Bedah Konsep Strategi RPJPM 2007-2012 Propinsi Sulawesi Barat

Polewali Mandar Sulawesi Barat, @arali2008 — Penulis kaget dan juga mungkin pembaca yang peduli terhadap pembangunan di Propinsi Sulawesi Barat tentang kesimpulan dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) Regional Makassar awal Januari 2009, bahwa hasil uji “Kepatuhan dan Kelayakan” pejabat pada pemerintahan propinsi Sulawesi Barat menunjukkan angka dibawah standar karena sebagain besar pejabat ternyata tidak memahami visi pemerintahan yang diemban oleh Gubernur Sulawesi Barat Bpk Anwar Adnan Saleh yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah (RJPM) Propinsi Sulawesi Barat 2007-2012. Tidak memahami karena tidak mengerti, tidak mengerti karena tidak ada yang ditahu, tidak ada yang di tahu karena tidak ada yang mau membaca atau karena yang dibaca tidak jelas.

Untuk itu Penulis mencoba membedah masalah ketidakfahaman pejabat tentang visi pemerintahan Sulawesi Barat yang dimulai dari suatu pertanyaan, ”Apa benar RPJPM Propinsi Sulawesi Barat 2007-2012 tidak jelas menjabarkan visi dan misi Pemerintahan Gubernur Propinsi Sulawesi Barat?”

Dari Konsep Strategis……..

slide1Penulis kemudian mencoba membuka-buka dokumen RPJPM Propinsi Sulawesi Barat 2007-2012, kesimpulannya dokumen tersebut sangat jelas, visi dan misi sangat jelas, kebijakan dalam bentuk program dan kegiatan sangat-sangat jelas. Tetapi penulis tiba-tiba kaget ketika melihat gambar strategi yang akan dikembangkan dalam RPJPM tersebut seperti yang terlihat pada gambar yang disamping. Tertulis pada gambar ”Tiga Pilar Strategi PJPM Sulawesi Barat 2007-2012”. Pengalaman penulis selama 10 tahun dalam hal pengembangan masyarakat di Polewali Mandar bekerja sama dengan Yayasan Indonesia Sejahtera (YIS) sangat terlihat ”ganjil” dan kurang bisa difahami oleh penulis dan juga ini mungkin yang tidak bisa difahami atau yang difahami oleh para pejabat pemerintahan Bpk Anwar Adnan Saleh. Terlepas dari penjelasan tiga pilar strategi pada Buku RPJPM 2007-2012 tersebut, gambar tersebut adalah konsep. Konsep yang jelas akan mempermudah setiap orang untuk bekerja. Tetapi konsep yang ”Salah”—- penulis beri tanda kutib— akan menghasilkan pengertian dan pemahaman yang tidak jelas, sehingga ketika seseorang tersebut diuji maka hasilnya sudah pasti ia tidak memahaminya. Wajarlah sebagian besar pejabat Pemerintah Propinsi Sulawesi Barat tidak mengerti visi Pemerintahannya.

Kesalahan Konsep

slide21Pada gambar ada tiga komponen atau yang disebut pada gambar ada tiga pilar dalam Strategi PJPM 2007-2012 Propinsi Sulawesi Barat yaitu Pemerintah yang amanah, kerja sama swasta dan partisipasi masyarakat. Ketiga komponen bagi penulis tidak ada masalah walaupun komponen kerja sama swasta, dimana istilah “kerja sama” kuranglah tepat,  yang tepat adalah dunia usaha (pasar), perlu diingat yang buat  maju suatu daerah adalah dunia usaha (pasar) karena disitulah terjadi pertukaran  barang dan jasa. Dan setiap kali terjadi pertukaran  disitulah terjadi  kemajuan, tetapi penulis bisa memahaminya dan tidak mempersoalkannya. Selanjutnya coba dilihat penggunaan tanda panah, sepertinya, si-pembuat konsep ini menggunakan konsep arah jarum jam, disinilah mulai ditemukan kesalahan.

Kesalahannya seperti yang terlihat pada gambar atau menurut arti tanda panah adalah

  1. Pemerintah yang amanah akan memperhatikan kerja sama swasta, padahal amanah yang diemban oleh pemerintah didapatkan dari masyarakat tetapi sekali lagi menurut tanda panah masyarakat tidak diperhatikan tetapi kerja sama swastalah yang diperhatikan.
  2. Partisipasi masyarakat yang akan dikembangkan akan dimotivasi dan difungsikan oleh kerja sama swasta, tetapi sekali lagi menurut tanda panah gambar pemerintah tidak dilibatkan.
  3. Kerja sama swasta dalam menumbuh kembangkan partisipasi masyarakat, dan hasilnya swasta tidak akan berkontribusi ke pada Pemerintah yang amanah.

Jadi sangatlah jelas Strategi Pembangunan Jangka Panjang Menengah (PJPM) 2007-2012 Propinsi Sulawesi Barat terlihat ganjil dan tidak memihak kepada masyarakat padahal subtansi  berpisahnya Propinsi Sulawesi Barat dari Propinsi Induknya Sulawesi Selatan adalah mensejahterahkan masyarakat, sehingga membuat orang yang melihat tambah tidak mengerti atau secara keseluruhan tidak memahaminya. Jadi wajarlah memang pejabat Pemerintah Propinsi Sulawesi Barat kalau tidak sedikit kritis tidak akan memahami visi pemerintahan gubernur Bpk Anwar Adnan Saleh. Padahal visinya sangat jelas yaitu “TERWUJUDNYA KEBUTUHAN HAK DASAR MASYARAKAT PROPINSI SULAWESI BARAT YANG BERKEMBANG DAN AMANAH” dan misinya agar dapat difahami orang (masyarakat) telah dijadian strong point sebagaimana tertulis sangat besar pada Halaman Metro Mamuju Harian Koran Radar Sulbar yang diterbitkan tiap harinya kecuali hari libur. Yaitu :

  1. Percepatan pengentasan kemiskinan,
  2. Peningkatan aksesilibilitas pendidikan dan kesehatan,
  3. Revitalisasi pertanian
  4. dan pembangunan infrakstruktur.

Pembenaran Konsep “ganti dengan tanda panah timbal balik”

slide31Karena kesalahan terletak pada penggunaan tanda panah atau penggunaan konsep atau pendekatan arah jarum jam maka untuk melakukan pembenaran adalah ganti tanda panah dengan tanda panah timbal balik (lihat gambar disamping).

Konsep Strategi PJPM 2007-2012 Propinsi Sulawesi Barat terlihat sempurna, akan nyambung dengan visi dan misi pemerinthan Propinsi Sulawesi Barat. Dan yang terpenting adalah logika berpikir akan mengalir dengan sendirinya, saling kait-mengait, saling mempengaruhi antar komponen yang satu dengan komponen yang lainnya, sehinnga tiga pilar startegi PJPM Sulawesi Barat bukan lagi menggunakan pendekatan komponen arah jarum jam, tetapi menggunakan pendekatan komponen sistem.

Penjelasannya adalah sebagai berikut:

  1. Tiga pilar strategi PJPM 2007-2012 Propinsi Sulawesi Barat adalah suatu sistem dimana komponen yang ada pada tiga pilar strategi tersebut akan dipengaruhi dan mempengaruhi komponen yang lainnya, bergerak bersama-sama guna mencapai tujuan yang direncanakan.
  2. Komponen pemerintah yang amanah, kerja sama swasta dan partisipasi masyarakat adalah sub sistem dari sistem tiga pilar strategi PJPM tersebut
  3. Selanjutnya secara sendiri-sendiri dari ketiga komponen tersebut adalah sistem, dimana didalamya ada juga sub sistemnya. Pada setiap sistem dan sub sistem memiliki unsur-unsur sumber daya , Norma dan Organisasi.
  4. Dan kalau diperhatikan lebih mendalam maka ini adalah sistem lokal, pemerintahan lokal, masyarakat lokal, swasta dalam dunia usaha yang tentunya juga adalah bersifat lokal.

Kongkritnya sub sistem tersebut mempunyai peran dan fungsi yang saling mempengaaruhi yaitu dapat diuraikan secara sederhana :

  1. Pemerintah yang amanah yang memiliki sumber daya, norma dan organisasi lokal, akan memperhatikan dan diperhatikan swasta dalam dunia usaha bersifat lokal, demikian juga akan memperhatikan dan diperhatikan masyarakat lokal
  2. Swasta yang bekerja dalam dunia usaha tentunya juga memiliki sumber daya, norma usaha dan organisasi usaha akan memperhatikan dan diperhatikan oleh pemerintah, demikian juga akam memperhatikan dan diperhatikan masyarakat.
  3. Masyarakat dengan partisipasinya memiliki dumber daya, mempunyai norma dan mengorganisasikan partisipasi akan selalu diperhatikan dan memperhatikan pemerintah, demikian juga akan selalu diperhatikan dan memperhatikan dunia usaha yang dikelola swasta.

Hasilnya sudah jelas meningkatkan kesejateraan masyarakat yang terlihat dari pemerintahan yang amanah, berkembangnya dunia usaha yang dikelola swasta dan meningkatkan perekonomian masyarakat karena masyarakat dimotivasi dan difungsikan.

Konsep Yang Ideal

slide41Sebenarnya konsep pembenaran yang dijelaskan diatas masih perlu lagi dikembangkan menjadi empat pilar, yaitu penambahan komponen “kemampuan keluarga” dan pengembangan tanda panah yang masih dalam pendekatan sistem atau tepatnya sistem lokal yang mempunyai peran dan fungsi sendiri-sendiri yang saling terkait dan juga memiliki unsur-unsur (lihat gambar samping). Mengapa perlu tambahan komponen kemampuan keluarga? Karena hal ini untuk memperjelas penjabaran strong point pertama visi dan misi pemerintahan Sulawesi Barat yaitu sasaran dari mempercepat pengentasan kemiskinan yaitu Keluarga atau kemampuan keluarga. Ketiga sasaran misi yang lainya telah tertampung dalam komponen subsistem pemerintah, masyarakat dan swasta (dunia usaha). Inilah sebenarnya konsep strategi pembangunan pada pemerintahan propinsi Sulawesi Barat tahun 2007-2012 yang paling ideal, bukan seperti yang tertuang dalam buku RPJPM tahun 2007-2012 Propinsi Sulawesi Barat.

Kesimpulan

Baiknya visi dan misi dan kebijakan dalam bentuk program dan kegiatan tidak akan berarti kalau setiap pengambilan keputusan strategis ditingkat eselon II, III dan keputusan ditingkat operasional yang diembang oleh mereka eselon IV adalah strategi tampa arah dan hanya mementingkan kepentingan searah jarum jam.

Visi dan misi serta kebijakan program dan kegiatan akan berjalan dengan baik bila setiap pejabat pada tingkat daerah (Propinsi ataupun kabupaten/kota) harus mempunyai startegi lokal dengan pendekatan sistem dari sub sistem lokal pemerintahan, swasta dalam dunia usaha pada tingkat lokal, kemampuan keluarga dan partisipasi masyarakat kesemua bersifat lokal

Sistem ini akan berkembang karena masing-masing mempunyai unsur sumber daya, norma kerja dan pengorganisasian diri. Inilah yang harus di fahami oleh setiap stakeholder di Propinsi Sulawesi Barat. Saya penulis sebagai bagian dari masyarakat sangat mengerti hal ini, tapi sayang mereka pejabat tidak memahaminya.

__________________________________________________________

Artikel lain yang perlu ANDA TAHU

  1. Bedah Konsep Strategi RPJPM 2007-2012 Propinsi Sulawesi Barat
  2. Tampa Arah Kunjungan Pertama Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Sulawesi Barat di Dinas Kesehatan Polewali Mandar
  3. Di Balik Layar Kepemimpinan dan Mutasi Kepala DInas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar
  4. Perdebatan Angka Kematian Ibu
  5. Selamat Jalan BKKBN Polewali Mandari
  6. Peran Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dalam Pemberdayaan Masyarakat dan Penyediaan Air Bersih Pedesaan

————————————————————————

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi dan Kesehatan
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

Perihal Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi dan kesehatan di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: