Mencermati Angka Kematian Ibu di Propinsi Sulawesi Barat.

Sasaran MDGs ke 5Polewali Mandar Sulawesi Barat  @arali2008. -- Angka Kematian Ibu di Propinsi Sulawesi Barat menunjukkan penurunan yang bermakna secara regresi dari tahun 2006-2011. Karena masih banyak bidan-bidan yang belum mempunyai kompetensi yang standar terhadap asuhan persalinan normal,  penurunan angka kemtaian ibu ini belum berhubungan langsung dengan pertolongan persalinan yang dilakukan  oleh tenaga kesehatan (bidan). Kompotensi bidan hanya terlihat pada pelayanan Ante Natal Care atau pelayanan K4 Kehamilan. Yaitu ada hubungan yang bermakna antara Angka Kematian Ibu dengan pelayanan  kesehatan  kehamilan (K4) yang diberikan oleh bidan. Bahwa perbaikan kompotensi bidan melalui pelatihan Asuhan Persalinan Normal (APN) merupakan solusi yang tepat, —walaupun terlambat——- dapat mencapai Sararan V MDGs penurunan angka kematian ibu di Propinsi Sulawesi Barat di tahun 2015  dibawah target Nasional 102 per 100.000 Kelahiran Hidup.

Pada pertemuan evaluasi Pencapaian Indikator MDGs khususnya yang berhubungan dengan bidang  kesehatan  di Hotel Maranu Mamuju, tanggal 14-15 Desember 2012 . Saya mencoba  mencermati  Sasaran  IV MDGs Penurunan Kematian ibu  dengan menggunakan data Angka Kematian Ibu dengan dua data faktor determinannya Persalinan yang ditolong oleh Tenaga Kesehatan dan Pelayanan Kesehatan pada  masa kehamilan ibu  atau Ante  Natal Care (K4 )  tahun 2006-2011, tingkat Propinsi Sulawesi Barat. “Apakah ada hubungan pencapaian Angka Kematian Ibu dengan Pertolongan persalinan tenaga kesehatan dan Pelayanan ANC (K4)  selama tahun 2006-2011 di Propinsi Sulawesi Barat ?

Hasil Capaian Sasaran MDGs ke 5.  Sulawesi Barat

Hasil capaian Sasaran MDGs ke 5 menurunkan angka kematian ibu Propinsi Sulawesi Barat  sebagai hasil rekapitulai dari 5 Kabupatennya (Kab. Polewali Mandar, Kab. Majene, Kab. Mamasa, Kab.Mamuju dan Kab. Mamuju Utara) selama tahun 2006-2011 dapat dilihat dari data-data tabel dibawah ini :

AKI  Sulbar

Data-data ini sudah cukup untuk dicermati secara statistik regressi, AKI sebagai akibat  dari adanya Persalinan Tenaga Kesehatan dan pelayanan ANC (K4) sebagai penyebab.

Analisa Data Regressi

Angka kematian Ibu di Propinsi Sulawesi Barat dari tahun  2006 – 2011 menunjukkan angka yang cenderung turun.  Secara statistic dengan uji regresi (Significance F) sebesar  0.003,   atau tingkat kepercayaan  95 % penurunan Angka kematian ibu ini menunjukkan penurunan yang sangat bermakna.

AKI Sulbar

Penurunan yang bermakna ini menunjukan upaya-upaya penurunan Angka kematian ibu di Propinsi Sulawesi Barat yang dilakukan tiap tahunnya dari tahun 2006  sampai dengan tahun 2011 telah sesuai dengan  strategi penurunan  kematian ibu  dalam rencana pembangunan jangka menengah Propinsi Sulawesi Barat.

Dalam Sasaran ke V MDGs Penurunan Angka kematian ibu sebagai target MDGs sangat dipengaruhi oleh indikator determinanya yaitu persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan terampil, Pelayanan ANC (K4), Status Gizi Ibu Hamil, Penggunaan Kontrasepsi dan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi.

Berikut disajikan hubungan Angka Kematian Ibu di Propinsi Sulawesi Barat dan hubungannya dengan 2 faktor determinannya  yaitu persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan trampil dan Pelayanan ANC (K4).

AKI dan Hubungannya dengan  Pertolongan Persalinan

Khusus AKI dan hubungnnya dengan pertolongan persalinan dapat diartikan semakin banyak persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan terampil (Misalnya, Dokter dan Bidan) maka jumlah kematian ibu akan semakin menurun.  Sebaliknya pertolongan persalinan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan yang tidak terampil tidak akan mempengaruhi penurunan jumlah kematian ibu.

Angka kematian ibu yang menurun di Propinsi Sulawesi Barat  ternyata tidak ditunjang dengan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang terampil, seperti terlihat pada gambar dibawah ini, secara regresi  dengan tingkat kepercayaan 95% tidak ditemukan hubungan yang bermakna antara  penurunan kematian  ibu dengan  pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan (bidan).

Hubungan AKI dengan Persalinan Nakes

Uji ini menunjukan bahwa keterampilan tenaga kesehatan dalam hal ini bidan belum memiliki keterampilan yang standar atau mempuni untuk melakukan pertolongan persalinan.

Masih cukup banyak ibu yang dilayani semasa hamil oleh bidan tidak dilanjutkan dengan pertolongan persalinan karena dianggap kurang mempuni (tidak terampil), dukunpun sebagai alternatifnya, tidak heran kalau kemudian masih ditemukan kematian ibu karenanya. Ibu-ibu hamil juga yang tidak mendapat pelayanan ANC (K4) kemudian bersalin dengan pertolongan bidan, ditemukan meninggal karena tidak standartnya pertolongan persalinan yang diberikan.

Tidaklah salah kemudian  Departemen Kesehatan dan IBI (Ikatan Bidan Indonesia) merekomendasikan  bahwa bidan-bidan PTT  maupun PNS yang baru terangkat diwajibkan untuk mengikuti Pelatihan dan Pendidikan Asuhan Persalinan Normal (APN), sebagai Standar Kompetensi Dasar (SKD) untuk dapat melakukan  pertolongan persalinan yang dikeluarkan oleh Jaringan Nasional  Pelatihan Klinik Kesehatan Reproduksi (JNPK-KR) dengan jaringannya di tingkat propinsi disebut P2KS dan P2KP ditingkat Kabupaten, satu-satunya di Propinsi Sulawesi Barat  hanya ada P2KP yaitu P2KP-KR  (Pusat Pelatihan Klinik Primes Kesehatan Reproduksi) Polewali Mandar cabang dari P2KS Makassar Sulawesi Selatan.

AKI dan Hubungannya dengan Pelayanan ANC

Kemampuan bidan  dari data  pelayanan kesehatan ibu  hanya bermakna pada pelayanan  kesehatan kehamilan  atau Ante Natal Care (ANC), sebagaimana terlihat pada gambar dibawah ini hubungan Angka Kematian Ibu dengan Pelayanan Kehamilan (K4) selama tahun 2006-2011 di Propinsi Sulawesi Barat.

 Hubungan AKI dengan K4

Pada gambar diatas hubungan AKI dengan  pelayanan ante natal care atau  pelayanan K4 kehamilan di Propinsi Sulawesi Barat selama tahun 2006-2011 dengan tingkat kepercayaan 95% menunjukkan hubungan yang bermakna.

Sementara itu “Apakah kedua faktor determinan ini yaitu Capaian K4 dan persalinan oleh tenaga kesehatan mempunyai hubungan  dengan penurunan target Angka Kematian Ibu di Propinsi Sulawesi Barat,? secara regressi menunjukan hubungan yang bermakna  dengan significance 0.002,  dengan lower dan upper  95 %  dengan angka <1 (baca : dibawah angka satu) capaian K4 bermakna  tetapi tidak bermakna untuk capaian persalinan (  lower <1< upper).

Kesimpulan

Disimpulkan Angka Kematian Ibu di Propinsi Sulawesi Barat menunjukkan penurunan yang bermakna secara regresi dari tahun 2006-2011. Karena  masih banyak bidan-bidan yang belum mempunyai kompotensi yang standar terhadap asuhan persalinan normal,  penurunan angka kemtaian ibu  ini belum berhubungan langsung dengan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan (bidan). Kompotensi bidan hanya terlihat pada pelayanan Ante Natal Care atau pelayanan K4 Kehamilan. Yaitu adan hubungan yang bermakna antara Angka Kematian Ibu dengan pelayanan  kesehatan  kehamilan (K4) yang diberikan oleh bidan. Bahwa perbaikan kompotensi bidan melalui pelatihan Asuhan Persalinan Normal (APN) Merupakan solusi yang tepat, –-walaupun terlambat—— dapat mencapai Sararan IV MDGs penurunan angka kematian ibu di Propinsi Sulawesi Barat di tahun 2015  dibawah target Nasional 102 per 100.000 Kelahiran Hidup.

Adalah Tenaga Kesehatan (bidan-bidan) merupakan Ujung Tombak yang harus terus ditingkatkan kemampuannya untuk mencapai sasaran pencapaian  MDGs Ke 5  di tahun 2015 : Menurunkan Kematian ibu Hamil, Bersalin dan nifas

—- Walaupun terlambat —- : Kewajiban sertifikasi APN  bagi PNS Bidan baru dan PTT bidan telah diwajib oleh Kabupaten Polewali Mandar sejak tahun 2009. Kabupaten Lain di Sulawesi Barat termasuk Propinsi Sulawesi Barat baru mewajibkan di tahun 2012, setelah menyadari APN  sangat berpengaruhi terhadap penurunan Angka Kemtaian Ibu. Tidaklah mengherankan kalau Angka Kematian Ibu di Polewali Mandar Paling rendah  seluruh kabupaten di Propinsi Sulawesi Barat.

Baca juga tulisan terkait

  1. Meregresi Data Kematian Ibu di Polewali Mandar Dengan Program Microsoft Excel.
  2. Pemilihan Indikator Analisis Kesehatan Situasi Ibu dan Anak
  3. Mempromosikan Pelatihan APN di Polewali Mandar
  4. Indeks Komposit MDGs (IKMDGs) Kesehatan Ibu adalah Prioritas
  5. Capaian MDGs Peningkatan Kesehatan Ibu di Polewali Mandar

————————————————

Blogger @arali2008

Opini dari Fakta Empiris Seputar Masalah Epidemiologi Gizi dan Kesehatan
di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia

About these ads

Perihal Arsad Rahim Ali
Adalah pemilik dan penulis blog situs @arali2008. Seorang pemerhati -----OPINI DARI FAKTA EMPIRIS----seputar masalah epidemiologi gizi dan kesehatan di wilayah kabupaten Polewali Mandar. Dapat memberikan gambaran hasil juga sebagai pedoman pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat Indonesia. Tertulis dalam blog situs @arali2008 sejak 29 Februari 2008.

One Response to Mencermati Angka Kematian Ibu di Propinsi Sulawesi Barat.

  1. nadia mengatakan:

    kak ada nggak data AKI pada tahun 2012 untuk sulbar..?

    arali2008 menjawab
    ada

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.382 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: