Menyimpulkan Pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Polewali Mandar tahun 2011.

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.– Tujuannya adalah memberikan gambaran hasil pelaksanaan pembangunan kesehatan  yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan dan sektor-sektor terkait dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar. Disajikan dengan cara mengambil kesimpulan-kesimpulan penting dari proses penyusunan narasi profil kesehatan Kabupaten Polewali Mandar tahun 2011.

Bahwa hasil pelaksanaan pembangunan kesehatan yang dilihat dari situasi derajat kesehatan, situasi upaya kesehatan dan situasi sumber daya kesehatan harus diselenggaraakan dengan strategi peningkatan kemampuan mencatat dan melaporkan upaya-upaya kesehatan secara tepat dan cepat. Dari catat dan laporan dapat dilakukan tindakan penanggulangan bila ada kecendeungan munculnya masalah kesehatan, dan dari catatan dan laporan juga dapat dilakukan peningkatan kualitas layanan pada kegiatan-kegiayan yang telah dilaksanakan dengan baik dan benar. Baca tulisan ini lebih lanjut

Dari Pengambilan Data Kualitas Pelayanan Kesehatan Ibu (Maternal)

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.— Angka KematianIbu (AKI) di Indonesia masih termasuk tinggi dibandingkan dengan negara-negara di ASIA, data tahun 2007 mencatat AKI di Indonesia mencapai 228 per 100.000 kelahiran hidup. Walaupun angka ini dipandang mengalami perbaikan dibanding tahun-tahun sebelumnya, target The Millennium Development Goals (MDGs) yang  ke Lima yaitu Menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) menjadi 102 per 100.000 klahiran hidup pada tahun 215 masih akan sulit terwujud. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menurunkan angka ini, salah satunya  dengan pelaksanaan paket pelatihan Pelayanan Obstetrik dan Neonatal Emergensi Dasar dan Komprehensif (PONED-PONEK), Namun dalam beberapa tahun terakhir inipun belum terdapat penurunan AKI yang signifikan.

Permasalahan Angka (jumlah) Kematian Ibu di Kabupaten Polewali Manda dalam tiga tahun terakhir (2009-2012) adalah sistem pencatatan dan pelaporan termasuk analisis keenderungan resiko kesakitan dan kematian tidak mampu mendeteksi dengan tepat untuk dapat mencegah kesakitan dan kematian ibu, demikian juga dengan hasil analisis laporan Pemantauan Wilayah Setempat Kesehatan Ibu dan Anak (PWS-KIA) belum digunakan untuk mendeteksi wilayah-wilayah yang cakupannya rendah untuk segera diintervensi, sehingga tidak mengherankan angka (jumlah) kematian ibu tiga tahun terakhir  menunjukkan angka yang stagnan. Baca tulisan ini lebih lanjut

“Mengundurkan diri” dari Pengelolaan Jamkesmas-BOK tahun 2012

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.—Tiba-tiba salah seorang Tim Penyusun SK Kepala  Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar tentang Pengelolaan Jamkemas-BOK tahun 2012 mengatakan kepada saya “ Pak Arsad (Penulis : Arsad RahimAli) tidak lagi dilibatkan dalam Tim Pengelolaan Jamkesmas-BOK tahun 2012 karena telah mengundurkan diri”. Saya sedikit kaget, karena saya (penulis) sama sekali tidak perna mengatakan mengundurkan diri dalam pengelolan Jamkesmas-BOK, penulis cuman mengajukan tiga alasan jika masih dilibatkan dalam Tim Pengelolaan Jamkesmas-BOK ditahun 2012, rupanya mereka mengartikan itu sebagai pengunduran diri.

Sebagaimana tahun sebelumnya (2011) penulis penjabat sebagai  Koordinator verifikasi dan klaim  kegiatan Jamkesmas, Jampersal dan Bantuan Operasional Kesehatan. Pada tahun 2012 ini tidak dilibatkan lagi dalam kegiatan tersebut yang menurut alasan mereka penulis telah meminta mengundurkan diri (red: Bukan saya yang meminta) tapi penulis cuman menyarankan tiga alasan yang bila dapat dipenuhi jabatan itu siap untuk menerimanya kembali di tahun 2012. Namun ketiga Alasan tersebut yang membuat mereka mengatakan saya telah mengundurkan diri.

Baca tulisan ini lebih lanjut

Laboratorium Kesehatan Daerah Polewali Mandar

Polewali Mandar Sulawesi Barat @arali2008.—  Laboratorium Kesehatan Daerah Polewali Mandar  yang selanjutnya disingkat dengan LABKESDA adalah salah satu Unit Pelaksana Tehnis Penunjang Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar. Terbentuk sejak awal tahun 2001 saat erah desentraliasi (otonomi daerah) mulai diberlakukan. Selama 10 tahun (2001-2010) beroperasi  sebagai unit penunjang  Dinas Kesehatan selalu berada dalam satu gedung Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar yang beralamat di Jalan Andi Depu nomor 2 Polewali. Mulai tahun 2012 ini Laboratorium Kesehatan Daerah Polewali Mandar telah menempati gedung tersendiri yaitu Gedung Eks Puskesmas Massenga Kecamatan Polewali.

LABKESDA Polewali Mandar  sebagai Unit Pelaksana Tehnis Penunjang Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar dibangun pada tahun 2001 atas prakarsa dr. Achmad Azis M.Kes (Kadinkes 1999-2008) dengan Kepala UPTnya dijabat pertamakali oleh ibu Sumiati, SKM, telah beberapa kali  berganti kepala UPTnya misalnya Muh. Anwar SKM dan kemudian digantikan Oleh Ibu Djamilah SKM yang menjabat sampai Sekarang. Sejak  Tahun 2010, oleh Kepala Dinas Kesehatan dr. H. Ayub Ali, MM kemudian mengembangkannya dengan penambahan sarana dan prasarana yang lebih memadai serta mempunyai gedung tersendiri.

Ibu Djamilah, SKM Kepala  UPT Laboratorium Kesehatan Daerah ketika diwawancarai penulis mengatakan “Laboratorium Kesehatan ini akan selalu memberikan  pelayanan kesehatan yang terbaik kepada semua pelanggan sebagai jawaban terhadap kepercayaan yang telah diberikan oleh pasien dan pihak-pihak membutuhkan layanan laboratorium kesehatan dalam upayanya menunjang diagnose dokter maupun diagnose kesehatan masyarakat” Baca tulisan ini lebih lanjut

Puskesmas Induk Campalagian telah menerapkan mutu pelayanan

Bagian Belakang Puskesmas Induk Campalagian

Polewali Mandar Sulawesi Barat. @arali2008.— Puskesmas Induk Campalagian  adalah salah satu dari 20 Puskesmas yang ada di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat. Puskesmas ini merupalan Puskesmas Induk dari 2 Puskesmas yang berada di WIlayah Kecamatan Campalagian  yaitu Puskesmas Campalagian (Induk) dan Puskesmas Katumbangan sebagai Puskesmas pengembangannya.  Puskesmas Induk Campalagian merupakan puskesmas perawatan, mempunyai jumlah desa/kelurahan sebanyak 13, jumlah penduduknya sebanyak 38.914 jiwa, terletak di Ibu kota Kecamatan Campalagian dengan letak geografis rawai, pantai, daratan rendah dan berbukit.

Puskesmas Induk Campalagian beralamat di jalan poros Majene Kecamatan Campalagian berbatasan dengan Kecamatan Luyo bagian Utara dan Timur.  Dan Kecamatan Balanipa pada bagian Barat Sementara bagian selatannya telut Mandar selat Makassar. Baca tulisan ini lebih lanjut

Program Perbaikan Gizi Masyarakat di Puskesmas

Penggunaan Garam Beryodium Untuk Semua, 15 Januari 2004 di hadiri Mr. Willem Standaert Senior Progamme Coord. Unicef – Indonesia

Polewali Mandar Sulawesi Barat. @arali2008.–- Ditulis program perbaikan gizi masyarakat di puskesmas, ditulis dengan tujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk kegiatannya, tenaga pelaksananya, jenis-jenis pelatihan  untuk pelaksana, pedoman pelaksanaan program gizi yang harus ada setiap saat termasuk standar operasional prosedur.  Dan pengawasan, evaluasi dan bimbingan tehnis dari Dinas Kesehatan kabupaten/kota serta output dari pelaksanaan kegiatan program gizi Puskesmas. Di tulis dari hasil pengamatan penulis pada saat melakukan RIFASKES (Riset Fasilitas Kesehatan Oktober 2011) di 20 Puskesmas Kabupaten Polewali Mandar. Salah satu fungsi utama program perbaikan gizi masyarakata di Puskesmas adalah mempersiapkan, memelihara dan mempertahakan agar setiap orang  mempunyai status gizi baik, dapat hidup sehat dan produktif. Fungsi ini dapat terwujud kalau setiap petugas dalam melaksanakan program gizi dilakukan dengan cara yang baik dan benar sesuai komponen-kompoen yang harus ada dalam program perbaikan gizi masyarakat di Puskesmas. Baca tulisan ini lebih lanjut

Program Pelayanan Kesehatan di Puskesmas

Puskesmas Wonomulyo Kecamatan Wonomulyo salah satu dari 20 Puskesmas Yang ada di Polewali Mandar yang telah berhasil melaksanakan Program Pelayanan Kesehatan Secara Prima.

Polewali Mandar Sulawesi Barat. @arali2008.– Sudah merupakan Kebijakan Dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia  bahwa Puskesmas  sebagai bagian dari Sistem Kesehatan Nasional, sub sistem dari kesehatan yang berada di Kabupaten/kota, propinsi dan Nasional. Sebagai suatu sistem yang harus berjalan, Puskemas dilengkapi dengan organisasi, memiliki Sumberdaya dan program kegiatan pelayanan kesehatan. Tujuan utamanya adalah  meningkatkan derajat kesehatan  masyarakt diwilayah kerjanya sampai setinggi-tingginya  atau  dengan mengambil pengertian dari kesehatan, tujuannya adalah mewujudkan keadaan sehat fisik-jasmani, mental, rohani-spritual  dan sosial  bagi setiap orang diwilayah kerja Puskesmas agar dapat hidup produktif secara sosial dan ekonomis.  Untuk mempermudah pencapaian tujuan ini,  Puskesmas  dapat bekerja sesuai dengan Visi dan Misi  Program  Pelayanan Kesehatannya. Baca tulisan ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 31 pengikut lainnya.