sebaliknya  ada upaya-upaya pencegahan dan pengendalian akan dapat menurunkan kematian ibu dan bayi. Dengan menggunakan  pola perkembangan jumlah kematian dan analisis statistik sederhana, ternyata jumlah kematian ibu dan bayi dapat diprediksi.

Melihat pola grafik jumlah kematian ibu dan bayi  selama tahun 2006-2009 dan mencoba menganalisanya  secara sederhana  dengan menggunakan nilai rata-rata, nilai maksimal-maksimum dan standar deviasinya, jumlah kematian ibu dan bayi prediksi pada tahun berikutnya (tahun 2010) sejalan dengan jumlah kematian ibu dan bayi yang terjadi ditahun 2010.

Prediksi jumlah kematian ibu ditahun 2010 berkisar antara 12-15 kematian ternyata sejalan dengan jumlah kematian ibu ditahun 2010 yaitu  13 kematian. Prediksi jumlah kematian bayi ditahun 2010 mendekati  atau berada diatas jumlah kematian ditahun 2009  yaitu 98 kematian, ternyata juga sejalan dengan kematian bayi ditahun 2010 yaitu 96 kematian.

Tahun lalu (2010) tepat dibulan Maret 2010 setelah saya mempelajari kecenderungan terjadi  kematian ibu dan bayi di Kabupaten Polewali Mandar, artikelnya  berjudul —–Memprediksi Kematian Ibu dan Bayi di Polewali Mandar—–saya menarik kesimpulan bahwa jumlah kematian ibu di Polewali Mandar selama tahun 2010 diprediksi sekitar 12-15 kematian dan untuk kematian bayi dari data yang terlihat selama 4 tahun terakhir (2006-2009), memperlihatkan  bahwa jumlah kematian bayi cenderung naik dan akan terus naik  selama tahun 2010. Pertanyaannya “apakah jumlah kematian ibu dan bayi di Kabupaten Polewali Mandar selama tahun 2010 terbukti sesuai dengan yang diprediksikan? Jawabannya adalah Ya. Penjelasannya adalah sebagai berikut

Kematian Ibu

Jumlah Kematian ibu selama tahun 2010 berjumlah 13 kematian, kalau dibanding dengan gambar prediksi penulis tahun 2006-2009 seperti yang diperlihat pada gambar di bawah ini dan prediksi ditahun 2010. Jawabanya adalah terbukti apa adanya.

Dalam prediksi kematian ibu selama tahun 2010 diantara 12-15 kematian, didasarkan pada 2 alasan  dasar yaitu:

  1. Alasan dasar pertama adalah pola kecenderungan kematian selama 4 tahun terakhir (2006-2009) yaitu fluktuatif (naik-turun-naik-turun), secara keseluruhan terlihat cenderung turun, jikalau menggunakan pola ini maka kemungkinan ditahun 2010 akan mengikuti pola yang sudah terjadi Naik-Turun-Naik- Turun- NAIK, tetapi naiknya  tidak akan melebihi jumlah kematian ditahun 2007.  Dan juga tidak dibawah tahun 2009, yaitu berkisar antara 12-15 kematian ibu.
  2. Alasan dasar Kedua adalah menggunakan prediksi dengan  analisis  sederhana yaitu dengan melihat nilai rata-rata, nilai maksimum-minimum dan standar deviasinya. Setelah dihitung ternyata nilai tersebut —–jumlah kematian ibu——selama  4 tahun terakhir (2006-2009) yaitu nilai rata-rata 16, nilai makximum  22, Nilai Minimum 12, Standar Deviasi 4. Dari angka-angka ini bahwa dalam keadaan ideal atau saya artikan dalam keadaan rutinitas posisi sarana-prasarana  termasuk sumber daya manusia ditahun 2009 yang telah berfungsi atau digunakan. Pada tahun 2010 kematian ibu  tidak berada dibawah jumlah 12 kematian  ibu dan diatas 16 kematian ibu, atau tepatnya diantara 12-16 kematian ibu.

Ternyata Kedua alasan dasar prediksi tersebut (Point satu dan dua diatas) tidak memperlihatkan perbedaan  nyata kematian ditahun 2010,  Dengan melihat fakta jumlah kematian ibu ditahun 2010 sebanyak 13 kematian maka Pola kematian seperti yang dijelaskan pada point satu dan juga analisis sederhana pada point 2, tentunya dapat memprediksi kematian ibu di Kabupaten Polewali Mandar. Inilah yang menjadi dasar penulis menetapkan jumlah kematian ditahun 2010 berkisar antara 12-15 kematian.

Kematian Bayi

Prediksi penulis Kematian bayi ditahun 2010, berdasarkan data yang terlihat selama 4 tahun terakhir (2006-2009) bahwa jumlah kematian bayi cenderung naik dan akan terus naik  selama tahun 2010 seperti gambar prediksi penulis dibawah ini

Ditahun 2010  kematian  bayi sebagaimana yang dilaporkan bagian Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar ditemukan sebanyak 96 kematian bayi. Kalau dibandingkan dengan prediksi penulis bahwa kematian bayi ditahun 2010 akan berada diatas  tahun 2009, sedikitnya mendekati kebenaran.

Dasar dari prediksi ini adalah Kalau di lihat pola kematian bayi  ditahun 2006 terlihat sangat tinggi (92 kemtaian bayi) dan ditahun 2007 terjadi penurunan sangat dratis (46 kematian bayi) tetapi kemudian ditahun 2008 naik menjadi 61 kematian dan ditahun 2009 naik sangat dratis menjadi 98 kematian bayi. Ini artinya kalau diprediksi ditahun 2010 jumlah kematian mendekati jumlah kematian ditahun 2009 atau  bisa lebih. Dengan melihat fakta jumlah kematian bayi  ditahun 2010 sebanyak 96 kematian maka Pola kematian bayi ini cenderung juga terbukti, walau tidak berada diatas tahun 2009.

Kalau dilakukan analisis secara sederhana  terhadap jumlah kematian  bayi selama 4 tahun terakhir (2006-2009) terhdap nilai rata-rata, nilai maksimum, nilai minimum dan standar deviasinya maka didapat nilai rata-rata 74, nilai makximum  98, Nilai Minimum 46, Standar Deviasi 24,  SD+rata 99 dan SD-Rata-rata 49. Hasil analisis ini dapat diartikan bahwa bahwa  dengan melihat pola kematian bayi selam tahun 2006-2009 maka prediksi jumlah kematian bayi ditahun 2010 lalu adalah  berarti diantara nilai rata-rata (74 kematian) dan nilai 99 (didapat dari nilai rata-rata ditambah nilai standar deviasi) ternyata  benar jumlah kematian  ditahun 2010  yaitu 96 berada diantara nilai yang penulis sebutkan.

Prediksi jumlah kematian ibu ditahun 2010 berkisar antara 12-15 kematian ternyata sejalan dengan jumlah kematian ibu ditahun 2010 yaitu  13 kematian. Prediksi jumlah kematian bayi ditahun 2010 mendekati  atau berada diatas jumlah kematian ditahun 2009  yaitu 98 kematian, ternyata juga sejalan dengan kematian bayi ditahun 2010 yaitu 96 kematian.  Dengan prediksi jumlah kematian ibu dan bayi yang sejalan dengan jumlah kematian ibu dan bayi  yang terjadi  ini, tentunya upaya-upaya untuk menurunkan  kematian ibu dan bayi  akan lebih mudah dilakukan, tentunya dengan  dasar pola-pola kejadian dan analisis statistik sederhana dari jumlah kematian ibu dan bayi  ditahun-tahun sebelumnya, namun demikian apakah prediksi kematian ibu dan bayi ditahun 2011 dapat juga dilakukan  “kenapa Tidak?”. Wallahu A’lam.

Baca juga tulisan terkait

  1. Memprediksi Kematian Ibu dan Bayi di Polewali Mandar
  2. Angka Kematian Ibu Tinggi atau Rendah.
  3. Tiga Unsur Utama Penyebab Langsung Kematian Ibu
  4. Kepedulian pada Persalinan Ibu Masih Sangat Rendah.
  5. Identifikasi Kematian Ibu Karena Pendarahan di Polewali Mandar
  6. Indikator Goals Kelima MDGs Peningkatan Kesehatan Ibu
  7. Indikator MDGs ke Empat : Menurunkan Kematian Anak
  8. Capaian MDGs Penurunan Angka Kematian Anak di Polewali Mandar
  9. Capaian MDGs Peningkatan Kesehatan Ibu di Polewali Mandar
  10. Perdebatan Angka Kematian Ibu
  11. RUMAH SAKIT KIA ”IBU AGUNG” SIAP BEROPERASI
  12. Hasil Audit Non Klinis Kematian Ibu dan Bayi
  13. Kematian Ibu dan Bayi terjadi disekitar Tenaga Kesehatan

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi dan Kesehatan
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

Perihal Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi dan kesehatan di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

3 Responses to Jumlah Kematian Ibu dan Bayi Dapat Diprediksi

  1. Andaaslaluwwwwsyanggsmuaaa mengatakan:

    Assalamu”Alaikum,wr,wb.
    jumlah kematian bayi dan ibu itu sangat memprihatinkan bayangkan stiap thun naik,,,yaaa,,,mga2 thun ini bsa turun,, dgn bnyaknya tenaga kesehatan yg berada di Indonesia,,terutama seorang bidan,,,mga2 bisa n tdk lpa jga bantuan dri masyarakat Indonesia,mga2 bsa menurun,Amin,,,,….>,<.

  2. terlantar mengatakan:

    Wallahu A’lam.
    mampir om

  3. muhamad idrus mengatakan:

    ingin berkonsultasi selalu dengan bapak atas waktu dan kesempatan saya mengucapkan terima kasih
    wassalamualaikum wr.wb

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: