Kantong Penularan Penyakit Kusta di Polewali Mandar

Kantong Kusta Di Polewali MandarPelewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat. @arali2008. Opini dari fakta empiris dari  seorang seorang profesional epidemiologi gizi dan kesehatan.

Lokasi atau Kantong penularan penyakit kusta di Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat adalah hasil dari pemetaan data penderita  kusta terdaftar sampai dengan bulan  Desember 2008.

Bermula dari suatu kasus penderita Kusta yang ditemukan dan terdaftar  oleh petugas Kabupaten sebagai penderita kusta dengan Type Multi Basiler (MB), kemudian dengan persuasif memberikan penyadaran untuk mengkonsumsi obat namun setelah satu bulan kemudian petugas puskesmas mengkonfirmasi sang penderita ternyata obat kusta yang diberikan  hanya dikonsumsi separuhnya, sang penderita kusta menolak mengkonsumsi  obatnya  (gabungan obat Rifampicin, Lamprene dan DDS) karena keluarganya tidak memperhatikannya lagi, terekam dalam ingatan sang penderita bahwa keluarga dan orang-orang disekitarnya bahkan  oleh petugas kesehatan yunior seakan menciptakan stigma sosial, merendakan hak-haknya untuk hidup sehat secara fisik jasmani dan sosial  untuk serta dapat hidup produktif secara sosial dan ekonomis.

Kasus penderita kusta ini terdapat dilokasi dimana hasil pemetaan penulis menujukkan lokasi penumpukkan penderita di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat. Lokasi ini ternyata sudah bergeser yang sebelum kantong kusta berada di Dusun Landepoki desa Baru Kecamatan Mapilli pada tahun 2008 hanya ditemukan 3 kasus.

Pada hasil pemetaan seperti terlihat pada gambar, ada dua  wilayah  yang merupakan jumlah kasus yang terbanyak dan sekaligus dikatakan sebagai kantong atau lokasi penularan kusta dari tahun ke tahun di Polewali Mandar,  yang semula berada di dukun Landepoki  sekarang telah ditemukan di  daerah sekitarnya  lintas  desa-kecamatan maupun kabupaten di Propinsi Sulawesi Barat yaitu

  1. Wilayah  sekitar Limboro, Campalagian dan Batupanga ditemukan 49 kasus, dengan kasus MB (Multi Basiler) sebanyak 38 kasus sisanya adalah 11 kasus PB (Pausi Basiler)
  2. Wilayah sekitar Polewali dan Tapango. Sebenarnya kedua wilayah ini berdiri sendiri namun karena akses yang mudah antara kedua wilayah tersebut atau hasil pemekaran dari kedua wilayah tersebut maka kedua  lokasi ini dijadikan satu lokasi sumber penularan. Ada 27 Kasus penderita kusta  diwilayah ini terdiri dari 26 kasus MB dan hanya 1 kasus PB
  3. Wilayah lainnya walaupum masih ditemukan kasus, namun jumlahnya tdak terlalu banyak untuk dikatakan sebagai wilayah sumber penularan.

Jumlah secara keseluruhan penderita kusta  terdaftar sampai dengan Desember 2008, seperti terlihat dibawah ini dan juga ditemukan pada gambar pola perkembangan kusta di Polewali Mandar tidak menunjukkan  perubahan yang berarti, sehingga menimbulkan  pertanyaan “sebenarnya apa yang telah dilakukan pemerintah cq Dinas kesehatan Kabupaten Polewali Mandar?

No
Kecamatan
Puskesmas
PB
MB
Jumlah
1
Binuang
Polewali
0
5
5
Binuang
0
1
1
2
Polewali
Massenga
1
7
8
Pekkabata +RS
0
7
7
3
Anreapi
Anreapi
0
2
2
4
Matakali
Matakali
0
5
5
5
Wonomulyo
Wonomulyo
0
4
4
Kebunsari
0
1
1
6
Tapango
Pelitakan
1
12
13
7
Mapilli
Mappili
0
3
3
8
Luyo
Batupanga
4
18
22
10
Campalagian
Campalagian
3
13
16
11
Balanipa
Pambusuang
0
4
4
12
Tinambung
Tinambung
1
6
7
13
Limboro
Limboro
4
7
11
14
Allu
Tutallu
3
4
7
15
Tubbi Taramanu
Tubbi Taramanu
0
1
1
16
Matanga
Matanga
0
0
0
Kab. Polewali Mandar
17
100
117

Upaya penanggulangan penyakit kusta yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten cq Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat  selama 7 tahun terakhir (2002-2008)  tidak menunjukkan penurunan kasus kusta yang berarti.

Penyakit kusta adalah penyakit menular yang menahun dan disebabkan oleh kuman kusta (Mycobacterium leprae) yang menyerang syaraf tepi, kulit dan jaringan tumbuh lainnya (Depkes.RI.2007)

Pola pengendalian penyakit kusta seperti terlihat dari jumlah penderita terdaftar dari tahun 2002 sampai dengan tahun 2008 hanya menunjukkan keadaan yang fluktuatif dengan rata-rata setiap tahunnya  ditemukan kasus terdaftar sebanyak 110 penderita. Upaya penurunan kasus memang ada tetapi pada tahun berikutnya ditemukan lagi kenaikan bahkan ada kecenderuangan kasusnya terus naik. (—-seharusnyakan turun—–) Perkembangan  dari tahun-ke tahun terlihat jelas pola perkembangn penyakit kusta dengan type yang sangat menular yaitu Multi Basiler (MB) sangat mempengaruhi  atau berkontribusi besar terhadap jumlah Total Kasus Penderita Kusta dibangdingkan dengan tipe yang tidak menular yaitu Pausi Basiler (PB).

Perkembang Kusta selama 6 tahun di Polewali MandarPenyakit kusta  ini sebenarnya dapat dihentikan perkembangnnya dengan  peningkatan daya tahan tubuh karena  dengan adanya daya tahan tubuh  yang baik maka serangan kuman kusta (Mycobacterium leprae) yang menyerang syaraf tepi, kulit dan jaringan tumbuh lainnya akan dengan mudah dikalahkan, ini terbukti dari berbagai hasil kajian dan penelitian  bahwa  sebagian besar manusia kebal  sebesar 95 % terhadap penyakit kusta, artinya  kalau ada  100 orang yang terpapar  maka ada 95 orang tidak menjadi sakit,  3 orang sembuh sendiri tanpa diobati, dan hanya 2 orang yang menjadi sakit. Dua orang yang sakit ini dan selanjutnya dinyatakan sebagai kasus akan sembuh bila segera ditemukan dan mendapatkan pengobatan.

Kuman kusta dapat hidup diluar tubuh manusia antara 1-9 hari tergantung pada suhu atau cuaca, dan diketahui hanya kuman kusta yang utuh (solid) saja yang dapat menimbulkan penularan.

Lalu pertanyaannya  mengapa di Kabupaten Polewali Mandar jumlah kasus tidak pernah turun bahkan ada kecederungan terus meningkat. Jawabannya  yang jelas adalah bukan karena program penemuan dan pengobatan kasus gagal, tetapi karena daya tahan tubuh sebagian masyarakat  Polewali Mandar terutama di dua wilayah yang disebutkan diatas masih kurang mendapatkan perhatian. Daya tahan tubuh bisa berhubungan dengan status gizi, lingkungan dan kebiasaan hidup bersih dan sehat. Benarkah demikian tunggu tulisan-tulisan arali2008 selanjutnya, setelah ditemukan fakta empiris akan diterbitkan pada postingan-postingan berikutnya.

 

Baca Artikel Terkait

  1. ADEK dan Penanggulangan Kusta Di Polewali Mandar
  2. Status Gizi Anak Balita di Kabupaten Polewali Mandar Tahun 2006-2008

—————————————————————-

 

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi dan Kesehatan
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

Perihal Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi dan kesehatan di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: